Pengembangan model pembelajaran STS (science-technology-society) untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan hidup pada mata kuliah Ekologi Manusia

Authors

  • Wanjat Kastolani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/jpp.v15i1.1279

Keywords:

environment, learning model, STS teaching, students’ awareness

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses identifikasi masalah lingkungan hidup yang dapat dilakukan mahasiswa pada mata kuliah Ekologi Manusia, mengembangkan prosedur model pembelajaran STS pada mata kuliah Ekologi Manusia, dan membandingkan tingkat efektivitas model pembelajaran STS dengan model konvensional yang selama ini dilakukan pada perkuliahan Ekologi Manusia. Desain eksperimen yang akan digunakan adalah pretest-posttest, non-equivalent control group design. Dengan desain ini, subjek penelitian dites sebelum mendapat perlakuan (pretest). Pretest dalam desain penelitian ini digunakan untuk pengontrolan secara statistik (statistical control) dan untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap capaian skor (gain score). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes awal (pretest) nilai rata-rata yang diperoleh oleh responden hanya 17,0 dari 40 soal yang diajukan, artinya jauh di bawah rata-rata. Standar deviasi dari rangkaian skor nilai adalah sekitar 4,8. Selanjutnya, dari data hasil posttest ada kenaikan rata-rata menjadi 22,7 yang menjawab dengan benar dari 40 soal. Dengan demikian, sudah dapat disimpulkan bahwa metode STS dapat meningkatkan prestasi mahasiswa.

References

Anonim. (2003). Pendekatan kontekstual. Departemen Pendidikan Nasional.

Dikmenum. (1997). Metodologi pembelajaran: Bahan penataran untuk guru SMU. Depdikbud.

Hisyam Zaini, Bermawy Munthe, & Sekar Ayu Aryani. (2002). Strategi pembelajaran aktif di perguruan tinggi. CTSD, IAIN Sunan Kalijaga.

Nana Sudjana. (1989). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Sinar Baru.

Paul Suparno. (1997). Filsafat konstruktivisme dalam pendidikan. Kanisius.

Poedjiadi, A. (2005). Sains teknologi masyarakat. Remaja Rosdakarya.

Ratna Wilis Dahar. (1989). Teori-teori belajar. Erlangga.

Slameto. (1988). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Bina Aksara.

Sukmadinata, N. S. (2004). Kurikulum dan pembelajaran kompetensi. Kesuma Karya.

Sumaatmadja, N. (1980). Metodologi pengajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS). Alumni.

Suryabrata, S. (1983). Metode penelitian. Raja Grafindo Persada.

Published

2015-04-24

How to Cite

Kastolani, W. (2015). Pengembangan model pembelajaran STS (science-technology-society) untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan hidup pada mata kuliah Ekologi Manusia. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(1), 1-9. https://doi.org/10.17509/jpp.v15i1.1279