Pengembangan model pendidikan dan pelatihan guru sekolah dasar berbasis bahan ajar modular melalui dual mode system

Authors

  • Rudi Susilana Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v15i1.1286

Keywords:

bahan ajar modular, dual mode system, model diklat, modul

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan masih rendahnya mutu pendidikan dalam skala nasional, yang salah satunya diakibatkan lemahnya kemampuan guru dalam melaksanakan tugas-tugas profesionalnya. Tuntutan terhadap profesionalitas guru di masa mendatang akan semakin berat sekaitan dengan pesatnya perkembangan masyarakat, IPTEKS, serta adanya persaingan global. Untuk menjamin adanya peningkatan kualitas pendidikan di masa mendatang, diperlukan upaya-upaya dalam mengoptimalkan proses pembinaan dan pengembangan profesi guru sekolah dasar melalui pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan dan komprehensif dengan akses yang lebih luas. Permasalahan pokok yang dijadikan fokus kajian dalam penelitian ini adalah “model dan bahan ajar diklat yang bagaimana yang diasumsikan dapat meningkatkan kompetensi guru dengan akses yang lebih luas, berkualitas, dan guru tidak meninggalkan tugas utamanya?” Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan model diklat guru sekolah dasar dengan menggunakan pendekatan pembelajaran jarak jauh berbasis bahan ajar modular. Metode yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) dan khusus pada penelitian lanjutan tahun 2014 ini dilakukan validasi model oleh pakar dari PPPPTK dan sasaran diklat (guru SD) di Kota Bandung. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penilaian widyaiswara terhadap model diklat untuk meningkatkan penguasaan kompetensi guru dengan menggunakan pendekatan pembelajaran jarak jauh berbasis bahan ajar modular adalah tepat. Artinya model diklat yang telah dikembangkan oleh tim peneliti sudah tepat dilihat dari aspek ketepatan rumusan komponen model, substansi isi model, keterbacaan, dan kebahasaan. Demikian pula penilaian guru terhadap model modul atau bahan ajar diklat untuk meningkatkan penguasaan kompetensi guru dengan menggunakan pendekatan pembelajaran jarak jauh berbasis bahan ajar modular adalah sangat baik. Guru memberikan penilaian dengan kategori sangat baik dilihat dari berbagai komponen bahan ajar, yang meliputi: cover dan kelengkapan lain, tinjauan mata diklat, pendahuluan, uraian materi, contoh dan ilustrasi, latihan, rangkuman, tes formatif, kunci jawaban tes formatif, daftar pustaka, dan kecukupan fisik bahan ajar, kecuali komponen glosarium karena komponen ini belum dilampirkan pada model bahan ajar yang direviu.

References

Abdulhak, I. (2000). Strategi membangun motivasi dalam pembelajaran orang dewasa. Andira.

Ali, M. (2010). Metodologi dan aplikasi riset pendidikan. Pustaka Cendekia Utama.

Ali, M., dkk. (Eds.). (2007). Ilmu dan aplikasi pendidikan. Pedagogiana Press.

Kamil, M. (2010). Model pendidikan dan pelatihan (Konsep dan aplikasi). Alfabeta.

Lembaga Penelitian UPI. (2003). Studi pengembangan pelatihan guru dalam era desentralisasi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Mujiman, H. (2007). Belajar mandiri. Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) dan UPT Penerbitan dan Pencetakan UNS.

Tim Program SKGJ UPI. (2010). Pedoman penulisan Bahan Belajar Mandiri (BBM) program sarjana (S-1) kependidikan bagi guru dalam jabatan (dual mode). Universitas Pendidikan Indonesia.

Published

2015-04-24

How to Cite

Susilana, R. (2015). Pengembangan model pendidikan dan pelatihan guru sekolah dasar berbasis bahan ajar modular melalui dual mode system. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(1), 69-76. https://doi.org/10.17509/jpp.v15i1.1286