Desain karakter animasi 2D sebagai media edukasi deteksi dini skoliosis pada remaja

Authors

  • Kalila Khairunnisa Universitas Telkom
  • Rully Sumarlin Universitas Telkom
  • Mario Universitas Telkom

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v25i2.81405

Keywords:

animasi 2d, desain karakter, media edukasi, remaja, skoliosis

Abstract

Tubuh manusia mengalami masa tumbuh dan kembang yang paling pesat terjadi pada usia remaja. Di masa ini, terjadi banyak perubahan fisik, emosional, serta mental secara signifikan pada tubuh remaja. Skoliosis adalah salah satu bentuk deformitas tubuh yang umum ditemukan di usia remaja dikarenakan berbagai sebab, serta dapat memengaruhi kualitas kehidupan sehari-hari apabila tidak dideteksi secara dini dan ditangani dengan tepat. Pada penelitian ini, peneliti akan melakukan kajian untuk mendalami skoliosis secara umum dan mendasar. Peneliti tertarik untuk memahami dan merancang sebuah bentuk media edukasi melalui desain karakter untuk digunakan pada animasi 2D. Penelitian ini akan dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, serta melakukan wawancara dengan tenaga ahli dari klinik manajemen skoliosis, juga dengan pasien skoliosis. Hasil dari penelitian yang dilakukan dapat dijadikan sebagai acuan referensi untuk desainer lain yang ingin melakukan proses adaptasi karakter menjadi bentuk media animasi 2D, dengan harapan agar remaja lebih memahami mengenai skoliosis dan masalahnya.

References

Afif, R. T., Yoly Putri, R., & Sumarlin, R. (2024). Desain karakter animasi 2D "Nyurabi Kuy!" sebagai media informasi jajanan tradisional Surabi Bandung. Andharupa: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 10(3). https://doi.org/10.33633/andharupa.v10i03.9400

Afif, R. T., Zhafirah, F. A., & Sumarlin, R. (2024). Concept art animasi 2D sebagai media informasi budaya Desa Wologai Nusa Tenggara Timur. Unpublished manuscript.

Agustini, N. N. M., & Arsani, N. L. K. A. (2013). Remaja sehat melalui pelayanan kesehatan peduli remaja di tingkat puskesmas. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 66–73.

Azalia, S. N., & Afif, R. T. (2022). Kajian semiotika dalam animasi 3D Let's Eat. Jurnal Nawala Visual, 4(2), 85–94.

Calhoun, P. S., & Fishman, E. K. (1997). The GI Project: A prototype electronic textbook for high school biology. Radiographics, 17(1), 203–211. https://doi.org/10.1148/radiographics.17.1.9017809

Cleeren, G., Quirynen, M., Ozcelik, O., & Teughels, W. (2014). Role of 3D animation in periodontal patient education: A randomized controlled trial. Journal of Clinical Periodontology, 41(1), 38–45. https://doi.org/10.1111/jcpe.12170

Day, J., Devers, C. J., Wu, E., Devers, E. E., & Gomez, E. (2022). Development of educational media for medical trainees studying MRI physics: Effect of media format on learning and engagement. Journal of the American College of Radiology, 19(6), 711–721. https://doi.org/10.1016/j.jacr.2022.03.009

Diananda, A. (2018). Psikologi remaja dan permasalahannya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 116–133.

Feeley, T. H., Keller, M., & Kaylor, L. (2022). Using animated videos to increase patient knowledge: A meta-analytic review. Health Education & Behavior, 50(2), 240–249. https://doi.org/10.1177/10901981221116791

Gede Mudana, I., Nyoman Larry Julianto, I., Pasek Putra Adnyana Yasa, G., Luh Sustiawati, N., Wayan Ardini, N., Sumerjana, K., Putu Elvian Andreani, N., & Negeri Bali, P. (2024). Identitas visual karakter animasi sebagai representasi multikultural Labuan Bajo. Visualita, 12(2), 46–58.

