Pendekatan-pendekatan terapi dalam penanganan residen
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v17i1.6629Keywords:
pendekatan-pendekatan terapi, residen napzaAbstract
Menggunakan metode penelitian kualitatif yang pada hakikatnya mencari kebenaran, di dalamnya menggambarkan, melihat dari perspektif pokok di tengah objek penelitian. Dalam pengambilan sampel penulis menggunakan teknik purposive sampling (observasi, wawancara, dokumentasi). Subjek dari penelitian ini sebanyak enam orang, di mana responden tersebut adalah dokter, psikolog, konselor, perawat dan utusan dari Kementerian Agama Kota Banda Aceh serta kepala ruangan Instalasi Rehabilitasi NAPZA. Hasil penelitian model-model terapi yang diterapkan oleh Instalasi Rehabilitasi NAPZA Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh di antaranya: terapi religi seperti membaca Al-Qur'an, zikir, shalat. Terapi psikologis seperti pembinaan mental melalui training motivasi. Konseling kelompok dan konseling individu. Terapi sosial melalui adanya terapi kelompok, komunitas bantu diri (self-help group) yang mendasari The 12-Step Recovery Philosophy Program. Family counseling (konseling keluarga) dan didampingi langsung oleh pihak penanganan, dokter, perawat, konselor, psikolog. Tingkat keberhasilan residen sudah menempuh perubahan yang lebih baik. Karena residen menjalani dengan stabil dan tidak terlepas dari aturan-aturan yang berlaku.
References
Amram, Y. (2013). Group work method in therapeutic communities for drug addicts. Journal of Addiction Research & Therapy, 4(2), 1–6.
Angelika Mahlknecht. (2017). Effect of training and structured medication review on medication appropriateness in nursing home residents and on cooperation between health care professionals: The INTERACT study protocol. BMC Geriatrics, 37(4), 316–326.
Arikunto, S. (2012). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Brian J. Quilliam, & Kate L. Lapane. (2013). Clinical correlates and drug treatment of residents with stroke in long-term care. Theoretical Medicine, 12(4), 325–343.
Derubeis, R. J., Siegle, G. J., & Hollon, S. D. (2016). Cognitive therapy versus medication for depression: Treatment outcomes and neural mechanisms. Nature Reviews Neuroscience, 9(10), 788–796.
EMCDDA. (2014). Residential treatment for drug use in Europe.
Jenner, L., Lee, N., Connelly, K., Cameron, J., & Denham, A. (2017). Treatment approaches for users of methamphetamine: A practical guide for frontline workers.
Kleber, H. D. (2014). Principles of drug addiction treatment: A research-based guide (Third edition). NIDA Drug Pubs, 1(1), 42–52.
M. Suharni. (2014). Pendekatan penanggulangan permasalahan narkoba dan kebijakan harm reduction.
Matteo Bonini, & Omar S. Usmani. (2015). The importance of inhaler devices in the treatment of COPD. Journal of Aerosol Medicine, 18(3), 261–263. https://doi.org/10.1089/Jam.2005.18.261
Muslih Muhammad. (2012). Membangun kesehatan jiwa. Pustaka Hidayah.
National Institute on Drug Abuse (NIDA). (2015). Drugfacts: Treatment approaches for drug addiction.
Purnomo, I. D., & Hardjanto, G. (2016). Terapi dengan pendekatan konsep kognitif perilaku untuk mencegah relapse pada pengguna narkoba. Psikodimensia, 15(1), 152.
Restiana, N. (2015). Metode therapeutic community bagi pecandu narkoba di Panti Sosial Pamardi Putra Yogyakarta, 112.
RI, D. (2014). Buku pedoman praktis mengenai penyalahgunaan NAPZA bagi petugas puskesmas, 10–12.
Shihab, M. Q. (2013). Tafsir Al-Mishbāḥ: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Azhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.