##navigation.skip##

Article

HomeVol. 8 No. 1 (2008): Jurnal AbmasParadigma baru pengabdian kepada masyarakat

Paradigma baru pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Andaikata muncul pandangan masyarakat yang menuding PT negatif dan skeptis, warga PT jangan tergesa-gesa melakukan serangan pembelaan dengan pernyataan, tetapi terlebih dahulu self assessment dan refleksi secara menyeluruh terhadap program-program kinerja PT. Sebab bila dengan serangan pernyataan hanya akan menyembunyikan lonceng kematian PT. Bahkan bisa timbul petaka ketegangan antara komponen kampus dan masyarakat. Usaha self assessment dan refleksi dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan seperti: Mengapa pandangan masyarakat terhadap PT bersifat negatif? Apakah terdapat pandangan masyarakat bahwa PT mempunyai kesadaran tanggung jawab sosial? Apa akibat PT mengabaikan kesadaran tanggung jawab sosial? Filsafat PT cenderung lebih berorientasi produk daripada berorientasi akuntabilitas sosial? Memang saat ini aksi yang menonjol dari pengabdian kepada masyarakat dikemas dalam program pendidikan kepada masyarakat, program pelayanan kepada masyarakat, KKN, pengembangan potensi wilayah, dan action research. Bahkan merancang implementasi secara ilmiah dan lintas disiplin serta melembaga dan lintas lembaga menyangkut model-model pengabdian masyarakat yang berorientasi kepada kebutuhan masyarakat. Namun, semua itu belum cukup, kiranya perlu paradigma baru pengabdian kepada masyarakat, yaitu melaksanakan komitmen jangka panjang dengan program keberpihakan kepada masyarakat seperti keprihatinan yang tulus membantu kesejahteraan masyarakat.

Keywords : action research , community services , kesejahteraan masyarakat , paradigma baru , tanggung jawab sosial

References

Buchori, M. (1990). Kebebasan akademik.

Chung, K. H. (1987). Management: Critical success factors.

Cummings, W. K. (1981). Pendidikan tinggi dan masyarakat Indonesia.

Depdiknas. (2008). Rencana strategis 2010–2014. Depdiknas.

Drost, J. (1990). Untuk apa PT didirikan?.

Duke, D. L., dkk. (1996). School policy.

Kossen, S. (1986). The human side of organization.

Mardjono, M. (1981). Mencari sarjana merakyat.

Sonhadji, A. (2006). Pembaharuan sistem manajemen lembaga pendidikan.

Widiastono, T. O. (1990). Perguruan tinggi kita.

Yeosoef, D. (1981). Pendidikan, kebudayaan dan pembentukan manusia.