Penerapan Dialogical Argumentation Instructional Model (DAIM) untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan argumentasi siswa SMA pada materi listrik statik

Authors

  • A Nuryandi Universitas Pendidikan Indonesia
  • D Rusdiana Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v15i3.1422

Keywords:

Dialogical Argumentation Instructional Model, DAIM, kemampuan argumentasi, pemahaman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan memahami dan argumentasi siswa SMA sebagai efek pembelajaran menggunakan Dialogical Argumentation Instructional Model (DAIM). Penelitian dilakukan terhadap siswa SMA kelas XII di salah satu SMA di Kabupaten Majalengka menggunakan metode pre-experiment dengan desain one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman dan kemampuan argumentasi siswa, tes lisan, serta observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan memahami siswa dari persentase skor rata-rata 30,16% menjadi 72,81% dengan nilai persentase N-gain sebesar 61,36% atau pada kriteria sedang dan peningkatan kemampuan argumentasi siswa dari persentase skor rata-rata 27,12% menjadi 72,07% dengan nilai N-gain sebesar 62,01% atau pada kriteria sedang. Berdasarkan tanggapan siswa, model ini membuat mereka lebih merasa tertantang untuk berpikir, melakukan kegiatan diskusi lebih baik, pemahaman siswa terhadap materi lebih mendalam, serta memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi ilmiah menggunakan bukti dan alasan. Penerapan DAIM dalam penelitian ini hanya dilakukan dua pertemuan, disarankan penelitian lebih lanjut melakukan pertemuan lebih banyak lagi untuk meningkatkan efektivitasnya.

References

Anderson, W. L., & Krathwohl, R. D. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Addison Wesley Longman.

Demirbag, M., & Gunel, M. (2014). Integrating argument-based science inquiry with modal representations: Impact on science achievement, argumentation, and writing skills. Educational Sciences: Theory and Practice, 14(1), 386–391.

Demircioglu, T., & Ucar, S. (2012). The effect of argument-driven inquiry on pre-service science teacher’s attitudes and argumentation skills. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 46, 5035–5039.

Kaya, E., Erduran, S., & Cetin, P. S. (2010). High school student’s perceptions of argumentation. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 2, 3971–3975.

Kostelnikova, M., & Ozvoldova, M. (2013). Inquiry in physics classes by means of remote experiments. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 89, 133–138.

National Research Council. (1996). National science education standards. National Academy Press.

Ogunniyi, M. B. (2007a). Teachers’ stance and practical arguments regarding a science indigenous knowledge curriculum, paper 1. International Journal of Science Education, 29(8), 963–985.

Ogunniyi, M. B. (2007b). Teachers’ stance and practical arguments regarding a science indigenous knowledge curriculum, paper 2. International Journal of Science Education, 29(10), 1189–1207.

Osborne, J. (2010). Arguing to learn in science: The role of collaborative, critical discourse. Science, 328(5977), 463–466.

Passmore, C. M., & Svoboda, J. (2012). Exploring opportunities for argumentation in modelling classrooms. International Journal of Science Education, 34(10), 1535–1554.

Robertshaw, B., & Campbell, T. (2013). Constructing arguments: Investigating pre-service science teacher’s argumentation skills in a socio-scientific context. Science Education International, 24(2), 195–211.

Published

2015-12-18

How to Cite

Nuryandi, A., & Rusdiana, D. (2015). Penerapan Dialogical Argumentation Instructional Model (DAIM) untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan argumentasi siswa SMA pada materi listrik statik. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(3), 76-83. https://doi.org/10.17509/jpp.v15i3.1422