Pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota kepolisian di Kantor Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v23i1.57204Keywords:
kinerja anggota kepolisian, lingkungan kerja, motivasi kerjaAbstract
Peran lingkungan kerja dan motivasi dalam sebuah organisasi sangat penting, akan tetapi tidak semua organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja, maupun memberikan motivasi yang bagi anggota Kepolisian khususnya dampak sosial terkait kasus “Brigadir J” terhadap kepercayaan masyarakat terkait upaya peningkatan kinerja Kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur lingkungan kerja, motivasi, serta mengukur lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja anggota Kepolisian di Kantor Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Barat (POLDA Jabar). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei dengan menyebarkan kuesioner kepada anggota Kepolisian di Kantor POLDA Jabar yang berkantor dengan jumlah 76 anggota Kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh cukup positif dalam menentukan kinerja anggota Kepolisian, dan juga motivasi kerja berpengaruh cukup positif terhadap kinerja anggota Kepolisian di lingkungan POLDA Jabar. Selanjutnya, lingkungan kerja dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh cukup positif terhadap kinerja anggota Kepolisian Kantor POLDA Jabar dengan pengaruh yang kuat.
References
Anoraga, P. (2016). Psikologi kerja. Rineka Cipta.
As'ad, M. (2014). Psikologi industri (Edisi ke-3). Liberty.
Bruce, A. (2013). Rahasia tempat kerja: Penuh semangat dan menyenangkan. Serambi Ilmu Semesta.
Campbell, D. T., & Fiske, D. W. (1959). Convergent and discriminant validation by the multitrait-multimethod matrix. Psychological Bulletin, 56, 81-105.
Ghozali, I. (2014). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 19 (Edisi ke-5). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handoko, T. H. (2013). Manajemen personalia dan sumber daya manusia (Edisi ke-4). BPFE.
Hariandi, M. T. E. (2014). Manajemen sumber daya manusia. Grasindo.
Harlie, M. (2016). Pengaruh disiplin kerja, motivasi, dan pengembangan karier terhadap kinerja anggota Kepolisian Negeri Sipil pada Pemerintah Kabupaten Tabalong di Tanjung Kalimantan Selatan. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 11(2), 10-23.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Organisasi dan motivasi & dasar-dasar peningkatan produktivitas. Bumi Aksara.
Kadarisman, M. (2014). Manajemen pengembangan sumber daya manusia. Rajagrafindo Persada.
Khumaedi, E. (2016). Pengaruh disiplin dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Kepolisian pada Dinas Sentra Operasi Terminal PT. Angkasa Pura II. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(1).
Mangkunegara, A. P. (2015). Perilaku & budaya organisasi. Rafika Aditama.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2012). Human resources management (Edisi pertama). Salemba Empat.
Moekizat. (2012). Manajemen tenaga kerja dan hubungan kerja. Pionir Jaya.
Nitisemito, A. S. (2012). Manajemen personalia. Ghalia Indonesia.
Novyanti, J. S. (2015). Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja anggota Kepolisian pada BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah [Tesis]. Universitas Tadakulo.
Nugroho, R. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja anggota Kepolisian: Studi empiris pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Bandung [Tesis]. Universitas Diponegoro.
Prawirosentono, S. (2016). Manajemen sumber daya manusia: Kebijakan kinerja anggota Kepolisian (Edisi Pertama). BPFE-Yogyakarta.
Ranupandojo, H., & Husnan, S. (1984). Manajemen personalia (Edisi Ketiga). BPFE UGM.
Rivai, V., & Basri, A. F. M. (2015). Performance appraisal. Raja Grafindo Persada.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Perilaku organisasi (Edisi 12) (D. Angelica, R. Cahyani, & A. Rosyid, Penerj.). Salemba Empat.
Sayuti. (2017). Motivasi & faktor-faktor yang mempengaruhi. Ghalia Indonesia.
Sedarmayanti, P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Sidanti, H. (2015). Pengaruh lingkungan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja anggota Kepolisian Negeri Sipil di Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JIBEKA), 9(1).
Simamora, H. (2016). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.
Siregar, S. (2014). Statistik parametrik penelitian kuantitatif. Bumi Aksara.
Sofyan, D. (2013). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja anggota Kepolisian Bappeda. Miej Jurnal.
Strom, S. (2013). Econometrics and economic theory in 20th century: The Frisch centennial symposium. Cambridge University Press.
Suharsini, A. (2012). Prosedur penelitian satu pendekatan praktik (Edisi 5). Rineka Cipta.
Sulistiyani, A. T., & Rosidah. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Graha Ilmu.
Suryana. (2016). Statistika terapan. Diakses 22 Desember 2018 dari http://www.statistikaterapan.wordpress.com
Susilaningsih, N. (2013). Pengaruh kepemimpinan, disiplin, motivasi, pengawasan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja anggota Kepolisian (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Wonogiri). Jurnal EXCELLENT, 1(2).
Sutrisno, E. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Trisno, I., & Suwarti, T. (2014). Analisis pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja aparat pemerintah (Studi kasus pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pati). Jurnal Ilmiah Telaah Manajemen, 1(1).
Wibowo, S. E. (2017). Manajemen kinerja. Rajawali Pers.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Keris Aji Wibisono, Raden Adjeng Mariana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.