Desain simulator automotive air conditioning untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v15i2.1299Keywords:
automotive air conditioning, model pembelajaran, simulatorAbstract
Perkembangan teknologi automotive air conditioning dan aplikasinya sangat cepat, salah satunya dengan menerapkan green technology. Penerapan green technology pada teknologi air conditioning, karena masih menggunakan refrigeran yang mengandung unsur kimia yang merusak lapisan ozon dan pemanasan global. Alih teknologi bidang air conditioning yang ramah lingkungan, belum dibarengi dengan ketersediaan tenaga kerja pada tingkat SMK dan perguruan tinggi yang memadai, baik kuantitas maupun kompetensinya. Pada level SMK dan perguruan tinggi, kompetensi akademik dan vokasional bidang automotive air conditioning harus terus ditingkatkan dan diperbaharui sesuai dengan perkembangan teknologinya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan simulator automotive air conditioner dan model pembelajaran tata udara pada otomotif berwawasan teknologi ramah lingkungan. Penelitian menggunakan metode research and development dengan langkah-langkah: studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan melalui uji coba simulator, validasi, dan produk akhir. Simulator dibuat sesuai dengan kondisi di dunia kerja agar tidak terjadi miskonsepsi dan malapraktik automotive air conditioning. Simulator ini dibuat secara kompak dan mobile atau dapat dipindah dan dibawa. Model pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang dipersyaratkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan bantuan simulator automotive air conditioner dan model pembelajaran yang tepat mahasiswa mampu menyerap konsep dan praktik lebih cepat 85%. Hasil belajar pada ranah afektif, kognitif, psikomotor dan kompetensi meningkat secara signifikan.
References
Ariazone. (2014). Automotive air conditioning training. Ariazone Automotive & Industrial Refrigerant Service Equipment. http://www.ariazone.com/
Borg, W. R., & Gall, M. D. (2003). Educational research: An introduction (7th ed.). Pearson Educational Inc.
Dwiggins, B. H. (1983). Automotive air conditioning (5th ed.). Delmar Publ. Inc.
Johnson. (2002). Meaningful assessment, a manageable and cooperative process. Allyn and Bacon.
Kemp, J. E. (1994). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Addison-Wesley.
Sadiman, A. S. (2011). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Pustekkom Dikbud dan Raja Grafindo Persada.
Sanaky, H. (2009). Media pembelajaran. Safiria Insania Press.
Shiddiqi. (2012). Green technology. https://sites.google.com/site/greentechnology
Siregar, F., et al. (2006). Manajemen link and match antara perguruan tinggi dan industri dalam perspektif jejaring pengetahuan. Prosiding Seminar Nasional Sistem Inovasi Nasional. LIPI.
Susilana, R., & Riyana, C. (2007). Media pembelajaran. Wacana Prima.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2015 Kamin Sumardi, Wahid Munawar, Ridwan A M Noor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.