Pembelajaran bercerita bagi peningkatan apresiasi imajinasi siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v19i3.22325Keywords:
apresiasi imajinasi siswa, pembelajaran berceritaAbstract
Latar belakang penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya prestasi belajar siswa kelas XI AP 1 SMKN 1 Bandung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kondisi ini diduga karena metode pembelajaran yang diterapkan monoton dan berpotensi membuat siswa jenuh. Oleh karena itu diadakan Penelitian Tindakan Kelas dengan penerapan pembelajaran bercerita. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran bercerita dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI AP 1 SMKN 1 Bandung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan datanya dan analisisnya melalui kajian reflektif dan kolaboratif. Adapun pelaksanaan tindakannya terdiri dari dua siklus dengan menerapkan pembelajaran bercerita. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa aktivitas belajar siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan, yaitu dari 41% pada siklus I, menjadi 65% pada siklus II dan 94% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimplukan bahwa penerapan pembelajaran bercerita dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Adapun saran peneliti adalah semua pihak baik kepala sekolah, guru dan siswa seharusnya bekerja sama dalam mengoptimalkan pembelajaran khususnya dengan menerapkan pembelajaran bercerita agar aktivitas siswa dan prestasi belajar siswa dapat terus ditingkatkan.
References
Akhadiah, S. (2002). Pembinaan kemampuan menulis bahasa Indonesia. Erlangga.
Ananda, R., Rafida, T., & Syahrum. (2015). Penelitian tindakan kelas. Citapustaka Media.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Azizah, E. (2019). Media berita tingkatkan keterampilan menulis cerpen. https://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131138/media-berita-tingkatkan-keterampilan-menulis-cerpen
Bahri, A. (2012). Penelitian tindakan kelas. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Chaniago, S. M., Badusah, J., & Embi, M. A. (2016). Masalah pengajaran kemahiran berbahasa di sekolah di Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa Melayu, 1(1), 109–112.
Darmawan, A. (2019). Pembelajaran keterampilan menulis berdasarkan Kurikulum 2013. https://radarkudus.jawapos.com/read/2019/10/08/159749/pembelajaran-keterampilan-menulis-berdasarkan-kurikulum-2013
Gabriel, Y. (2000). Storytelling in organizations: Facts, fictions, and fantasies. Oxford University Press.
Madyawati, L. (2016). Strategi pengembangan bahasa pada anak. Prenadamedia Group.
Nadjib, E. A. (2018). Gelombang kreativitas. https://www.caknun.com/2018/gelombang-kreativitas
Pratiwi, R. R. (2016). Penerapan metode storytelling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II SDN S4 Bandung. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 199–207.
Tambak, S. (2016). Metode bercerita dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Al-Thariqah, 1(1), 1–27.
Tarigan, D. (2005). Membina keterampilan menulis kertas paragrap dan pengembangannya. Angkasa.
Tarigan, H. G. (2008). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Wiriaatmadja, R. (2008). Metode penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kinerja guru dan dosen. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Ani Hasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.