Pengaruh kompetensi terhadap kinerja pengawas sekolah dasar di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v16i3.4823Keywords:
kinerja, kompetensi, pengawas sekolah dasar, supervisiAbstract
Kualitas kerja tenaga kependidikan termasuk di dalamnya Pengawas Sekolah Dasar menjadi sorotan publik dalam menilai tinggi rendahnya mutu pendidikan di sekolah. Kinerja Pengawas Sekolah Dasar dipengaruhi banyak faktor, salah satunya dipengaruhi oleh kompetensi yang dimiliki oleh mereka dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Berdasarkan PP No. 19 Tahun 2005 tentang Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dinyatakan bahwa kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki dan dihayati oleh pengawas. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kompetensi terhadap kinerja Pengawas Sekolah Dasar di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh Pengawas Sekolah Dasar di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Untuk mengetahui gambaran umum tentang kompetensi dan kinerja Pengawas Sekolah Dasar digunakan formula arithmetic mean dan untuk menguji korelasi digunakan formula Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan metode penelitian di atas, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) kompetensi Pengawas Sekolah Dasar termasuk kategori sangat baik dengan nilai mean (x) sebesar 95,35; (2) kinerja Pengawas Sekolah Dasar termasuk kategori sangat baik dengan nilai mean (x) sebesar 66,50; dan (3) koefisien korelasi (r) sebesar 0,632 artinya dapat dikategorikan bahwa kompetensi Pengawas Sekolah Dasar berpengaruh besar (39,94%) terhadap kinerja mereka. Akhirnya penelitian ini merekomendasikan bahwa Pengawas Sekolah Dasar perlu mempertahankan dan mengembangkan kompetensinya untuk lebih mengoptimalkan tugas profesionalnya. Kompetensi yang dimaksud meliputi peningkatan kualifikasi pendidikan dan pengembangan keterampilan supervisi khususnya supervisi akademik dan manajerial.
References
Faisal, S. (1982). Metodologi penelitian pendidikan. Usaha Nasional.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 118 Tahun 1996 tentang jabatan fungsional pengawas sekolah dan angka kreditnya. Dirjen Dikdasmen.
Mitchell, T. R. (1978). People in organization: Understanding their behaviors. McGraw-Hill.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang standar pengawas sekolah/madrasah.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang badan standar nasional pendidikan (BSNP).
Simamora, H. (1995). Manajemen sumber daya manusia. STIE YKPN.
Sukmadinata, N. S., et al. (2001). Pengendalian mutu pendidikan sekolah menengah (konsep, prinsip, dan instrumen). Refika Aditama.
Sutisna, O. (1993). Administrasi tenaga kependidikan kepala sekolah. Fakultas Pascasarjana IKIP Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2016 Asep Priatna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.