Peningkatan kualitas pembelajaran daring guru dengan produk multimedia interaktif di SMA Daarut Tauhiid Boarding School
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v21i2.37871Keywords:
animasi, daring, media pembelajaran, multimediaAbstract
Pada sektor pendidikan di Indonesia wabah COVID-19 membuat proses belajar mengajar menjadi daring (dalam jaringan). Pada situasi tersebut para guru dituntut lebih kreatif untuk menjaga situasi kondusif selama pembelajaran daring. Menjadi tantangan tersendiri karena situasi yang biasanya lebih fleksibel selama pertemuan tatap muka menjadi berubah karena tidak lagi bertemu secara fisik antara pengajar dan siswa. Pembelajaran berbasis multimedia interaktif bisa menjadi salah satu pilihan agar pembelajaran bisa lebih menarik dalam rangka memudahkan para siswa memahami materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah melakukan peningkatan kualitas pembelajaran daring di SMA Daarut Tauhiid Boarding School melalui produk multimedia interaktif sebagai media pembelajarannya. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian campuran kualitatif dan kuantitatif atau mixed methods untuk dapat mengolah data dan menyimpulkan hasil penelitian dengan baik. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA dan IPS dengan jumlah sampel 160 siswa kelas XII putra. Penelitian ini menawarkan solusi dalam rangka menambah wawasan guru terhadap penggunaan multimedia berbasis ICT untuk pembelajaran dan semakin memantapkan kemampuan guru dalam memaksimalkan media interaktif bagi yang sudah terbiasa menggunakannya. Hasil dari penelitian ini adalah menganalisis sekaligus meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbentuk media interaktif multimedia animasi. Ditemukan bahwa dengan multimedia interaktif siswa putra SMA Daarut Tauhiid Boarding School sebanyak 94,5% merasa sangat terbantu dalam memahami materi dan antusias selama mengikuti pembelajaran daring.
References
Adam, S. (2015). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi bagi siswa kelas X SMA Ananda Batam. Computer Based Information System Journal, 3(2).
Ali, M. (2008). Guru dalam proses belajar-mengajar. Sinar Baru.
Darma, I. M. (1983). Alat peraga dan komunikasi pendidikan [Diktat]. SPG Negeri Denpasar.
Hamalik, O. (1990). Media pendidikan. Alumni.
Hamalik, O. (2002). Psikologi belajar mengajar. Sinar Baru Algesindo.
Newby, T. J., Stepich, D. A., Lehman, J. D., & Russell, J. D. (2000). Instructional technology for teaching and learning. Prentice-Hall.
Nopriyanti. (2015). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 5(2), 222–235.
Rahmayanti. (2015). Penggunaan media IT dalam pembelajaran. Jurnal Ilmiah Circuit, 1(1), 92–100.
Rusyan, A. T. (1993). Proses belajar mengajar yang efektif tingkat pendidikan dasar. Bina Budaya.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Supriyono. (2018). Pentingnya media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 43–48.
Suyanto, M. (2003). Multimedia: Alat untuk meningkatkan keunggulan bersaing. Andi.
Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103–114.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Riky Taufik Afif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.