Manajemen pembinaan pengawas sekolah dasar (Studi kasus pada Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh)
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v13i2.3429Keywords:
manajemen, pembinaan, pengawas sekolah dasarAbstract
Penelitian tentang manajemen pembinaan pengawas Sekolah Dasar (SD) ini untuk mengetahui bagaimanakah pola pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh terhadap pengawas SD. Fokus penelitian pada proses perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembinaan. Pendekatan naturalistik-kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan alat pengumpul data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian adalah 1) Perencanaan pembinaan pengawas SD sudah dilakukan, namun masih kurang detail untuk pembinaan pengawas satuan pendidikan, analisis kebutuhan hanya pada aspek kuantitatif. 2) Pelaksanaan pembinaan pengawas pendidikan masih kurang efektif, hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor personal yang melakukan pembinaan, pengorganisasian program, keterlibatan stakeholders, serta teknik yang digunakan dalam membina pengawas. 3) Penilaian pengembangan pengawas pendidikan masih kurang efektif, penyebabnya antara lain, hanya menerima laporan dari pengawas, tidak menggunakan standar kinerja pengawas, usaha tindak lanjut kurang sistematis. Rekomendasi dari penelitian ini adalah: 1) Pembinaan pengawas pendidikan perlu diawali dengan perencanaan untuk melakukan kajian terhadap kebutuhan pengawas SD melalui perencanaan yang rasional. 2) Pelaksanaan pembinaan terhadap pengawas SD hendaknya melibatkan stakeholders dalam suatu koordinasi yang sinergi untuk meningkatkan kinerja pengawas. 3) Untuk mengetahui hasil pembinaan yang telah dilakukan terhadap pengawas perlu dilakukan penilaian tentang keberhasilan pembinaannya dan untuk pengembangan karier pengawas.
References
Acheson, K. A., & Gall, M. D. (1987). Techniques in the clinical supervision of teachers (2nd ed.). Longman.
Alfonso, R. J., Firth, G. R., & Neville, R. F. (1981). Instructional supervision: A behavior system. Allyn and Bacon Inc.
As’ad, M. (1982). Kepemimpinan efektif dalam perusahaan: Suatu pendekatan psikologik. Liberti.
Aziz, M. M. (2005). Kinerja aparatur pemerintah daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tahun 2002 (Studi khusus bidang keistimewaan Aceh) [Tesis tidak diterbitkan]. Universitas Syiah Kuala.
Bafadal, I. (1992). Supervisi pengajaran: Teori dan aplikasinya dalam membina profesional guru. Bumi Aksara.
Bafadal, I. (2003a). Manajemen peningkatan mutu sekolah dasar: Dari sentralisasi menuju desentralisasi. Bumi Aksara.
Bafadal, I. (2003b). Peningkatan profesionalisme guru sekolah dasar dalam kerangka manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah. Bumi Aksara.
Bafadal, I. (2004). Dasar-dasar manajemen dan supervisi taman kanak-kanak. Bumi Aksara.
Barra, R. J. (1986). Putting quality circles to work (A. Maupala & Kristina, Terj.). Erlangga.
Bastian, A. R. (2002). Reformasi pendidikan: Langkah-langkah pembaharuan dan pemberdayaan pendidikan dalam rangka desentralisasi sistem pendidikan Indonesia. Lappera Pustaka Utama.
Bittel, L. R., & Newstrom, J. W. (1994). Pedoman bagi penyelia (Jilid 2). Binaman Pressindo.
Bittel, L. R., & Newstrom, J. W. (1996). Pedoman bagi penyelia (Jilid 1). Binaman Pressindo.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1982). Qualitative research for education. Allyn and Bacon Inc.
Boles, H. W., & Davenport, J. A. (1983). Introduction to educational leadership. University Press.
Borich, G. D. (1988). Effective teaching methods. Merrill Publishing Company.
Bowen, H. R. (1980). The costs of higher education: How much do colleges and universities spend per student and how much should they spend. Jossey-Bass Publishers.
Castetter, W. B. (1981). The personnel function in educational administration (3rd ed.). Macmillan Publishing Co., Inc.
Cogan, M. L. (1973). Clinical supervision. Houghton Mifflin.
Cunningham, W. G. (1982). Systematic planning for educational change (1st ed.). Mayfield Publishing Company.
Depdikbud. (1980). Pola pembaharuan sistem pendidikan tenaga kependidikan di Indonesia. Ditjen Dikti.
Eko, H., & Nunuk, A. (1987). Gugus kendali mutu dalam pengendalian mutu terpadu (E. Henryanto & B. N. Marbun, Eds.). Pustaka Binaman Presindo.
Engkoswara. (1987). Dasar-dasar administrasi pendidikan. P2LPTK Depdikbud.
Engkoswara. (1999). Menuju Indonesia Modern 2020. Yayasan Amal Keluarga.
Engkoswara. (2002). Lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan (Hidup harmoni di keluarga, sekolah dan di masyarakat). Yayasan Amal Keluarga.
Feigenbaum, A. V. (1986). Total quality control. McGraw-Hill Book Company.
Flippo, E. B. (1987). Personnel management (M. Masud, Terj.). Erlangga.
Flippo, E. B. (1991). Manajemen personalia (Jilid 1; M. Masud, Terj.). Erlangga.
Gaffar, M. F. (1984). TQC dalam pembinaan produktivitas LPTK [Makalah]. Konferensi ISPI.
Gaffar, M. F. (1987). Perencanaan pendidikan: Teori dan metodologi. P2LPTK.
Gaspersz, V. (1997). Membangun tujuh kebiasaan kualitas dalam praktek bisnis global. Gramedia.
Gibson, J. L., et al. (1997). Organisasi: Perilaku, struktur, proses. Binarupa Aksara.
Gilbert, T. F. (1978). Human competence: Engineering worthy performance. McGraw-Hill Book Company.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2013 Niswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.