Penerapan finger painting dalam mengembangkan motorik halus pada anak sekolah dasar kelas 1 SD

Authors

  • Nina Nursetia Ningrum Universitas Telkom
  • Yelly Andriani Barlian Universitas Telkom
  • Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata Universitas Telkom

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v23i3.62646

Keywords:

motorik halus, pengembangan, sekolah dasar

Abstract

Perlu kita pahami bahwa anak di usia kelas 1 SD memiliki kesulitan dalam menjalankan kegiatan di beberapa hal, salah satunya dalam menulis indah yang sudah pasti menggunakan jari-jarinya. Anak di usia ini memiliki kreativitas yang tidak direncanakan, dengan begitu adanya masalah yang akan dikaji melalui penelitian ini adalah, tidak sedikit anak-anak di usia menginjak kelas 1 SD mengalami kesulitan dalam menulis indah. Tujuan penelitian ini adalah adanya kesulitan bagi anak dalam melakukan aktivitas yang perlu didukung oleh jari-jari dalam menjalankan kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode ini membantu dalam mengkaji suatu karya dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh anak-anak. Dalam penelitian ini peneliti mendapatkan hasil yaitu kegiatan finger painting sangatlah efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelas 1 SD. Melalui kegiatan finger painting ini juga dapat meningkatkan kemampuan jari anak dan mampu meningkatkan perkembangan otot-otot halus yang dilatih dengan menggunakan metode penekanan pada media kertas tersebut. Finger painting dalam pembelajaran memungkinkan anak untuk dapat melatih perkembangan motorik halusnya, anak mampu menggunakan motorik halusnya dengan baik.

References

Affifudin, & Khotimah, N. (2014). Pengaruh kegiatan seni finger painting terhadap kemampuan motorik halus anak, 1-2.

Aisyah, S., dkk. (2010). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak. Universitas Terbuka.

Amalia, W., & Mayar, F. (2021). Perkembangan motorik halus melalui metode finger painting.

Astria, N., dkk. (2015). Penerapan metode bermain melalui kegiatan finger painting untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. UNDIKSHA, 3(1).

Dewa Ayu Ketut Gayatri Suciati. (2016). Pengaruh kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi terhadap keterampilan motorik halus anak. e-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha, 4(2).

Evivani, M., & Oktaria, R. (2020). Permainan finger painting untuk pengembangan kemampuan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(1).

Fatmaridha, S. (2019). Perkembangan anak-anak selama masa sekolah dasar (6–7 tahun). Jurnal Kependidikan, 8(2).

Fauziyyah, S. A., Iftid, & Putri, Y. E. (2020). Art therapy sebagai penyaluran emosi anak. Indonesian Journal of School Counseling.

Harsismanto, dkk. (2020). Pengaruh intervensi finger painting terhadap peningkatan perkembangan motorik halus anak prasekolah. Prosiding Senantias, 1(1).

Listyowati, A., & Sugiyanto. (2015). Finger painting. Erlangga for Kids.

Listyowati, A. (2010). Finger painting. Erlangga.

Maghfuroh, L., & Putri, K. C. (2017). Pengaruh finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di TK Sartika I Sumurgenuk Kecamatan Babat Lamongan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1).

Montolalu. (2009). Penerapan metode bermain melalui kegiatan finger painting untuk meningkatkan kemampuan motorik halus. Universitas Terbuka.

Ningrum, N. N., & Pamela, A. W. (2022). Art of therapy melalui proses kreatif menggambar untuk meningkatkan rasa tanggung jawab pada anak usia 4-5 tahun. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(1), 1-11.

Ningrum, N. N. (2020). Pembelajaran menggambar melatih motorik halus dan sosial bagi anak. IRAMA, 2(2), 18-21.

Priyanto, A. (2014). Pengembangan kreativitas pada anak usia dini melalui aktivitas bermain. Jurnal Ilmiah Guru “COPE”, 2(18).

Qomariah, & Marlina, L. O. (2020). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan mozaik pada siswa kelompok B. JECE (Journal of Early Childhood Education).

Sari, M. M., Sariah, & Heldanita. (2020). Kegiatan finger painting dalam mengembangkan motorik halus anak usia dini. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Statistik nonparametris. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wahyudi, I. N., & Nurjaman, I. (2018). Pengaruh kegiatan mozaik terhadap kemampuan motorik halus anak usia 4-6 tahun. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Terbuka.

Wandi, Z. N., & Mayar, F. (2019). Analisis kemampuan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini melalui kegiatan kolase. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1).

Wulandari, A. (2020). Meningkatkan kreativitas anak melalui teknik finger painting di KB Al Jannati Gampong Jawa Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini, 5(1).

Published

2023-12-15

How to Cite

Ningrum, N. N., Barlian, Y. A., & Koesoemadinata, M. I. P. (2023). Penerapan finger painting dalam mengembangkan motorik halus pada anak sekolah dasar kelas 1 SD. Jurnal Penelitian Pendidikan, 23(3), 316-326. https://doi.org/10.17509/jpp.v23i3.62646

Most read articles by the same author(s)