Penerapan model pembelajaran experiential learning terhadap perubahan konseptual siswa pada materi sifat-sifat cahaya

Authors

  • Gilang Camilla Alamanda SD Negeri Pameuntasan 1 Kabupaten Bandung

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v17i1.6631

Keywords:

experiential learning, miskonsepsi, perubahan konsep

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya kualitas pembelajaran atau pembelajaran yang lebih mementingkan isi daripada proses sehingga penerapan pembelajaran khususnya pada materi sifat-sifat cahaya hanya mengandalkan hafalan-hafalan konsep-konsep yang dapat mengakibatkan siswa tidak bisa menghubungkan konsep-konsep yang sedang dipelajarinya. Materi sifat-sifat cahaya merupakan materi yang bersifat fenomena sehingga dalam penerapannya diperlukan sebuah tahapan-tahapan penerapan pembelajaran yang dipusatkan kepada siswa yakni salah satunya dengan penerapan model pembelajaran Experiential Learning. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V pada salah satu komplek SD Negeri yang ada di Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, jumlah seluruh siswa kelas V yang ada pada SD Negeri tersebut sebanyak 161 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak tanpa mengubah kondisi kelas. Sampel kelas kontrol diambil dari kelas VA yang berjumlah 31 siswa, dan sampel kelas eksperimen diambil dari kelas VB yang berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes pemahaman konsep, lembar keterlaksanaan model pembelajaran Experiential Learning, dan lembar angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Pembelajaran Experiential Learning mengubah pemahaman konsep siswa dilihat dari nilai rata-rata kelas yang meningkat saat pretes sebesar 12,387 menjadi 40,84 pada saat postes; 2). Pembelajaran Experiential Learning dapat meningkatkan perubahan konsepsi siswa dengan nilai n-gain sebesar 0,596 yang termasuk kategori sedang. Pembelajaran Experiential Learning juga meningkatkan pemahaman konsep siswa dari 5,16% menjadi 55%; 3). Siswa kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran Experiential Learning menunjukkan antusiasme terhadap pembelajaran dengan menjawab rata-rata skala angket sikap sebesar 2,92. Implikasi dari penelitian ini adalah 1). Model pembelajaran Experiential Learning dapat digunakan sebagai model pembelajaran alternatif untuk mengubah dan meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi sifat-sifat cahaya; 2). Tes kognitif berupa three tier test terbukti dapat digunakan sebagai alat ukur perubahan konsepsi siswa; 3) Model pembelajaran Experiential Learning dapat digunakan sebagai kegiatan belajar yang menunjang proses pembelajaran yang menyenangkan, saintifik, dan memberikan hasil pemahaman konsep yang baik.

References

Allen, M., & Coole, H. (2012). Experimenter confirmation bias and the correction of science misconceptions. Journal of Science Teacher Education, 23(4), 387–405.

Dale, E. (2013). Audiovisual methods in teaching (6th ed.). Holt, Rinehart and Winston.

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2015). How to design and evaluate research in education. McGraw-Hill Humanities/Social Sciences/Languages.

Hammer, D. (2015). More than misconceptions: Multiple perspectives on student knowledge and reasoning, and an appropriate role for education research. American Journal of Physics, 64(10), 1316–1325.

Hasan, S., Bagayoko, D., & Kelley, E. (2012). Misconceptions and the certainty of response index (CRI). Physics Education, 34, 294–299.

Holmqvist, M. (2014). Experiential learning processes of exploitation and exploration within and between organizations: An empirical study of product development. Organization Science, 15(1), 70–81.

Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2015). Learning styles and learning spaces: Enhancing experiential learning in higher education. Academy of Management Learning & Education, 4(2), 193–212.

Robert J Sternberg, & Li-Fang Zhang. (2013). Perspectives on thinking, learning, and cognitive styles. Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

Sriani, N., & Sutama, I. (2015). Penerapan model pembelajaran experiential learning untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi pada siswa. Pendidikan Bahasa dan …, 1(2), 14–21.

Syafriani, S. (2013). Penerapan model pembelajaran berbasis pengalaman dengan pendekatan inkuiri pada materi cahaya untuk meningkatkan. Jurnal Pendidikan, 3(2), 50–68.

Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS). (2014). International association for the evaluation of educational achievement. Lynch School of Education. College.

Trianto. (2012). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasi dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Bumi Aksara.

Undang-Undang Dasar. (2013). Undang-undang dasar tentang sistem pendidikan nasional.

Wonoharjo, S. (2012). Dasar-dasar sains: Menciptakan masyarakat sadar sains. Indeks.

Published

2017-04-21

How to Cite

Alamanda, G. C. (2017). Penerapan model pembelajaran experiential learning terhadap perubahan konseptual siswa pada materi sifat-sifat cahaya. Jurnal Penelitian Pendidikan, 17(1), 28-34. https://doi.org/10.17509/jpp.v17i1.6631