Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar

Authors

  • Sumianto SDIT Raudhatur Rahmah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v17i2.8253

Keywords:

kemampuan berpikir kritis, model problem based learning, sikap peduli lingkungan

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini dilakukan agar siswa selalu memiliki kebiasaan untuk berpikir sisi baik dan sisi buruk sebelum memutuskan suatu keputusan dalam kehidupan siswa kelak. Penelitian ini dilakukan di SDIT Raudhatur Rahmah Pekanbaru dengan subjek berjumlah 60 orang siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain kuasi eksperimen dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis digunakan soal bentuk uraian dan menggunakan angket untuk mengukur sikap peduli lingkungan siswa. Perhitungan analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan bantuan software SPSS Versi 16.0 for windows dan Microsoft Excel 2013. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan lebih baik bila dibandingkan dengan peningkatan pada kelas yang menggunakan pembelajaran secara konvensional.

References

Akinoglu, O., & Tandongan, R. O. (2006). The effect of problem-based active learning in sciences education on students academic achievement, attitude and concept learning. Eurasia Journal of Mathematics, Sciences & Technology Education, 3(1), 71–81. http://www.ejmdte.com

Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan. (2011). Panduan pelaksanaan pendidikan karakter. Kemendiknas.

Desfandi, M. (2015). Mewujudkan masyarakat berkarakter peduli lingkungan melalui program Adiwiyata. Sosio Didaktika: Social Science Education Journal, 2(1), 31–37.

Gumelar, A. (2015). Pembinaan karakter peduli lingkungan melalui gerakan tanam pohon di SMP Ma’Arif 06 Brebes [Tesis]. Sekolah Pascasarjana, Universitas Indonesia.

Hermawan, D. (2014). Pengaruh metode PBL terhadap pemahaman konsep dan sikap kepedulian siswa pada lingkungan [Tesis]. Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.

Hernani, et al. (2009). Membelajarkan konsep sains-kimia dari perspektif sosial untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP. Jurnal Pengajaran MIPA, 13(1). http://fpmipa.upi.edu

Ismaimuza, D. (2010). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif terhadap kemampuan berfikir kritis matematis dan sikap siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1).

Karlimah. (2010). Kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematis mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan PGSD FIP.

Kosasih, E. (2014). Strategi belajar dan pembelajaran implementasi kurikulum 2013. Yrama Widya.

Laili, N. I., & Azizah, A. (2015). Implementasi model pembelajaran berbasis masalah untuk melatih keterampilan berfikir kritis dan self efficacy pada materi pokok faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi kelas XI SMAN 4 Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Kimia Universitas Negeri Surabaya, 4(1), 62–68

Nurlatifah, D. (2015). Pengaruh implementasi scientific approach bermuatan nilai pada pembelajaran lingkungan terhadap kemampuan berfikir kreatif dan sikap siswa [Tesis]. Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.

Pardjono, & Wardaya. (2009). Peningkatan kemampuan analisis, sintesis, dan evaluasi melalui pembelajaran problem solving. Jurnal Cakrawala Pendidikan, XXVIII(3).

Redhana, I. W. (2012). Model pembelajaran berbasis masalah dan pertanyaan Socratik untuk meningkatkan keterampilan berfikir kritis siswa. Cakrawala Pendidikan, XXXI(3), 350–382.

Sadia, W. S. (2007). Pengembangan kemampuan berfikir formal siswa SMA melalui penerapan model pembelajaran PBL dan cycle learning dalam pembelajaran fisika. Pendidikan dan Pengajaran Undika, XXXX(1), 1–18.

Sahin, M. (2009). Effect of problem based-learning on university students’ epistemological beliefs about physics learning and conceptual understanding of Newtonian mechanics. Journal Science Education Technology, 19, 266–275.

Sanjaya, W. (2007). Pembelajaran dalam implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Penerbit Media Group.

Sanjaya, W. (2009). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Prenada.

Setyorini, U., Sukiswo, S. E., & Subali, B. (2011). Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 7, 53–56.

Sulistiono, E., Tjandrakirana, & Sri, Y. R. (2014). Peningkatan kemampuan berfikir kritis siswa menggunakan perangkat pembelajaran IPA SMP berorientasi pemecahan masalah. Jurnal Pen Sains, 1(2).

Susilo, A. B. (2012). Pengembangan model pembelajaran IPA berbasis masalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan berfikir kritis siswa SMP. Journal of Primary Educational, 1(1), 57–63.

Universitas Pendidikan Indonesia. (n.d.). [Artikel jurnal]. Jurnal Universitas Pendidikan Indonesia, 11(2), 51–60.

Wardhani, dkk. (2012). Pembelajaran fisika dengan model pembelajaran problem based learning menggunakan multimedia dan modul ditinjau dari kemampuan berfikir abstrak dan kemampuan verbal siswa. Jurnal Inkuiri, 1(2), 163–169. http://jurnal.pasca.uns.ac.id

Yunia, S. D. (2014). Memperkuat upaya pengembangan karakter kemandirian siswa melalui project based learning [Tesis]. Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.

Published

2017-08-25

How to Cite

Sumianto, S. (2017). Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 17(2), 179-188. https://doi.org/10.17509/jpp.v17i2.8253