Katz, D. E., Herring, J. A., Browne, R. H., Kelly, D. M., & Birch, J. G. (2010). Brace wear control of curve progression in adolescent idiopathic scoliosis. The Journal of Bone and Joint Surgery, 92(6), 1343–1352. https://doi.org/10.2106/JBJS.1.01142

Kristanto, A. (2016). Media pembelajaran. Bintang Surabaya.

Lionardi, A. (2022). Kajian visual desain karakter Kancil pada animasi 3D "Kancil." Visualita, 11, 25–31.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Mayer, R. E., & Moreno, R. (2002). Animation as an aid to multimedia learning. Educational Psychology Review, 14(1), 87–99. https://doi.org/10.1023/A:1013184611077

Mayer, R. E., & Moreno, R. (2003). Nine ways to reduce cognitive load in multimedia learning. Educational Psychologist, 38(1), 43–52. https://doi.org/10.1207/S15326985EP3801_6

Menger, R. P., & Sin, A. H. (2023, April 3). Adolescent idiopathic scoliosis. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499908/

Meppelink, C. S., van Weert, J. C. M., Haven, C. J., & Smit, E. G. (2015). The effectiveness of health animations in audiences with different health literacy levels: An experimental study. Journal of Medical Internet Research, 17(1), e11. https://doi.org/10.2196/jmir.3979

Munir. (2012). Multimedia konsep & aplikasi dalam pendidikan. Alfabeta.

Nurlaia, N., Nurahim, A., & Suryadi, A. (2024). La teak: Painted animation as an educational media maintaining tree sustainability AR 3D filter-based. Digital Applications in Archaeology and Cultural Heritage, 34, e00339. https://doi.org/10.1016/j.dach.2024.e00339

Pelealu, J., Angladi, L. S., & Angladi, E. (2024). Rehabilitasi medik pada skoliosis. Jurnal Biomedik: JBM, 16(1), 48–56.

Scheme, C. C., & Cerrato, H. (2012). Triad color scheme the meaning of colors. The Paper.

Shah, S. A. M., & Fulweiler, B. A. (2022). Scoliosis. KidsHealth. https://kidshealth.org/en/parents/scoliosis.html

Singhato, A., Banjong, O., & Charoonruk, G. (2017). Effectiveness and acceptance of the developed educational media on the application of a Thai ethnic snack, Thong Pub, with calcium fortification. Journal of Ethnic Foods, 4(1), 58–63. https://doi.org/10.1016/j.jef.2017.02.007

SP2020. (2020). Sensus penduduk 2020. Badan Pusat Statistik. https://sensus.bps.go.id/topik/tabular/sp2020/3/1/0

Sudarsono. (1999). Paradigma baru pendidikan Indonesia dalam abad 21 [Makalah]. Seminar Pendidikan Nasional Tahun 1999, Yogyakarta, Indonesia.

Sukmawati, F., Santosa, E. B., & Rejekiningsih, T. (2023). Design of Virtual Reality Zoos Through Internet of Things (IoT) for student learning about wild animals. Revue d'Intelligence Artificielle, 37(2), 483–492. https://doi.org/10.18280/ria.370225

Sumarli, C. O., & Kurnianto, A. (2018). Developing karakter animasi berbasis kudapan khas Tionghoa. Jurnal Desain, 5(3), 169–181. https://doi.org/10.30998/jurnaldesain.v5i03.2170

Weinstein, S. L., Dolan, L. A., Cheng, J. C., Danielsson, A., & Morcuende, J. A. (2008). Adolescent idiopathic scoliosis. The Lancet, 371(9623), 1527–1537. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(08)60658-3

White, T. (2009). How to make animated films. Focal Press.

Winarno. (2013). Metodologi penelitian dalam pendidikan jasmani. Universitas Negeri Malang Press.

Published

2025-08-22

How to Cite

Khairunnisa, K., Sumarlin, R., & Mario. (2025). Desain karakter animasi 2D sebagai media edukasi deteksi dini skoliosis pada remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan, 25(2), 127-144. https://doi.org/10.17509/jpp.v25i2.81405

Most read articles by the same author(s)