Profil kompetensi guru pendidikan agama Islam pada sekolah menengah

Authors

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v18i1.11061

Keywords:

kompetensi, guru PAI, profil

Abstract

Kompetensi dapat diberi makna sebagai orang yang memiliki kemampuan, kekuasaan, kewenangan, keterampilan, pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan suatu tugas tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan suatu kenyataan atau informasi tentang kompetensi guru agama sebagaimana adanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Variabel yang diteliti adalah kompetensi guru agama yang dipelajari secara tersendiri tanpa dikaitkan secara inferensial dengan variabel yang lain. Hasil penelitian mengemukakan bahwa penguasaan materi pelajaran guru PAI pada delapan SLTP termasuk dalam kategori baik, dengan rata-rata skor 74.00. Walaupun sudah masuk ke dalam kategori baik, tetapi masih perlu ditingkatkan. Sedangkan untuk hasil kompetensi individual guru di delapan kota tersebut termasuk kategori baik (B) dengan rerata skor 70,78. Hal ini menunjukkan bahwa guru cukup mempunyai komitmen yang baik terhadap tugasnya, serta mencerminkan adanya sikap kepribadian yang mantap, dan patut diteladani. Dan untuk kompetensi sosial guru, hasil penelitian menunjukkan hasil yang tergolong baik (B), dengan rerata skor 72,18. Artinya guru pendidikan agama Islam mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan warga sekolah, masyarakat di lingkungan sekolah, dan tempat tinggalnya. Deskripsi tentang kompetensi ini diharapkan akan menambah pemahaman kita tentang kompetensi guru agama.

 

References

Al-Attas, M. N. (1993). Islam and secularism. International Institute of Islamic Thought and Civilization.

Armstrong, M., Baron, A., & Institute of Personnel and Development. (1998). Performance management: The new realities. Institute of Personnel and Development.

Barinto. (2012). Hubungan kompetensi guru dan supervisi akademik dengan kinerja guru SMP Negeri Kecamatan Percut Sei Tuan. Jurnal Tabularasa, 9(2), 201–214. http://digilib.unimed.ac.id/687/

Buchori, M. (2002). Pendidikan antisiatoris. Kanisius.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2008). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.

Fernandez, R. M. (2013). Teachers’ competence and learners’ performance in the alternative learning system towards an enriched instructional program. International Journal of Information Technology and Business Management, 22(1), 34–48. www.jitbm.com

Gannon, M. J. (1979). Organizational behaviour: A managerial and organizational perspective. Little Brown and Company.

Inayatullah, A., & Jehangir, P. (2012). Teacher’s job performance: The role of motivation. Abasyn Journal of Social Sciences, 5(2), 20–42. https://pdfs.semanticscholar.org/3dec/ad55fbe1c23fd2507466ab89f49e34bfb4ac.pdf

Johnson, E. B. (2010). CTL: Contextual teaching & learning. Kaifa.

Koswara, R. (2016). Kompetensi dan kinerja guru berdasarkan sertifikasi profesi. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1), 64–74. http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmanper

Madjid, A. (2008). UUGD dan dampaknya bagi peningkatan kualitas guru. At-Ta’dib, 3(1), 35–42. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tadib/article/viewFile/490/431

Mujib, A., & Mudzakkir, J. (2008). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.

Nadeem, M., Rana, M. S., Lone, A. H., Maqbool, S., Naz, K., & Ali, D. A. (2011). Teacher’s competencies and factors affecting the performance of female teachers in Bahawalpur (Southern Punjab), Pakistan. International Journal of Business and Social Science, 2(19), 218–224.

Olaleye, D., & Oluremi, F. (2013). Improving teacher performance competency through effective human resource practices in Ekiti State secondary schools. Singaporean Journal of Business Economics and Management Studies, 1(11), 125–133. http://www.singaporeanjbem.com/pdfs/SG_VOL_1_(11)/14.pdf

Rivai, V. (2005). Performance appraisal: Sistem yang tepat untuk menilai kinerja karyawan dan meningkatkan daya saing perusahaan. PT RajaGrafindo Persada.

Sahertian, P. A. (2008). Konsep dasar dan teknik supervisi pendidikan. Rineka Cipta.

Supriadi, D. (1999). Mengangkat citra dan martabat guru. Adicita Karya Nusa.

Suraji, I. (2012). Urgensi kompetensi guru. Forum Tarbiyah, 10(2), 1–16. https://media.neliti.com/media/publications/70284-ID-urgensi-kompetensi-guru.pdf

Syah, M. (2010). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Remaja Rosdakarya.

Wibowo. (2009). Manajemen kinerja. Rajawali Pers.

Published

2018-04-27

How to Cite

Komaruddin, K. (2018). Profil kompetensi guru pendidikan agama Islam pada sekolah menengah. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(1), 65-76. https://doi.org/10.17509/jpp.v18i1.11061