Efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik group exercises untuk mengembangkan resiliensi siswa

Authors

  • Dewi Suprihatin Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nandang Rusmana Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nandang Budiman Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v18i3.15000

Keywords:

bimbingan kelompok, group exercises, resiliensi

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan untuk tetap stabil dalam mempertahankan keseimbangan setelah menghadapi berbagai kesulitan dan kesengsaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises untuk mengembangkan resiliensi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode quasi experiment dengan desain non-equivalent pretest-posttest control-group design. Populasi penelitian berjumlah 421 orang dan sampel penelitian dipilih secara purposive sampling. Profil resiliensi siswa SMAN 1 Kota Bekasi mayoritas masuk kategori sedang. Program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises terdiri dari rasional sebagai landasan pembuatan program, tujuan, pedoman dan pelaksanaan bimbingan kelompok, kompetensi konselor, sasaran intervensi dan prosedur pelaksanaan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami perubahan secara signifikan setelah diberikan treatment berupa bimbingan kelompok dengan teknik group exercises. Temuan penelitian menghasilkan program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises efektif untuk mengembangkan resiliensi siswa di SMAN 1 Kota Bekasi. Hasil uji regresi sederhana menunjukkan bahwa korelasi antara bimbingan kelompok dengan teknik group exercises sebagai variabel independen dan resiliensi siswa sebagai variabel dependen cukup kuat. Rekomendasi program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises ini ditujukan kepada pihak sekolah yang membutuhkan program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises untuk mengembangkan resiliensi siswanya, guru bimbingan dan konseling dan bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian dengan subjek yang berbeda seperti peserta didik di SMP atau SD sederajat atau bagi orang dewasa.

References

Benard, B. (2004). Resiliency: What we have learned. WestEd.

Bonanno, G. A. (2004). Loss, trauma, and human resilience: Have we underestimated the human capacity to thrive after extremely aversive events? American Psychologist, 59(1), 20–28. https://doi.org/10.1037/0003-066X.59.1.20

Creswell, J. W. (2008). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (3rd ed.). Pearson Education Inc.

Desmita. (2012). Psikologi perkembangan peserta didik. Rosda.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Jacobs, E. E., Harvill, R. L., & Masson, R. L. (2012). Group counseling: Interventions and techniques. Brooks/Cole.

Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. The American Psychologist, 56(3), 227–238. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11315249

Monks, F. J., Knoers, A. M. P., & Hadiutono, S. R. (1989). Psikologi perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Gadjah Mada University Press.

Noltemeyer, A. L., & Bush, K. R. (2013). Adversity and resilience: A synthesis of international research. School Psychology International, 34(5), 474–487. https://doi.org/10.1177/0143034312472758

Nugroho, W. B. (2012). Pemuda, bunuh diri dan resiliensi: Penguatan resiliensi sebagai pereduksi angka bunuh diri di kalangan pemuda Indonesia. Jurnal Studi Pemuda, 1(1), 31–45. https://jurnal.ugm.ac.id/jurnalpemuda/article/view/32074

Retnowati, S. (2018). Remaja dan permasalahannya. Fakultas Psikologi UGM, 1(1), 1–19. http://sofia-psy.staff.ugm.ac.id/h-17/remaja-dan-permasalahannya.html

Riduwan, & Sunarto, H. (2009). Pengantar statistika: Untuk penelitian pendidikan, sosial, ekonomi, komunikasi, dan bisnis. Alfabeta.

Rusmana, N. (2008). Group exercise sebagai teknik bimbingan dan konseling kelompok. Universitas Pendidikan Indonesia.

Rutter, M. (1999). Resilience concepts and findings: Implications for family therapy. Journal of Family Therapy, 21(2), 119–144. https://doi.org/10.1111/1467-6427.00108

Schoon, I. (2006). Risk and resilience: Adaptations in changing times. Cambridge University Press.

Siregar, S. (2010). Statistika deskriptif untuk penelitian: Dilengkapi perhitungan manual dan aplikasi SPSS versi 17. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Yusuf, S., & Nurhisan, A. J. (2014). Landasan bimbingan & konseling. Remaja Rosdakarya.

Published

2018-12-14

How to Cite

Suprihatin, D., Rusmana, N., & Budiman, N. (2018). Efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik group exercises untuk mengembangkan resiliensi siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(3), 284-296. https://doi.org/10.17509/jpp.v18i3.15000

Most read articles by the same author(s)