Pengaruh sekolah inklusi terhadap kepekaan sosial siswa sekolah dasar
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v19i2.19773Keywords:
abk, atbk, kepekaan sosial, sekolah inklusiAbstract
Kepekaan sosial adalah kemampuan seseorang untuk bereaksi secara cepat dan tepat terhadap objek atau situasi sosial tertentu yang ada di sekitarnya. Lingkungan sekitar anak akan sangat memengaruhi kepekaan sosial anak. Sekolah inklusi adalah salah satu sarana untuk meningkatkan kepekaan sosial anak karena di dalamnya terdapat anak berkebutuhan khusus yang dapat melatih kepedulian terhadap sesama. Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh sekolah inklusi terhadap kepekaan sosial anak SD Slerok 2 Kota Tegal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah siswa ATBK (anak tanpa berkebutuhan khusus) kelas III, IV, V, dan VI SD Slerok 2 Kota Tegal yang berjumlah 117 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan: 1) Wawancara; 2) Angket; dan 3) Dokumentasi. Metode analisis data terdiri dari: analisis deskriptif, uji prasyarat, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah inklusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepekaan sosial anak sebesar 37,5%, sedangkan sisanya 73,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian diperoleh t hitung > t tabel (8,087 > 1,982) dan korelasi keduanya sebesar 0,612, yaitu dalam kategori kuat.
References
Aldon, & Riduwan. (2013). Rumusan dan data dalam analisis statistika. Alfabeta.
Azwar, S. (2011). Reliabilitas dan validitas. Pustaka Pelajar.
Booth, T., & Ainscow, M. (2002). Index for inclusion: Developing learning and participations in schools. CSIE.
Dewi, N. K. (2017). Manfaat program pendidikan inklusif untuk AUD. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 13.
Ferdinand, A. (2013). Metode penelitian manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Kustawan. (2016). Manajemen pendidikan inklusif. Luxima.
Priyatno, D. (2010). Teknik mudah dan cepat melakukan analisis data penelitian dengan SPSS dan tanya jawab ujian pendadaran. Gaya Media.
Rohima, E. (2018). Upaya meningkatkan kepekaan sosial melalui layanan bimbingan di MAN Pematang Bandar [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara].
Sarwono, & Meinarno. (2009). Psikologi sosial. Salemba Humanika.
Smith. (2018). Sekolah untuk semua: Teori dan implementasi inklusi. Nuansa Candida.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kombinasi. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Tarindra Puspa Wijayanti, Wiwi Afita, Grehas Wilantanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.