Pengembangan model manajemen mutu pendidikan pada SMK di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v14i2.3126Keywords:
manajemen mutu, pengendalian mutu, penjaminan mutu, perencanaan mutuAbstract
Penelitian ini dilakukan atas dasar adanya hasil pengamatan bahwa beberapa lulusan SMK sudah mampu bersaing dengan lulusan pendidikan tinggi, tetapi hal tersebut masih sebagian kecil saja dan itupun bagi lulusan yang memang mempunyai daya juang dan kreativitas yang tinggi. Walaupun inovasi-inovasi pembelajaran yang dilakukan sekolah dan daya dukung dari pihak dunia usaha dan industri disinyalir terjadi peningkatan, namun tetap saja menimbulkan permasalahan yang sepertinya mengulang masalah lalu. Model pengembangan manajemen mutu pendidikan kaitannya dengan efektivitas penyelenggaraan pendidikan SMK di Kota Bandung bertujuan untuk: 1) memverifikasi dan mendeskripsikan data tentang rencana dan program pendidikan yang dikembangkan dalam upaya meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan, 2) memverifikasi, mendeskripsikan, dan memaknai strategi pelaksanaan rencana dan program pendidikan pada SMKN di Kota Bandung, 3) memverifikasi dan mendeskripsikan pengawasan yang dilaksanakan oleh pimpinan sekolah, dan 4) memverifikasi upaya-upaya perbaikan guna mewujudkan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dunia industri. Hasil penelitian sementara ini menemukan bahwa secara prinsip sekolah sudah mempunyai model manajemen mutu, dengan mengembangkan sistem penjaminan mutu berbasis pada ISO 9001:2008. Namun, sistem tersebut baru hanya sebatas pada prosedur dan prasyarat untuk kepentingan akreditasi dan menarik perhatian bagi pengguna jasa pendidikan, belum sepenuhnya menjadi landasan atau dasar dalam menjalankan proses pendidikan yang dapat menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Berdasarkan hal tersebut, maka sudah sewajarnya penelitian yang berkaitan dengan pengembangan model manajemen mutu pendidikan di SMK perlu dilakukan, sebagai bahan pertimbangan dan rujukan dalam rangka lebih meningkatkan hasil pendidikan yang bermutu.
References
Anonim. (2005). Evaluasi program studi berbasis evaluasi diri (EPSBED). Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional.
Ariani, D. W. (2003). Manajemen kualitas: Pendekatan sisi kualitatif. Ghalia Indonesia.
Dedi Supriadi (Ed.). (2002). Sejarah pendidikan teknik dan kejuruan di Indonesia: Membangun manusia produktif. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2003). Pedoman penjaminan mutu perguruan tinggi. Departemen Pendidikan Nasional.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2004). Praktek baik dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi: Buku I proses pembelajaran. Departemen Pendidikan Nasional.
Evans, J. R., & Lindsay, W. M. (2005). The management and control of quality (International student ed.). South-Western.
Goetsch, D. L., & Davis, S. B. (2006). Quality management: Introduction to total quality management for production, processing, and services (5th ed.). Pearson International.
Goodlad, S. (1995). The quest for quality. SRHE and Open University Press.
Hedwig, R., & Polla, G. (2006). Model sistem penjaminan mutu. Graha Ilmu.
Herman, J. L., & Herman, J. J. (1995). Total quality management (TQM) for education. Journal of Education Technology, May.
Indra Jati Sidi. (2001). Membangun masyarakat belajar. Diknas Jakarta.
IPCC. (2006). Quality assurance and quality control. https://www.ipcc-nggip.iges.or.jp
Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada. (2002). Buku panduan jaminan mutu pendidikan tinggi Universitas Gadjah Mada (Edisi pertama). Universitas Gadjah Mada.
Lewis, R. G., & Smith, D. H. (1996). Total quality in higher education. St. Lucie Press.
Liston, C. (1999). Managing quality standards. Open University Press.
Rauner, F. (2007). Practical knowledge and occupational competence. European Journal of Vocational Training, 40, 2007/1.
Riley, K. A., & Nuttall, D. L. (Eds.). (1994). Measuring quality: Education indicators. The Falmer Press.
Sallis, E. (2006). Total quality management in education (A. A. Riyadi, Penerj.). IRCiSod.
Sanusi, A. (1990). Pendidikan alternatif: Menyentuh aras dasar persoalan pendidikan dan kemasyarakatan. PPs IKIP Bandung.
Sasmoko. (n.d.). Evaluasi proses pembelajaran sebagai kontrol kualitas di lembaga pendidikan yang otonom. Portal Informasi Indonesia. http://www.depdiknas.go.id/jurnal/31/evaluasi_proses_pembelajaran_seb.htm
SEDL. (1994). Total quality: A missing piece for educational improvement? SEDL – Issues About Leadership: An Imperative for Successful Change.
Slamet Margono. (1995). Manajemen perguruan tinggi pada era global: Suatu gagasan menuju efisiensi. Unner Malang/Grasindo.
Slamet Margono. (1996). Filsafat dan prinsip-prinsip manajemen mutu terpadu di perguruan tinggi. Heds Project.
Syafaruddin. (2002). Manajemen mutu terpadu dalam pendidikan: Konsep, strategi dan aplikasi. Grasindo.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2014 Endang Herawan, Dedy Achmad Kurniady, Sururi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.