Efektivitas teknik manajemen diri untuk mengatasi inferiority feeling

Authors

  • Kartika Universitas Pendidikan Indonesia
  • Juntika Nurihsan Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v16i1.2488

Keywords:

inferiority feeling, manajemen diri

Abstract

Siswa yang memiliki inferiority feeling selalu memandang rendah kemampuan yang dimiliki oleh dirinya. Untuk menutupi harga dirinya yang lemah, mereka akan melakukan kompensasi dengan cara menarik diri, bersikap agresif, ataupun membuat alasan. Sebagai upaya mengatasi inferiority feeling adalah dengan mengimplementasikan konseling kelompok dengan teknik manajemen diri. Teknik ini lebih menekankan pada pengelolaan diri yang timbul dari keinginan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan menggunakan teknik manajemen diri untuk mengatasi inferiority feeling. Pengambilan subjek penelitian dilakukan secara non-random menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi menggunakan teknik manajemen diri efektif untuk menurunkan inferiority feeling pada subjek penelitian. Rekomendasi: (a) konselor sekolah, melakukan pemantauan secara berkala kepada siswa yang telah menjalani intervensi untuk melihat pengaruh jangka panjang dari intervensi yang telah diberikan; (b) bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan keterlibatan pihak keluarga ataupun sahabat sebagai pendukung dalam memperoleh data mengenai keadaan sesungguhnya yang dialami oleh konseli.

References

Corey, G. (1982). Theory and practice of counseling and psychotherapy. Brooks/Cole Publishing.

Cormier, S., Nurius, P., & Osborn, C. J. (2009). Interviewing and change strategies for helpers: Fundamental skills and cognitive behavioral interventions. Brooks/Cole.

Dollar, C. (2013). What is the impact of self management on daily net calories consumed by women who are overweight [Disertasi]. Georgia State University.

Godat, L., & Brigham, T. A. (1999). The effect of a self-management training program on employees of a mid-sized organization. Journal of Organizational Behavior Management, 19(1), 65–83.

Hackney, H. L., & Cormier, S. (2013). The professional counselor: A process guide to helping. Pearson.

Hall, C. S., & Lindzey, G. (1985). Introduction to theories of personality. John Wiley & Sons.

Handoko, A. (2013). Mengatasi perilaku membolos melalui konseling individual menggunakan pendekatan behavior dengan teknik self management pada siswa kelas X TKJ SMK Bina Nusantara Ungaran tahun ajaran 2012/2013 [Skripsi]. Universitas Negeri Semarang.

Harrison, H. (2005). The three contingency model of self management [Disertasi]. Western Michigan University.

Hasper, J. (2013). Management of inferior feelings and addictive behaviors [Tesis]. Adlerian Counseling and Psychotherapy.

Herron, R., & Peter, V. (2010). I love me. Mizan.

Hull, G. A. (1981). Effects of self-management strategies on journal writing by college freshmen. Research in the Teaching of English, 15(2), 135–148.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Jumarin, M. (2012). Model bimbingan dan konseling manajemen diri (BKMD) untuk meningkatkan kompetensi dan efikasi diri dalam belajar siswa SMA [Disertasi]. Universitas Pendidikan Indonesia.

McNamara, E. (1988). The self management of school phobia: A case study. Behavioral Psychotherapy, 16(3), 217–229.

Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan remaja. Erlangga.

Strano, D. A., & Petrocelli, J. V. (2005). A preliminary examination of the role of inferiority feelings in the academic achievement of college students. Journal of Individual Psychology, 61(1), 81–89.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwardani, N. P., dkk. (2014). Penerapan konseling behavioral dengan teknik self management untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas VIII B3 SMPN 4 Singaraja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 2(1).

Wahyudi, R. (2013). Hubungan inferiority feeling dan agresivitas pada remaja delinkuen [Skripsi]. Universitas Negeri Semarang.

Watson, D. L., & Tharp, R. G. (1981). Self-directed behavior: Self-modification for personal adjustment. Brooks/Cole.

Yusuf, S. (2011). Mental hygiene: Terapi psiko-spiritual untuk hidup sehat berkualitas. Maestro.

Published

2016-04-22

How to Cite

Kartika, K., & Nurihsan, J. (2016). Efektivitas teknik manajemen diri untuk mengatasi inferiority feeling. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(1), 56-65. https://doi.org/10.17509/jpp.v16i1.2488

Most read articles by the same author(s)