Pengembangan keterampilan berbahasa lisan pada anak dengan hambatan pendengaran melalui program terpadu

Authors

  • Tati Hernawati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Imas Diana Aprilia Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dudi Gunawan Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v20i3.30110

Keywords:

anak dengan hambatan pendengaran, keterampilan berbahasa lisan, pengembangan, program terpadu

Abstract

Anak dengan hambatan pendengaran mengalami hambatan dalam keterampilan berbahasa lisan sebagai dampak langsung dari kehilangan ketajaman pendengarannya. Keterampilan berbahasa lisan ini penting dimiliki anak tersebut agar mereka dapat berkomunikasi dengan lingkungan orang mendengar pada umumnya. Oleh karena itu, keterampilan berbahasa lisan ini penting untuk ditingkatkan melalui program yang teruji efektivitasnya. Kegiatan penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas program terpadu dalam mengembangkan keterampilan berbahasa lisan anak dengan hambatan pendengaran. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan posttest design. Jumlah sampel adalah 3 orang, yaitu siswa kelas 3 SLB Negeri Cicendo Bandung, sedangkan teknik pengolahan datanya menggunakan Metode Uji Tanda Median. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program terpadu dapat meningkatkan keterampilan berbahasa lisan pada anak dengan hambatan pendengaran kelas 3 SLB Negeri Cicendo Bandung, Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ini, guru direkomendasikan untuk mengimplementasikan program terpadu dalam meningkatkan keterampilan berbahasa lisan pada anak dengan hambatan pendengaran, dengan terlebih dahulu melakukan asesmen dan analisis hasil asesmen serta melakukan adaptasi program.

References

Arsjad, M. G., & Mukti, U. S. (1993). Pembinaan keterampilan berbicara bahasa Indonesia. Erlangga.

Bunawan, L., & Yuwati, C. S. (2000). Penguasaan bahasa anak hambatan pendengaran. Yayasan Santi Rama.

Hallahan, D. P., & Kauffman, J. M. (1991). Exceptional children: Introduction to special education (5th ed.). Prentice Hall International.

Hallahan, D. P., & Kauffman, J. M. (2006). Exceptional learners: Introduction to special education (10th ed.). Pearson Education.

Hardman, M., Drew, C. J., Egan, M. W., & Wolf, B. (1990). Human exceptionality (3rd ed.). Allyn and Bacon.

Hernawati, T., Aprilia, I. D., & Gunawan, D. (2020). Adaptation of oral language skills program in hearing impaired children at SLBN Cicendo Bandung. In Borderless education as a challenge in the 5.0 society: Proceedings of the 3rd International Conference on Educational Sciences (ICES 2019).

Hernawati, T., Rusyani, E., & Heryati, E. (2018). Maternal reflective learning in improving the verbal communication of children with hearing impairment. Proceedings of International Conference on Sustainability Development Goals for Disabilities. http://appkhi.or.id/wp-content/uploads/2020/05/Proceedings-ICSDGD.pdf

McLoughlin, J. A., & Lewis, R. B. (2008). Assessing students with special needs (7th ed.). Pearson Prentice Hall.

Moores, D. F. (2001). Educating the deaf: Psychology, principles, and practices (5th ed.). Houghton Mifflin.

Prasetyo, Asrowi, & Sunardi. (2017). The using reflective maternal method to improve language learning and understanding of hearing impairment students in grade 2 Pemalang State Extraordinary Schools - SLB Negeri Pemalang, Indonesia. European Journal of Special Education Research, 2(2), 25–34.

Sumardjo, H. (2013). Didaktik metodik pemerolehan kemampuan berbahasa anak tunarungu sekolah dasar. Pohon Cahaya.

Tarigan, D. (1991). Pendidikan bahasa Indonesia 1. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tarigan, H. G. (1981). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Zanten, W. V. (1994). Statistika untuk ilmu sosial. Gramedia.

Zulmiyetri. (2017). Metoda maternal reflektif (MMR) untuk meningkatkan kemampuan bahasa lisan anak tunarungu. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(2), 79–85. https://doi.org/10.29210/117500

Published

2020-12-18

How to Cite

Hernawati, T., Aprilia, I. D., & Gunawan, D. (2020). Pengembangan keterampilan berbahasa lisan pada anak dengan hambatan pendengaran melalui program terpadu. Jurnal Penelitian Pendidikan, 20(3), 360-369. https://doi.org/10.17509/jpp.v20i3.30110

Most read articles by the same author(s)