Peramalan penentuan jumlah permintaan konsumen berbasis teknologi informasi terhadap produk bordir pada Kota Tasikmalaya

Authors

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v16i3.4824

Keywords:

bordir, exponential smoothing, netbeans, peramalan

Abstract

Peramalan penentuan jumlah permintaan konsumen berbasis teknologi informasi terhadap produk bordir di Kota Tasikmalaya, mempunyai tujuan khusus untuk menentukan jumlah kebutuhan permintaan konsumen secara periodik, berkala dan pola kebutuhan permintaan konsumen di masa yang akan datang secara tren, musiman. Penelitian ini berawal dari konsep pemikiran bagaimana supaya produsen bordir di Kota Tasikmalaya mendapatkan pendapatan yang optimal dan efisien dalam biaya produksi bordir mereka. Pendekatan peramalan dalam penelitian ini menggunakan metode Time Series dengan menggunakan Single Exponential Smoothing Model untuk mendapatkan nilai peramalan secara periodik, Double Exponential Smoothing Model untuk mendapatkan nilai peramalan secara tren dan Triple Exponential Smoothing Model dengan Multiplicative Seasonal Model untuk mendapatkan nilai peramalan secara musiman, serta pengujian peramalan menggunakan MAD, MAPE dan MSE untuk mencari eror terkecil. Pada tahap berikutnya dibangun sebuah sistem peramalan penentuan permintaan konsumen dengan menggunakan metode pengembangan sistem waterfall dan pembuatan software yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman Java dengan editor NetBeans dan database MySQL.

References

Assauri, S. (2016). Manajemen operasi produksi (Edisi 3). RajaGrafindo Persada.

Heizer, J., & Render, B. (2015). Manajemen operasi (Edisi 11). Salemba Empat.

Pressman, R. S. (2010). Software engineering: A practitioner approach (7th ed.). McGraw Hill.

Stevenson, W. J., & Chuong, S. C. (2014). Operations management: An Asian perspective. Salemba Empat.

Published

2016-12-16

How to Cite

Sunarmintyastuti, L., Alfarisi, S., & Hasanusi, F. S. (2016). Peramalan penentuan jumlah permintaan konsumen berbasis teknologi informasi terhadap produk bordir pada Kota Tasikmalaya. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(3), 288-296. https://doi.org/10.17509/jpp.v16i3.4824