Penggunaan media video berbasis YouTube pada diklat daring guru-guru SMK pertanian di BBPPMPV Pertanian

Authors

  • Imas Aisyah Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v22i1.44295

Keywords:

diklat daring, media pembelajaran, video berbasis youtube

Abstract

Mata diklat Pembuatan Media Alternatif (Tabur Biji Anggrek) merupakan gabungan dari unit kompetensi menyiapkan media kultur dan mensterilkan media. Unit menyiapkan media kultur memiliki 5 elemen kompetensi dan 21 kriteria unjuk kerja, sedangkan unit mensterilkan media memiliki 3 elemen kompetensi dan 13 kriteria unjuk kerja. Akan menjadi hal yang mudah jika mata diklat ini diberikan secara klasikal tetapi menjadi hal yang sulit jika diberikan dengan sistem pembelajarannya nonklasikal (E-Learning). Media pembelajaran berbasis TIK untuk kegiatan diklat daring guru-guru SMK di BBPPMPV Pertanian Cianjur juga belum tersedia. Media pembelajaran berupa video berbasis YouTube sangat diperlukan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini adalah: untuk membuktikan bahwa media video berbasis YouTube pada diklat daring “Pembuatan Media Alternatif (Tabur Biji Anggrek)” yang dibuat peneliti tepat dan layak digunakan sebagai bahan ajar. Penelitian dilaksanakan di BBPPMPV Pertanian Cianjur, dari bulan Maret s.d. Mei 2021. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan angket tertutup (Google Forms) dan pengumpulan dokumentasi terhadap aspek penggunaan media pembelajaran berupa bahan tayang video berbasis YouTube mata diklat produktif Pembuatan Media Alternatif (Tabur Biji Anggrek). Informan ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Informan yang dipilih oleh peneliti adalah 1 orang pengelola diklat, 2 orang widyaiswara (ahli materi), 2 orang ahli media pembelajaran dan 25 peserta diklat daring. Ada tiga aspek yang dievaluasi yaitu desain media audio visual, kemanfaatan media pembelajaran, dan kedalaman materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: bahan ajar yang digunakan peneliti tepat dan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar.

References

Agama, A. A., & Solikin, M. (2020). Development of tutorial video learning media on engine management system diagnosis. Journal of Physics: Conference Series, 1700(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1700/1/012057

Anisa, Y. (2022). Peran channel YouTube sebagai media alternatif untuk membantu proses pembelajaran matematika dan media informasi pada tingkat perguruan tinggi. 07(01), 13–21.

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Emda, A. (2011). Utilization of media in biology learning in schools. Didaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan, XII(1), 149–162.

Fatmawati, E., Karmin, & Sulistiyawati, R. S. (2018). Pengaruh media pembelajaran berbasis video terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 12(1), 24–31.

Indriyani, A., Saefullah, M., & Riono, S. B. (2020). Pengaruh diklat kependidikan dan kesejahteraan guru terhadap kualitas guru di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon. Syntax Idea, 2(7). https://doi.org/10.36418/syntax-idea.v2i7.441

Kristanto, V. H. (2018). Metodologi penelitian: Pedoman penulisan karya tulis ilmiah (KTI). Deepublish.

Mamin, R., & Arif, R. N. H. (2018). Efektivitas media pembelajaran video tutorial terhadap hasil belajar mahasiswa pada matakuliah IPA Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Universitas Negeri Makassar, 348–352.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulyaningsih, S. N. (2021). Pengaruh YouTube terhadap minat belajar dan pemahaman konsep biologi pada peserta didik kelas X IPA di SMAN 1 Ciampel. Teacher: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 1(2). https://doi.org/10.51878/teacher.v1i2.764

Novita, L., Sukmanasa, E., & Pratama, M. Y. (2019). Penggunaan media pembelajaran video terhadap hasil belajar siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 3(2), 64–72.

Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Misykat, 3(1), 171–187. https://doi.org/10.33511/misykat.v3i1.52

Oktiana, H. (2021). Pengaruh penggunaan media video YouTube terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 20 Kota Bengkulu. Teacher: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 1(2). https://doi.org/10.51878/teacher.v1i2.764

Rahmasari, H. (2021). Penggunaan media YouTube sebagai solusi media pembelajaran bahasa Arab di masa pandemi. Maharaat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(1), 23–41. https://doi.org/10.18196/mht.v3i1.11362

Rahmatika, R., Yusuf, M., & Agung, L. (2021). The effectiveness of YouTube as an online learning media. Journal of Education Technology, 5(1), 152–159. https://doi.org/10.23887/jet.v5i1.33628

Rasman. (2021). Penggunaan YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Inggris pada masa pandemi COVID-19. Edutech: Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 1(1). https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.442

Sampurna. (2017). Pengaruh penggunaan media gambar dan video terhadap hasil belajar bahasa Arab di kelas II MIN Pemurus Dalam Banjarmasin [Skripsi]. UIN Antasari.

Santhalia, P. W., & Sampebatu, E. C. (2020). Pengembangan multimedia interaktif fisika untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa pada era pandemi Covid-19. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 6(2), 165–175.

Sari, Y. N., & Margana, M. (2019). YouTube as a learning media to improve the student’s speaking ability in 21st century. Journal of English Language Teaching and Linguistics, 4(2), 263–277. https://doi.org/10.21462/jeltl.v4i2.296

Sistadewi, M. (2021). Penggunaan media YouTube dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada masa sekolah tatap muka terbatas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 10(2). https://doi.org/10.33369/jpmr.v7i1.20966

Suhartati, A. (2018). Model pembelajaran emotional inquiry pada orang dewasa di Balai Diklat Keagamaan Bandung. Penamas, 31(1), 149–166.

Sukardi. (2017). Metodologi penelitian pendidikan. Bumi Aksara.

Szeto, E., & Cheng, A. Y.-N. (2014). Exploring the usage of ICT and YouTube for teaching: A study of pre-service teachers in Hong Kong. The Asia-Pacific Education Researcher, 24(1), 53–59. https://doi.org/10.1007/s40299-013-0084-y

Tutiarsi, R. P., Laminto, N. K., & Nazri, K. (2020). Pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa di tengah pandemi Covid-19. Jurnal Komunikasi Masyarakat dan Keamanan (KOMASKAM), 2(2), 1–15.

Yuan, I., & Ms, A. (2019). Pentingnya media pembelajaran berbasis video untuk siswa jurusan IPS tingkat SMA se-Banten. Jurnal Pendidikan, 2(1), 263–275.

Yuanta, F. (2020). Pengembangan media video pembelajaran ilmu pengetahuan sosial pada siswa sekolah dasar. Traspila: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(2), 91–97. https://doi.org/10.30742/tpd.v1i02.816

Published

2022-04-22

How to Cite

Aisyah, I. (2022). Penggunaan media video berbasis YouTube pada diklat daring guru-guru SMK pertanian di BBPPMPV Pertanian. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(1), 108-118. https://doi.org/10.17509/jpp.v22i1.44295

Most read articles by the same author(s)