Analisis kebijakan pendidikan mengenai pengembangan dan peningkatan profesi guru
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v17i2.8251Keywords:
analisis kebijakan, guru, Pendidikan Profesi Guru (PPG), pengembangan, profesionalismeAbstract
Guru memegang peranan yang sangat strategis dalam kerangka menjalankan fungsi dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Peran guru nyaris tidak bisa digantikan oleh yang lain, apalagi di dalam masyarakat yang multikultural dan multidimensional. Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan profesi guru harus selalu menjadi prioritas utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan dan peningkatan profesi guru. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya kebijakan pendidikan mengenai pengembangan dan peningkatan profesi guru, posisi guru semakin dinaungi oleh sumber hukum serta dengan adanya Pendidikan Profesi Guru, guru menjadi lebih memiliki pengetahuan dan profesionalitas sebagai guru.
References
Agung, G. A. A. (2015). Pengembangan model peningkatan profesionalisme guru berkelanjutan pasca sertifikasi melalui pendekatan pengayaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi di Provinsi Bali. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 5(3), 377–395.
Asmarani, N. (2014). Peningkatan kompetensi profesional guru di sekolah dasar. Bahana Manajemen Pendidikan | Jurnal Administrasi Pendidikan, 2(1), 60–78. file:///E:/3791-7883-1-SM.pdf
Besharov, D. J., & Oser, J. (2014). Teaching in today’s global classroom: Policy analysis in cross-national settings. Journal of Public Affairs Education, 19(3), 381–387.
Dunn, W. N. (2016). Public policy analysis (5th ed.). Routledge.
Fattah, N., & Latifah, P. (2012). Analisis kebijakan pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Goodwin, A. L. (2014). Globalization and the preparation of quality teachers: Rethinking knowledge domains for teaching. Teaching Education, 21(1), 19–32. https://doi.org/10.1080/10476210903466901
Goodwin, A. L., & Kosnik, C. (2013). Quality teacher educators = quality teachers? Conceptualizing essential domains of knowledge for those who teach teachers. Teacher Development: An International Journal of Teachers’ Professional Development, 17(3), 334–346. https://doi.org/10.1080/13664530.2013.813766
Gunawan, R. (2013). Implementasi pengembangan profesionalisme bagi guru. Journal of Socius, 5(2), 89–103. http://repository.uhamka.ac.id/12/1/2011 jurnal socius makalah Rudy G.pdf
Haddad, W. D. (2013). Education policy-planning process: An applied framework (5th ed.). The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. http://www.unesco.org/education/pdf/11_200.pdf
Hanushek, E. A. (2015). Policy analysis: Is it, or could it be, the fifth estate? Association for Public Policy Analysis and Management, 4(3), 340–354. http://www.appam.org/assets/1/7/Policy_Analysis_Is_It_or_Could_It_Be,_the_Fifth_Estate.pdf
Kimshanov, K., & Dyikanbaeva, T. (2015). Teacher professional development and appraisal. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 2(2), 146–152. https://doi.org/10.15408/TJEMS.V212.2802
Masnyur, T. (2012). Pengembangan profesi, kecerdasan emosional dan sikap profesional guru sekolah dasar, 1(1). http://pgsduntad.com/wp-content/uploads/2014/04/Abstrak-8.pdf
Mead, L. M. (2015). Teaching public policy: Linking policy and politics. Journal of Public Affairs Education, 389(193), 389–403.
Mustofa. (2017). Upaya pengembangan profesionalisme guru di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 4(1), 68–84.
Ningrum, E. (2012). Membangun sinergi pendidikan akademik (S1) dan pendidikan profesi guru (PPG). Jurnal Pendidikan Geografi, 12(2), 61–70.
Pangestika, R. R., & Alfarisa, F. (2015). Pendidikan profesi guru (PPG): Strategi pengembangan profesionalitas guru dan peningkatan mutu pendidikan Indonesia. Prosiding Seminar Nasional, 4(1), 40–51.
Petrie, K., & Mcgee, C. (2012). Teacher professional development: Who is the learner? Australian Journal of Teacher Education, 37(2), 34–56. https://doi.org/10.14221/ajte.2012v37n2.7
Phillips, P. (2013). Professional development as a critical component of continuing teacher quality. Australian Journal of Teacher Education, 33(1), 120–134. https://doi.org/10.14221/ajte.2008v33n1.3
Rahman, B. (2014). Refleksi diri dan peningkatan profesionalisme guru. Jurnal Paedagogia, 17(1), 1–12. file:///E:/5256-11465-4-PB.pdf
Sobri, Y. A. (2016). Model-model pengembangan profesionalisme guru. Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) VIII Tahun, 4(2), 55–67. http://ap.fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2016/10/Artikel-Konaspi-AY-Sobri.pdf
Supriadi, O. (2013). Pengembangan profesionalisme guru sekolah dasar. Jurnal Tabulrasa PPS Unimed, 6(1), 32–45.
Tilaar, H. A. R., & Nugroho, R. (2012). Kebijakan pendidikan. Pustaka Pelajar.
Timperley, H., Wilson, A., Barrar, H., & Fung, I. (2012). Teacher professional learning and development: Best evidence synthesis iteration [BES]. Ministry of Education, 3(1), 130–153. http://www.oecd.org/edu/school/48727127.pdf
Wahab, S. A. (2012). Analisis kebijakan: Dari formulas ke penyusunan model-model implementasi kebijakan publik. Bumi Aksara.
Weimer, D. L., & Vining, A. R. (2017). Public policy: Concepts and practice (6th ed.). Routledge.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Eka Prihatin Disas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.