Upaya kepala sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer melalui kegiatan pemberdayaan

Authors

  • Dian Sudiana Universitas Pendidikan Indonesia
  • Heri Yusuf Muslihin Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v24i2.73345

Keywords:

kepala sekolah, pemberdayaan guru, pembiayaan

Abstract

Guru memiliki kontribusi yang besar dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah, sehingga kinerja dan profesionalismenya harus menyelaraskan dengan perkembangan zaman. Kesejahteraan guru menjadi permasalahan yang sering muncul terutama pada guru honorer. Pengalokasian gaji guru honorer dalam pembiayaan sekolah sering terkendala dengan tidak seimbangnya antara jumlah guru honorer dan kebutuhan sekolah lainnya yang sama harus dipenuhi, sehingga kemampuan sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer mendapat hambatan. Kepala sekolah sebagai pemegang anggaran di sekolah harus cermat mengalokasikan kesejahteraan honorer sehingga membuat nyaman dan bekerja menjalankan tupoksinya di sekolah. Kemampuan kepala sekolah dalam mengelola pembiayaan menjadi kunci keberhasilan sekolah dalam mencapai tujuan. Upaya kepala sekolah mengoptimalkan kinerja guru honorer dapat dilakukan melalui pemberdayaan guru terhadap kegiatan pengembangan karier guru. Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk mengetahui dan mengembangkan kapasitas dan pemberdayaan sumber daya manusia di SDN Margajaya Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober sampai November 2023. Hasil penelitian menegaskan bahwa kegiatan pemberdayaan guru honorer oleh kepala sekolah terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraannya. Peneliti menyarankan agar perhatian terhadap guru honorer lebih diutamakan karena merupakan aset sekolah, peningkatan kinerja harus diupayakan sebagai usaha mewujudkan profesionalisme guru.

References

Affandi, H. L., dkk. (2022). Strategi peningkatan kinerja guru melalui pengembangan KKG sebagai komunitas belajar. Jurnal Pendidikan, 10(3).

Badrudin, dkk. (2022). Pengaruh manajemen pembiayaan terhadap kesejahteraan guru. Jurnal Inovatif, 1(1).

Dadangjsn. (2015). Standar kompetensi kepala sekolah. https://www.dadangjsn.com

Faizi, H., & Djunawir, S. (2017). Studi tentang kebijakan guru honorer sekolah dasar di Yogyakarta. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2).

Fitriyanti, dkk. (2019). Peningkatan komitmen profesi guru melalui pengembangan keperibadian dan pemberdayaan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2).

Hanifah, H., dkk. (2021). Evaluasi alokasi BOS untuk gaji honorer SD di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 15(1), 87-96.

Iskandar, J. (2017). Keterampilan manajerial kepala sekolah. Jurnal Idaarah, 1(1).

Iskandar, J. (2019). Implementasi sistem manajemen keuangan pendidikan. Jurnal Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 3(1).

Ispari. (2020). Pengelolaan dan pemberdayaan guru non PNS pada MAN Kota Kendari. Educandum, 6(1).

Jaliah, dkk. (2020). Pengaruh kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah terhadap kinerja guru. Journal of Education Research, 1(2).

Kemendikbudristek. (2022). Juknis pengelolaan bantuan operasional sekolah. https://ditpsd.kemidikbud.go.id/upload/filemanager/2022/BOS/SALINAN%20PERMEN202%20TAHU_N%202022.pdf

Megawanti, P. (2014). Hubungan budaya organisasi dan kepuasan kerja dengan komitmen organisasi guru honorer. Sosio e-Kons, 6(1), 15-29.

Munandar, A. (2014). Psikologi industri dan organisasi. Penerbit Universitas Indonesia.

Munika Maduratna. (2013). Peranan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas kerja guru dan pegawai. Jurnal Administrasi Negara, 1(1).

Rifda, A., & Hendriani, W. (2019). Motivasi kerja guru honorer. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 4(2).

Ririn, dkk. (2021). Manajemen pemberdayaan guru RA Asmaul Husna. Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 19(4).

Roudotul Jannah Arum, & Kardoyo. (2020). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, biaya pendidikan, komite sekolah, budaya sekolah terhadap kinerja sekolah. BAEJ, 1(1), 14-16.

Rubiyati, R. W., & Ismanto, B. (2020). Evaluasi program bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah dasar. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 6(2).

Septiana, A., dkk. (2020). Kebijakan standar pembiayaan di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 153-157.

Setiawati, T. (2018). Program penggabungan sekolah dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan. Mendidik: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran, 4(1).

Stefania, S., & Juwita, M. (2020). Pengaruh pemberian gaji honorer terhadap motivasi dan profesionalisme guru honor. Jurnal Pedagogika, 11(1), 42-48.

Sujarweni, W. (2015). Metodologi penelitian bisnis dan ekonomi. Pustakabarupress.

Sunandar, A. (2019). Sistem rekrutmen dan manajerial kompetensi guru honorer. http://ap.fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/10/4-Asep-Sunandar.pdf

Tanjung, R., dkk. (2021). Kompetensi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(4).

Wibawani, T., Wiyono, B., & Benty, N. (2019). Kepemimpinan visioner kepala sekolah sebagai pimpinan perubahan dalam peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 2(4), 181-187.

Yuspian, M., & Hidayat. (2022). Manajemen keuangan pendidikan. Jurnal Idaarah, 6(1).

Published

2024-08-23

How to Cite

Sudiana, D., & Muslihin, H. Y. (2024). Upaya kepala sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer melalui kegiatan pemberdayaan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 24(2), 191-202. https://doi.org/10.17509/jpp.v24i2.73345

Most read articles by the same author(s)