Limbangan archaeological site culture as a source to students of junior high school

Authors

  • Ani Suhartini Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v15i2.1298

Keywords:

bahan ajar seni budaya, keunikan situs, situs budaya limbangan

Abstract

Masyarakat Limbangan secara administratif menjadi bagian masyarakat Kabupaten Garut. Penelitian ini berkenaan dengan temuan situs budaya Limbangan dan pembelajarannya dengan fokus kajian pada (1) jenis-jenis situs budaya Limbangan; (2) keunikan-keunikannya; dan (3) penyusunan untuk bahan ajar seni budaya SMP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data lewat observasi, studi dokumen dan wawancara. Penelitian ini mengurai secara deskriptif sebagai temuan yakni bermacam situs budaya di seputar Gunung Sangiang berupa bangunan kuno, monolit, tempat pemujaan, makam dan berbagai perkakas batu bervariasi. Keunikan dari masing-masing situs budaya Limbangan tampak dari bentuk, bahan baku dan teknik pengerjaannya. Situs Limbangan dijadikan sebagai bahan ajar untuk siswa SMP kelas VII untuk peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap apresiatif. Situs budaya Limbangan, makna dan ceritanya merupakan budaya lokal yang harus dijunjung kelestariannya.

References

Bellwood, P. (2000). Prasejarah Kepulauan Indo-Malaysia (T. W. Kamil, Terj.). Gramedia.

Boas, F. (1955). Primitive art. Dover Publications Inc.

Koentjaraningrat. (1990). Kebudayaan, mentalitas, dan pembangunan. Gramedia.

Koentjaraningrat. (2005). Pengantar antropologi I. Rineka Cipta.

Munandar, A. A. (2010). Tatar Sunda masa silam. Wedatama Widya Sastra.

Pertemuan Ilmiah Arkeologi. (1977). Pertemuan Ilmiah Arkeologi, Cibulan, 21-25 Februari 1977. Pusat Penelitian Purbakala dan Peninggalan Nasional.

Poesponegoro, M. D., & Notosusanto, N. (1984). Sejarah nasional Indonesia I. PN Balai Pustaka.

Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. (2008). Metode penelitian arkeologi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional.

Samantho, A. Y. (2014). Garut kota Illuminati. Phoenix.

Sarinendayanti, E., & Syarif, Y. I. (2013). Prosiding seminar nasional dalam rangka 100 tahun purbakala. Alqaprint.

Sobur, A. (2006). Semiotika komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Suryanegara, A. E. (2006). Artefak purba dari Pasemah. Institut Teknologi Bandung.

Tim Penulis Rosda. (2009). Prasejarah. Remaja Rosdakarya.

Triwurjani, R., dkk. (2013). Tradisi megalitik di Lima Puluh Koto. Wedatama Widya Sastra.

Yamin, M. (n.d.). Lukisan sejarah. Ghalia Indonesia.

Yudoseputro, W. (2008). Jejak-jejak tradisi bahasa rupa Indonesia lama. YSVI.

Published

2015-08-28

How to Cite

Suhartini, A. (2015). Limbangan archaeological site culture as a source to students of junior high school. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(2), 43-51. https://doi.org/10.17509/jpp.v15i2.1298