Model pembelajaran realistic mathematics education (RME) dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar

Authors

  • Risma Mutmainah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Karlimah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v24i1.69278

Keywords:

matematika, model pembelajaran, rme

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara sengaja oleh pendidik untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, mengorganisasi dan menciptakan sistem lingkungan belajar dengan berbagai metode sehingga peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan efisien. Proses pembelajaran di Sekolah Dasar diberikan sesuai dengan kurikulum yang berlaku, salah satunya ada mata pelajaran Matematika yang sering dianggap sulit oleh peserta didik. Padahal, matematika merupakan ilmu universal yang memiliki peranan penting dalam berbagai disiplin ilmu dan mengembangkan daya pikir manusia serta yang menjadi dasar dalam pengembangan teknologi modern saat ini. Matematika ini termasuk ke dalam suatu ilmu yang abstrak. Sehingga banyak anak yang mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Oleh sebab itu matematika memegang peranan yang sangat penting, karena dengan belajar matematika secara benar, daya nalar siswa akan dapat terolah. Pelajaran Matematika ini bertujuan untuk membekali siswa dalam membantu memecahkan masalah kehidupan sehari-hari. Salah satu aspek untuk memenuhi penyesuaian kebutuhan dan pemahaman materi Matematika adalah aspek intelektualitas, sehingga siswa memerlukan sumber belajar dan cara belajar yang dapat memudahkannya menerima materi. Sehingga materi matematika harus bisa disampaikan dengan disesuaikan oleh model pembelajaran yang tepat, salah satunya adalah dengan penerapan model pembelajaran realistic pada pembelajaran matematika. RME ini diyakini dapat menyelesaikan permasalahan dalam pemahaman konsep matematika yang berkaitan dengan dunia nyata.

References

Abidin. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks Kurikulum 2013. Refika Aditama.

Bernard, M., & Chotimah, S. (2018). Improve student mathematical reasoning ability with open-ended approach using VBA for powerpoint. AIP Conference Proceedings, 2014(1), 020012. https://doi.org/10.1063/1.5054417

Bunga, N. (2016). Pendekatan realistic mathematics education untuk meningkatkan kemampuan koneksi dan komunikasi matematis siswa. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 441–450.

Creswell, J. W. (2013). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Pustaka Pelajar.

Dewi, I., & Lisiani, S. (2015). Upaya meningkatkan kreativitas matematika siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Terbuka Medan dengan menggunakan modul model learning cycle. Jurnal Didaktik Matematika, 2(1), 21-30.

Drijvers, P. (2000). Students encountering obstacles using a CAS. International Journal of Computers for Mathematical Learning, 5(3), 189-209. Kluwer Academic Publishers.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Gravemeijer, K. (1994). Developing realistic mathematics education. Freudenthal Institute.

Hernawan, A. H. (1991). Pengembangan model pembelajaran tematik di kelas awal sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 1-14.

Herzaman, D. A., & Rahmad, I. N. (2020). Penerapan realistic mathematics education (RME). Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(2), 184–190.

Hobri, Ummah, I. K., Yuliati, N., & Dafik. (2020). The effect of jumping task based on creative problem solving on students’ problem-solving ability. International Journal of Instruction, 13(1), 387–406. https://doi.org/10.29333/iji.2020.13126a

Holisin, I. (2007). Pembelajaran matematika realistik (PMR). Jurnal Didaktik, 5(3), 1–68.

Ismayanti, D. (2016). Salinan lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 23(45), 5–24.

Karli, H. (2013). Pembelajaran tematik dalam Kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2003). *Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional*.

Lady, A., Utomo, B. T., & Lovi, C. (2018). Improving mathematical ability and student learning outcomes through realistic mathematic education (RME) approach. International Journal of Engineering and Technology, 7(2), 55–57. https://doi.org/10.14419/ijet.v7i2.10.10954

Machali, I. (2014). Kebijakan perubahan Kurikulum 2013 dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 71–94. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.31.71-94

Marwati, T., Pranata, O. H., & Suryana, Y. (2020). Pengembangan buku cerita bergambar konsep keliling dan luas daerah persegi panjang untuk siswa kelas IV SD. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 42-53.

Musrikah. (2016). Model pembelajaran matematika realistik sebagai optimalisasi kecerdasan logika matematika pada siswa SD/MI. Ta’lum, 4(1), 57-68.

Nuh, M. (2013). *Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 67 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah*.

Nur, S., Halidjah, S., & Tampubolon, B. (2014). Meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan model cooperative learning tipe two stay-two stray. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(12), 1-10.

Permendikbud. (2017). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan.

Ramadhani, M. H. (2017). Pembelajaran realistic mathematic education terhadap kemampuan berpikir kreatif. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, 265–272. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/pspam/article/view/1025

Sagala, S. (2010). Supervisi pembelajaran dalam profesi pendidikan. Alfabeta.

Sarwan, R. (2014, Maret). Peluncuran kurikulum baru. Kompas. http://lipsus.kompas.com/

Subarinah, S. (2007). Model pembelajaran matematika realistik untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 37(1), 23-38.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suherman, E. (2003). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. UPI.

Tampubolon, & Putri, T. (2016). Penerapan model pembelajaran matematika realistik Indonesia untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD. Jurnal Pendidikan, 1(1), 190-198.

Widana, I. W. (2021). Realistic mathematics education (RME) untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Jurnal Elemen, 7(2), 450-462. https://doi.org/10.29408/jel.v7i2.3744

Yusanto, Y. (2020). Ragam pendekatan penelitian kualitatif. Journal of Scientific Communication (JSC), 1(1), 1–13. https://doi.org/10.31506/jsc.v1i1.7764

Published

2024-04-26

How to Cite

Mutmainah, R., & Karlimah, K. (2024). Model pembelajaran realistic mathematics education (RME) dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 24(1), 64-75. https://doi.org/10.17509/jpp.v24i1.69278

Most read articles by the same author(s)