Mutu manajemen proses pembelajaran sekolah menengah kejuruan
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v14i1.3221Keywords:
mutu manajemen, proses pembelajaranAbstract
Pokok masalah yang diteliti adalah apakah faktor-faktor input yang meliputi kinerja kepala sekolah, pembiayaan, kemitraan, manajemen sekolah, sarana/prasarana, dan implementasi kurikulum berpengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik dan perilaku peserta didik serta mutu manajemen proses pembelajaran di SMK berstandar nasional (SSN) dan sekolah unggulan eks-RSBI di Jawa Barat. Penelitian ini bersifat deskriptif dan verifikatif, dengan metode explanatory survey. Pengolahan data menggunakan analisis regresi multipel. Data dikumpulkan dari persepsi guru melalui kuesioner dengan populasi sebanyak 1.910 guru, dengan sampel 320 responden. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa pada umumnya SMK SSN dan SMK unggulan eks-RSBI di Jawa Barat: (1) memiliki kepala sekolah dengan kinerja tinggi (yang dicirikan oleh kompetensi instruksional, manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepribadian, dan kompetensi sosial); (2) pembiayaan dipersepsi sudah tinggi (meliputi: perencanaan biaya, penggunaan biaya, dan pertanggungjawaban); (3) pelaksanaan kemitraan tinggi (meliputi: MoU, penyusunan program, pelaksanaan praktik, dan penilaian/sertifikasi); (4) manajemen sekolah tinggi (meliputi: perencanaan strategis, implementasi program, dan evaluasi program sekolah); (5) memiliki sarana prasarana tinggi (meliputi: sarana fisik, media pembelajaran, perpustakaan dan laboratorium, fasilitas praktik, serta sarana teknologi informasi); (6) implementasi kurikulum tinggi (meliputi: tujuan dan sasaran, muatan kurikulum, aktivitas pembelajaran, dan evaluasi kurikulum); (7) kinerja tenaga pendidik tinggi (meliputi: kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional); (8) perilaku peserta didik tinggi (meliputi: potensi, motivasi, aktivitas, dan kepuasan); dan (9) mutu manajemen proses pembelajaran tinggi (meliputi: perencanaan, pelaksanaan, penilaian, pembelajaran aktif, dan pengawasan). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kinerja kepala sekolah, pembiayaan, kemitraan, manajemen sekolah, sarana/prasarana, dan implementasi kurikulum berpengaruh kuat, positif, dan signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik dan peserta didik yang bermuara pada pengaruh terhadap mutu manajemen proses pembelajaran di SMK berstandar nasional (SSN) dan sekolah unggulan eks-RSBI di Jawa Barat.
References
Danim, S. (2010). Kepemimpinan pendidikan. Alfabeta.
Fattah, N. (2009). Landasan manajemen pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). PT Remaja Rosdakarya.
Sagala, S. (2010). Manajemen strategik dalam peningkatan mutu pendidikan. Alfabeta.
Suhardan, D. (2010). Supervisi profesional. Alfabeta.
Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI. (2010). Manajemen pendidikan. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2014 Yayat Sudaryat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.