Desain furnitur pada laboratorium pendidikan seni rupa

Authors

  • Agus Nursalim Universitas Pendidikan Indonesia
  • Zakiah Pawitan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Untung Suprianto Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v16i1.2482

Keywords:

desain, furniture, laboratorium, seni rupa

Abstract

Antropometri dan ergonomi untuk laboratorium pendidikan seni rupa. Penelitian mengkaji tingkat kenyamanan furnitur yang dipakai mahasiswa ketika sedang praktikum di studio. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengenai standar kenyamanan pembuatan desain furnitur yang akan digunakan mahasiswa sebagai perlengkapan praktikum pada laboratorium pendidikan seni. Bentuk penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Temuan awal dalam penelitian ini adalah: dimensi ergonomi dan antropometri mahasiswa pendidikan seni rupa memiliki nilai X (mean) masih di bawah standar internasional (rekomendasi: Dreyfuss dalam buku "The Measure of Man") dengan standar deviasi 1,96 dengan persentil 2,5 dan persentil 97,5 masih dalam batas normal (data tabel 4.7 dan tabel 4.8: dimensi antropometri mahasiswa angkatan 2012-2013). Centre of gravity atau moment of gravity mahasiswa ketika praktikum dengan duduk bertumpu pada pantat dan daerah kerja normal pada rentang 72,4-87,5. Sedangkan mahasiswa yang melakukan praktikum dengan berdiri bertumpu pada kaki dengan angular motion dan siku bebas bergerak (SBB) pada rentang 183,92-212,9 (data tabel 4.2-tabel 4.5: data ergonomi mahasiswa angkatan 2012-2013) sesuai dengan rekomendasi C.G. Drury dalam Journal Applied Ergonomics Vol. 13, p. 135 masih dalam tingkat nyaman. Hasil temuan ini kemudian digunakan sebagai pertimbangan awal dalam membuat desain furnitur pada studio pendidikan seni rupa. Dengan demikian mahasiswa merasakan kenyamanan dalam melakukan praktikum di studio pendidikan seni rupa dengan menggunakan furnitur yang ada. Untuk itu furnitur harus didesain yang adjustable. Kenyamanan furnitur berpengaruh signifikan terhadap prestasi mahasiswa. Desain furnitur yang dibuat adjustable di antaranya etsel untuk melukis, meja kerja studio dasar, kursi kerja untuk melukis, meja putar pada studio keramik. Diharapkan dari hasil desain ini jika diproduksi dapat meningkatkan prestasi mahasiswa pendidikan seni.

References

Anwar, S. (1991). Analisa ergonomi pada ruang pasukan kendaraan pendarat amfibi BTR-50P [Makalah]. STTAL-KODIKAL.

Blake, J. (1987). Interior design problem. Doubleday Australia Pty Ltd.

Dooley, M. (1982). Anthropometric modeling programmer: A survey. IEEE Computer Graphics and Applications.

Drury, C. G., & Coury, B. G. (1982). A methodology for chair evaluation. Applied Ergonomics, 13(2), 135–147.

Moller, S. H. (1975). Danish design. Rhodos.

Nurmianto, E. (1991, Juli). Aplikasi desain tempat kerja industri: Tinjauan ergonomi dalam industri. Seminar Nasional Desain Produk Industri, FTSP-FTI ITS, Surabaya.

Nurmianto, E. (1996). Ergonomi: Konsep dasar dan aplikasinya (Edisi pertama). Guna Widya.

Nursalim, A. (2013). Kajian antropometrik dan ergonomik mahasiswa jurusan pendidikan seni rupa [Laporan Penelitian].

Panero, J., & Zelnik, M. (1979). Human dimension and interior space: A source book of design reference standards. Whitney Library of Design.

Patton, M. Q. (1984). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methods. Sage Publications.

Pheasant, S. (1986). Body space: Anthropometry, ergonomics and design. Taylor & Francis.

Pile, J. F. (1979). Modern furniture design. John Wiley & Sons.

Prochnow, K., & Prochnow, D. P. (1993). The art of fine furniture building: A guide to designing, constructing and finishing high quality furniture. Betterway Books.

Rader, M. (1960). A modern book of aesthetics. Holt, Rinehart and Winston.

Sparke, P. (1998). A century of design: Design pioneers of the 20th century. Mitchell Beazley.

Stangos, N. (1974). Concepts of modern art (1974 ed.). Harper & Row Publishers.

Suma'mur. (1989). Ergonomi untuk produktivitas kerja. Haji Mas Agung.

Tate, A., & Smith, C. R. (1988). Interior design in the 20th century. Harper & Row Publishers.

Published

2016-04-22

How to Cite

Nursalim, A., Pawitan, Z., & Suprianto, U. (2016). Desain furnitur pada laboratorium pendidikan seni rupa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(1), 8-15. https://doi.org/10.17509/jpp.v16i1.2482

Most read articles by the same author(s)