Pembelajaran argument driven inquiry pada materi suhu dan kalor untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa

Authors

  • Ilman Nurbaiti Firdaos
  • Indarini Dwi Pursitasari
  • Irvan Permana

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v21i2.37134

Keywords:

pembelajaran berbasis proyek, persepsi guru, sekolah menengah kejuruan

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran menurut Kurikulum 2013. Pelaksanaan proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki karakteristik yang berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Guru SMK harus mampu mengembangkan model pembelajaran yang dapat menghasilkan aspek keterampilan kerja. Salah satu masalah paling kritis dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris di Sekolah Menengah Kejuruan adalah keengganan dan kreativitas guru yang kurang untuk menemukan cara agar pembelajaran lebih kreatif dan menyenangkan. Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang suatu materi yang telah diajarkan dalam proses belajar mengajar, guru harus memberikan tugas kepada siswa. Penugasan dapat dilakukan dengan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru tentang pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini dilakukan dalam desain deskriptif kualitatif yang melibatkan tiga guru bahasa Inggris SMK di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau sebagai responden. Penelitian ini menggunakan wawancara semiterstruktur sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran berbasis proyek. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran berbasis proyek perlu dilakukan oleh guru di kelas bahasa Inggris sebagai salah satu model dalam proses belajar mengajar karena berfokus pada siswa.

References

Asra, H. S., Diana, S., & Amprasto. (2018). Implementation of inquiry-based field trip method to improve critical thinking and problem solving skills of students on plantae topic. International Conference on Mathematics and Science Education “Promoting 21st Century Skills Through Mathematics and Science Education,” 3, 103–107.

Bulgren, J. A., Ellis, J. D., & Marquis, J. G. (2014). The use and effectiveness of an argumentation and evaluation intervention in science classes. Journal of Science Education and Technology, 23(1), 82–97. https://doi.org/10.1007/s10956-013-9452-x

Dawson, V. M., & Venville, G. (2010). Teaching strategies for developing students’ argumentation skills about socioscientific issues in high school genetics. Research in Science Education, 40(2), 133–148. https://doi.org/10.1007/s11165-008-9104-y

Demircioglu, T., & Ucar, S. (2015). Investigating the effect of argument-driven inquiry in laboratory instruction. Kuram ve Uygulamada Egitim Bilimleri, 15(1), 267–283. https://doi.org/10.12738/estp.2015.1.2324

Erduran, S., Simon, S., & Osborne, J. (2004). TAPping into argumentation: Developments in the application of Toulmin’s Argument Pattern for studying science discourse. Science Education, 88(6), 915–933. https://doi.org/10.1002/sce.20012

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to design and evaluate research in education (8th ed.). McGraw-Hill.

Handayani, P. (2015). Analisis argumentasi peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palembang dengan menggunakan model argumentasi Toulmin. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 2(1), 60–68.

Ika Noviyanti, N., Rosyadah Mukti, W., Dahlia Yuliskurniawati, I., Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2019). Students’ scientific argumentation skills based on differences in academic ability. Journal of Physics: Conference Series, 1241(1), 012034. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1241/1/012034

Kaniawati, I., & Suhandi, A. (2014). Penerapan model pembelajaran pembangkit argumen menggunakan metode saintifik untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan keterampilan berargumentasi siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 10(2), 104–116. https://doi.org/10.15294/jpfi.v10i2.3347

Kind, P., Kind, V., Hofstein, A., & Wilson, J. (2011). Peer argumentation in the school science laboratory: Exploring effects of task features. International Journal of Science Education, 33(18), 2527–2558. https://doi.org/10.1080/09500693.2010.550952

Kisida, B., Bowen, D. H., & Greene, J. P. (2015). Measuring critical thinking: Results from an art museum field trip experiment. Journal of Research on Educational Effectiveness, 9(Suppl. 1), 171–187. https://doi.org/10.1080/19345747.2015.1086915

Manni, A., Ottander, C., Sporre, K., & Parchmann, I. (2013). Perceived learning experiences regarding education for sustainable development: Within Swedish outdoor education traditions. NorDiNa: Nordic Studies in Science Education, 9(2), 187–205.

Mulyasa, H. E. (2014). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013 (A. S. Wardan, Ed.). Remaja Rosdakarya.

Orion, N., & Hofstein, A. (1994). Factors that influence learning during a scientific field trip in a natural environment. Journal of Research in Science Teaching, 31(10), 1097–1119. https://doi.org/10.1002/tea.3660311005

Osborne, J. (2010). Arguing to learn in science: The role of collaborative, critical discourse. Science, 328(5977), 463–466. https://doi.org/10.1126/science.1183944

Patrick, A. O. (2010). Effects of field studies on learning outcome in biology. Journal of Human Ecology, 31(3), 171–177. https://doi.org/10.1080/09709274.2010.11906312

Wahdan, W. Z., Sulistina, O., & Sukarianingsih, D. (2017). Analisis kemampuan berargumentasi ilmiah materi ikatan kimia peserta didik SMA, MAN, dan perguruan tinggi tingkat I. J-PEK: Jurnal Pembelajaran Kimia, 2(2), 30–40. https://doi.org/10.17977/um026v2i22017p030

Walker, J. P., & Sampson, V. (2013). Argument-driven inquiry: Using the laboratory to improve undergraduates’ science writing skills through meaningful science writing, peer-review, and revision. Journal of Chemical Education, 90(10), 1269–1274. https://doi.org/10.1021/ed300656p.

Published

2021-08-27

How to Cite

Firdaos, I. N., Pursitasari, I. D., & Permana, I. (2021). Pembelajaran argument driven inquiry pada materi suhu dan kalor untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(2), 88-97. https://doi.org/10.17509/jpp.v21i2.37134