Pengaruh penggunaan bahan ajar berprogram tipe bercabang berbasis PowerPoint terhadap kemandirian belajar siswa

Authors

  • Aufa Hilman Furqon Universitas Pendidikan Indonesia
  • Laksmi Dewi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Linda Setiawati Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v20i2.27029

Keywords:

bahan ajar berprogram tipe bercabang, ilmu pengetahuan sosial, kemandirian belajar

Abstract

Bahan ajar sebagai salah satu komponen pembelajaran penting dalam proses pembelajaran. Penggunaannya oleh guru ditujukan agar tercapai tujuan pembelajaran secara efektif. Penelitian ini bermaksud untuk meneliti pengaruh penggunaan bahan ajar berprogram tipe bercabang berbasis PowerPoint terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Secara umum tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemandirian belajar antara siswa yang menggunakan bahan ajar berprogram tipe bercabang dengan siswa yang menggunakan bahan ajar buku teks pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di MTs Al-Kautsar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian Control Group Posttest Only Design. Instrumen penelitian berupa angket tertutup tentang kemandirian belajar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan B sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan secara umum disimpulkan bahwa kemandirian belajar siswa yang menggunakan bahan ajar berprogram tipe bercabang berbasis PowerPoint lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan bahan ajar buku teks pada mata pelajaran IPS siswa kelas VIII MTs Al-Kautsar.

References

Ananthasayanan, R., John, S., & Ravi, R. (2009). Mastery learning through individualized instruction: A reinforcement strategy. Journal on School Educational Technology, 4(4), 46–49.

Arifin, Z. (2014). Penelitian pendidikan: Metode dan paradigma baru (4th ed.). Remaja Rosdakarya.

Astahi, F., Zulkarnain, Z., & Utami, R. K. S. (2017). Kendala guru dalam pembelajaran IPS terpadu di SMP Kecamatan Labuhan Ratu tahun pelajaran 2016/2017. Jurnal Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung, 5(3).

Brits, C. D. T., & Zyl, C. M. V. (2017). Self-directed learning characteristics: Making learning personal, empowering and successful. Africa Education Review, 14(3–4), 122–141.

Hanna, M. S., & Cruthirds, J. (1997). Programmed instruction and interactive multimedia: A third consideration. National Communication Association.

Johnson, D. (2009). Reaching out: Interpersonal effectiveness and self-actualization (10th ed.). Pearson.

Lockee, B., Moore, M. D., & Burton, J. (2004). Foundation of programmed instruction. https://www.researchgate.net/publication/294873353

Munir. (2017). Pembelajaran digital. Alfabeta.

Nurjan, S. (2016). Psikologi belajar. Wade Group.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants part 1. On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816

Roberson, D. (2005). Self-directed learning: Past and present. https://eric.ed.gov/?id=ED490435

Roe, A. (1962). A comparison of branching methods for programmed learning. The Journal of Educational Research, 55(9), 407–416. https://doi.org/10.1080/00220671.1962.10882847

Sanjaya, W. (2012). Media komunikasi pembelajaran. Prenada Media.

Simanjuntak, T., Idrus, A., & Muazza. (2013). Pengembangan bahan ajar IPS terpadu berkarakter SMP kelas VII semester I. Tekno-Pedagogi, 3(2), 25–34.

Sumarmo, U. (2006). Kemandirian belajar: Apa, mengapa, dan bagaimana dikembangkan pada peserta didik. FPMIPA UPI.

Syahniar. (2006). Tindak pembelajaran yang berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan interpersonal siswa sekolah dasar (studi etnografi di MIN Malang 1) [Disertasi, Universitas Negeri Malang].

Tripathi, H., & Sasikala, J. M. (2016). Developing programmed learning material for teaching science of CBSE class IX. The International Journal of Indian Psychology, 3(2), 171–177.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Williamson, N. (2007). Development of a self-rating scale for self-directed learning. Nurse Researcher, 14(2), 66–83.

Wiryawan, F. (2013). Hubungan kemandirian belajar dengan penguasaan konsep fisika siswa SMP melalui pembelajaran berbasis masalah [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].

Published

2020-08-28

How to Cite

Furqon, A. H., Dewi, L., & Linda. (2020). Pengaruh penggunaan bahan ajar berprogram tipe bercabang berbasis PowerPoint terhadap kemandirian belajar siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 20(2), 174-182. https://doi.org/10.17509/jpp.v20i2.27029

Most read articles by the same author(s)