Relevansi kurikulum muatan lokal kelautan dengan pengembangan potensi kelautan di Kabupaten Natuna (Studi deskriptif analitis pada sekolah menengah atas di Kabupaten Natuna)

Authors

  • iyin Sulistiyo Rini Universitas Pendidikan Indonesia
  • Deni Kurniawan Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v16i3.4820

Keywords:

kurikulum muatan lokal kelautan, potensi kelautan, relevansi

Abstract

Muatan lokal kelautan sebagai bentuk diversifikasi kurikulum diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap mandiri peserta didik agar dapat berperan dalam pemberdayaan dan pengembangan potensi daerah demi terwujudnya pembangunan daerah dan pembangunan nasional. Oleh sebab itu, kesesuaian antar komponen kurikulum harus benar-benar diperhatikan demi terlaksananya tujuan yang diharapkan. Merujuk pada hal tersebut, perlu dilakukan sebuah penelitian tentang relevansi internal kurikulum muatan lokal kelautan dengan pengembangan potensi kelautan di Kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengambil sampel seluruh guru muatan lokal SMA di Kabupaten Natuna melalui teknik sampling jenuh. Instrumen berupa angket dan pedoman wawancara terstruktur untuk menganalisis rata-rata persentase aspek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relevansi internal pada komponen kurikulum muatan lokal kelautan dengan pengembangan potensi kelautan di Kabupaten Natuna berada dalam kategori relevan.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna. (2014). Statistik daerah Kabupaten Natuna 2014. Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna.

Dirman, & Cicih. (2014). Pengembangan kurikulum. PT Rineka Cipta.

Djamarah, S. B., & Aswan, Z. (2013). Strategi belajar mengajar (Edisi ke-5). Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2015). Kurikulum dan pembelajaran (Edisi ke-15). Bumi Aksara.

Hamid, H. (2012). Pengembangan kurikulum pendidikan. Pustaka Setia.

Keputusan Bupati Natuna Nomor 77 Tahun 2016 tentang penetapan kurikulum muatan lokal "Kelautan" pada jenjang pendidikan menengah.

Nurianti, E., dkk. (2012). Analisa keterkaitan antara indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran dan evaluasi dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru mata pelajaran biologi SMP negeri dan swasta di Kota Padang. Artikel. Tersedia di download.portalgaruda.org/article.php/

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang muatan lokal kurikulum 2013.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang standar isi.

Sanjaya, W. (2012). Kurikulum dan pembelajaran (Edisi ke-4). Kencana Prenada Media Group.

Satrio, A., dkk. (2015). Hubungan antara tujuan pembelajaran dengan desain pembelajaran. Makalah. Program Studi Teknologi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.

Siram, R. (1995). Pengembangan kurikulum muatan lokal tingkat sekolah menengah umum di Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(4), 338-350.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2012). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktek. Remaja Rosdakarya.

Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran. (2015). Kurikulum & pembelajaran (Edisi ke-4). Raja Grafindo Persada.

Published

2016-12-16

How to Cite

Rini, iyin S., & Kurniawan, D. (2016). Relevansi kurikulum muatan lokal kelautan dengan pengembangan potensi kelautan di Kabupaten Natuna (Studi deskriptif analitis pada sekolah menengah atas di Kabupaten Natuna). Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(3), 263-277. https://doi.org/10.17509/jpp.v16i3.4820

Most read articles by the same author(s)