Pembelajaran kontekstual dengan wawancara untuk meningkatkan keterpahaman siswa pada pelajaran bahasa Jerman

Authors

  • Herlina Yantika Riani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v19i2.19767

Keywords:

keberhasilan keterpahaman belajar, pembelajaran kontekstual, teknik wawancara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya minat belajar, suasana pembelajaran tidak menyenangkan, siswa kurang aktif dan kreatif, serta rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa dan Sastra Jerman. Oleh karena itu peneliti berupaya menerapkan pembelajaran Kontekstual melalui teknik wawancara di siklus satu dan di siklus dua. Teknik pengumpulan data untuk proses penilaian yaitu berdasarkan pengetahuan, keterampilan pembelajaran dan lembar observasi observer, tes ulangan dan dokumen kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu meningkatkan keterpahaman belajar siswa, yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian tindakan kelas ini berkaitan dengan peningkatan keterpahaman belajar siswa. Nilai rata-rata keterpahaman belajar siswa pada siklus satu yaitu sebesar 76,40, pada siklus dua sebesar 78.00. Rata-rata nilai keterampilan pada siklus satu sebesar 76,00 dan siklus dua sebesar 83.14, yang artinya ada kenaikan sebesar 5.14 atau naik 6.59 %. Hasil penelitian menggunakan pembelajaran Kontekstual melalui teknik wawancara menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan dari setiap siklusnya. Diharapkan keterpahaman belajar siswa akan terus meningkat.

References

Abidin, Y. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013. Refika Aditama.

Arends, R. I. (2007). Learning to teach. McGraw-Hill Companies.

Chen, H. W. (2013). Applying problem-based learning model and creative design to conic-sections teaching. International Journal of Education and Information Technologies, 3(7).

Majid, A. (2006). Perencanaan pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2007). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Remaja Rosdakarya.

Ruseffendi. (1998). Statistika dasar untuk penelitian pendidikan. IKIP Bandung Press.

Sahin, M. (2010). The impact of problem-based learning on engineering students’ beliefs about physics and conceptual understanding of energy and momentum. European Journal of Engineering Education, 35(5), 1469-5898.

Savery, J. R. (2006). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1).

Schmit, H. G., & Moust, J. H. C. (2000). Factors affecting small-group learning: A review of the research. In D. H. Evensen & C. E. Hmelo (Eds.), Problem-based learning: A research perspective on learning interactions.

Sudjana, D. (2001). Metode & teknik pembelajaran partisipatif. Falah.

Published

2019-08-23

How to Cite

Riani, H. Y. (2019). Pembelajaran kontekstual dengan wawancara untuk meningkatkan keterpahaman siswa pada pelajaran bahasa Jerman. Jurnal Penelitian Pendidikan, 19(2), 223-230. https://doi.org/10.17509/jpp.v19i2.19767