Internalisasi nilai toleransi melalui model storytelling pada pembelajaran PKn untuk mengatasi masalah tawuran (Studi kasus tawuran pelajar sekolah menengah di Sukabumi)
DOI:
https://doi.org/10.17509/jpp.v13i1.3473Keywords:
internalisasi nilai toleransi, model telling story, tawuran pelajarAbstract
Kenakalan remaja seperti tawuran telah membuat resah masyarakat. Bentuk kenakalan tersebut merupakan ungkapan diri pelajar yang diakibatkan konflik diri. Storytelling merupakan salah satu model dalam pembelajaran yang kemudian diujicobakan dalam mata pelajaran PKn, sebagai salah satu cara untuk menangani kasus tawuran pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis tentang internalisasi nilai toleransi melalui model storytelling pada pembelajaran PKn untuk mengatasi masalah tawuran. Pendekatan yang digunakan untuk mengungkap permasalahan-permasalahan tersebut adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan metode campuran. Data-data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, studi kepustakaan, dan uji coba model pembelajaran storytelling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor utama penyebab terjadinya tawuran antar pelajar di Sukabumi adalah adanya sistem balas dendam yang turun temurun dan dilestarikan kepada generasi berikutnya, sehingga tawuran bagi mereka merupakan panggilan jiwa dan solidaritas terhadap temannya yang telah dianiaya. Tawuran terjadi sebagian besar diakibatkan oleh hal-hal sepele, yang sebetulnya hal tersebut bukan untuk dijadikan masalah besar. Maka dari itu, nilai toleransi mutlak untuk ditanamkan kepada para pelajar, khususnya mereka yang terlibat dalam tawuran; (2) model storytelling pada PKn untuk peserta didik sangat berpengaruh, terutama dalam pembentukan sikap nilai toleransi peserta didik. Peserta didik diajak untuk memutuskan segala permasalahan yang ada pada diri mereka, menurut pemikiran dan pendapat dari orang yang berpengetahuan dan berpengalaman yaitu dari guru.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik kriminalitas remaja di Indonesia. BPS Press.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Model-model pembelajaran inovatif dalam pendidikan kewarganegaraan. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sukabumi, P. K. (2024). Laporan tahunan penanganan konflik pelajar di wilayah Sukabumi. Dinas Pendidikan.
Suryadi, A. (2021). Metodologi penelitian pendidikan: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed methods. Remaja Rosdakarya.
Wibowo, A. (2022). Internalisasi nilai toleransi melalui metode storytelling. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 112-125.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2013 Julianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.