Pengembangan model pendidikan gizi untuk mencegah foodborne diseases pada penjual makanan jajanan

Authors

  • Ai Nurhayati Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v15i2.2429

Keywords:

penjual makanan jajanan, sanitasi hygiene

Abstract

Mahasiswa pada umumnya menghabiskan waktunya sebagian besar di kampus, sehingga harus memenuhi kebutuhan melalui makanan jajanan di kantin lingkungan kampus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan pendidikan gizi tentang sanitasi hygiene bagi penjual makanan jajanan di lingkungan kampus berdasarkan analisis perilaku personal hygiene sanitasi dalam penanganan (food handling practice) makanan jajanan di kantin lingkungan kampus mulai penyiapan bahan, pengolahan, penyajian makanan dan minuman kepada konsumen serta peralatan yang digunakan untuk mencegah foodborne diseases. Desain penelitian tahap pertama digunakan deskriptif. Pengambilan data menggunakan tes dan pedoman observasi, dengan metode wawancara dan pengamatan. Objek penelitian adalah para penjual makanan jajanan di kantin dalam lingkungan kampus UPI. Teknik sampling dengan menggunakan sampel total sehingga sampel adalah seluruh penjual makanan jajanan yang ada di dalam lingkungan kampus UPI. Analisis hasil penelitian dilakukan secara deskriptif dalam bentuk tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan penjual makanan berada pada kategori yang baik, sedangkan sikap personal hygiene berada pada kategori cukup baik, dan perilaku personal hygiene berada pada kategori cukup baik.

References

Adam, M., & Motarjemi, Y. (2001). Dasar-dasar keamanan pangan untuk petugas kesehatan (M. A. Wijayarini, Terj.). EGC.

Ali, M. (1985). Penelitian kependidikan: Prosedur & strategi. Angkasa.

Anwar, F. (2004). Keamanan pangan. Dalam Y. F. Baliwati, A. Khomsan, & C. M. Dwiriani (Eds.), Pengantar pangan dan gizi. Penebar Swadaya.

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Azwar, A. (1995). Pengantar ilmu kesehatan lingkungan. Mutiara Sumber Widya.

Cahanar, P., & Suhanda, I. (2006). Makan sehat hidup sehat. Kompas Media Nusantara.

Chandra, B. (2007). Pengantar kesehatan lingkungan. EGC.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2003). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/Menkes/SK/VII/2003 tentang Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan.

Djajadiningrat, S. (1989). Makanan kesehatan dan katering. Miswar.

Dwiriani, C. M. (2004). Pengantar pangan dan gizi. Penebar Swadaya.

Endang, E., Nurhayati, A., & Setiawati, T. (2009). Analisis perilaku gizi remaja di daerah perkotaan dan pedesaan [Laporan penelitian]. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia.

Fathonah, S. (2005). Hygiene sanitasi makanan. UNNES Press.

Komalasari. (2003). Kontribusi energi dan protein makanan jajanan terhadap konsumsi energi dan protein total serta kaitannya dengan status gizi [Tesis tidak diterbitkan]. Universitas Diponegoro.

Kusmayadi, A., & Sukandar, D. (2008). Cara memilih dan mengolah makanan untuk perbaikan gizi masyarakat. http://database.deptan.go.id

Published

2015-08-28

How to Cite

Nurhayati, A. (2015). Pengembangan model pendidikan gizi untuk mencegah foodborne diseases pada penjual makanan jajanan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(2), 9-14. https://doi.org/10.17509/jpp.v15i2.2429

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.