##navigation.skip##

Article

HomeVol. 6 No. 1 (2006): Jurnal AbmasPelayanan dan manfaat koperasi, serta pengaruhnya...

Pelayanan dan manfaat koperasi, serta pengaruhnya terhadap partisipasi anggota (suatu kasus pada koperasi produsen tahu tempe Kabupaten Tasikmalaya)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari masalah menurunnya kinerja Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia Kabupaten Tasikmalaya, antara lain ditandai dengan menurunnya pelayanan, menurunnya jumlah anggota dan menurunnya simpanan-simpanannya. Masalah ini dirumuskan satu rumusan masalah, yaitu: Seberapa besar kualitas pelayanan dan manfaat Koperasi secara simultan berpengaruh terhadap tingkat partisipasi anggota?. Penelitian dilakukan terhadap responden dengan mengambil sampel sebanyak 80 orang dari populasi anggota KOPTI Tasikmalaya yang berjumlah 397 orang, berdasar versi Taro Yamane, penentuannya didasarkan atas Stratified Proporsional Sampel Random Sampling. Metode yang digunakan explanatory survey method dengan menggunakan data primer dan sekunder. Variabel yang dianalisis yaitu faktor kualitas pelayanan Koperasi dan variabel manfaat Koperasi. Sedangkan pengujian validitas digunakan teknik korelasi melalui Koefisien Korelasi Product Moment dari Pearson. Uji reliabilitas digunakan adalah teknik korelasi belah dua (split-half) dengan formula Spearman-Brown. Sedangkan teknik analisis data, digunakan analisis korelasi dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan manfaat Koperasi berpengaruh positif terhadap partisipasi anggota pada Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (KOPTI) Tasikmalaya. Berarti semakin tinggi kualitas pelayanan dan manfaat yang diberikan oleh Koperasi, maka partisipasi anggota juga akan semakin meningkat.

Keywords : koperasi produsen tahu tempe , kualitas pelayanan , manfaat koperasi , partisipasi anggota , Kabupaten Tasikmalaya

References

Arifin, S., & Tamba, H. (2001). Koperasi — teori dan praktek. Jakarta: Erlangga.

Hanel, A. (1989). Organisasi koperasi — pokok-pokok pikiran mengenai organisasi koperasi di negara-negara berkembang. Bandung: Universitas Padjadjaran.

Hendrojogi. (1999). Koperasi — azas-azas, teori dan praktek. Jakarta: Rajawali Pers.

Ikatan Akuntansi Indonesia. (1999). Standar akuntansi keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2000). Rencana strategi pembangunan koperasi, usaha kecil dan menengah RI tahun 2001-2005. Jakarta.

Kerlinger, F. N. (1990). Foundations of behavioral research (Terjemahan). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Muenker, H. (1989). Cooperative principles and cooperative law (Terjemahan). Bandung: Universitas Padjadjaran.

Nasution, M. (2002). Kinerja koperasi — mengukur keberhasilan koperasi. Jakarta.

Reksodiprodjo, S. (2001). Manajemen koperasi. Yogyakarta: BPFE.

Ropke, J. (1995a). Kewirausahaan koperasi — dinamika kewirausahaan dan pengembangan dalam organisasi swadaya. Bandung: UPT Penerbitan IKOPIN.

Ropke, J. (1995b). Manajemen strategis untuk koperasi dan organisasi swadaya. Bandung: UPT Penerbitan IKOPIN.

Ropke, J. (2003). Ekonomi koperasi — teori dan manajemen. Jakarta: Salemba Empat.

Roy, E. P. (1981). Cooperatives today and tomorrow. Danville, Illinois: The Interstate Printers and Publishers, Inc.

Singaribun, M., & Efendi, S. (1996). Metode penelitian survey. Jakarta: LP3ES.

Sitio, A., & Tamba, H. (2001). Koperasi — teori dan praktek. Jakarta: Erlangga.

Sugianto. (2002a). Promosi Ekonomi Anggota (PEA) sebagai ukuran kinerja keuangan koperasi. Dalam Rusidi & M. Suratman (Ed.), 20 pokok pemikiran tentang pembangunan koperasi (Bunga Rampai). Bandung: IKOPIN.

Sugianto. (2002b). Sistem akuntansi koperasi berdasarkan PSAK No. 27 tahun 1999 untuk menghasilkan informasi keuangan yang sesuai dengan jati diri koperasi. Jurnal Koperasi Indonesia, XVII(1).

Sugiyono. (2001). Metode penelitian bisnis (Cetakan ke-4). Bandung: Alfabeta.

Sukamdiyo, I. (1996). Manajemen koperasi. Jakarta: Erlangga.

Syamsuri, S. A. (1986). Daya hidup koperasi dan implikasinya terhadap kesejahteraan anggota [Disertasi pascasarjana tidak diterbitkan]. IKIP Bandung.

Tim IKOPIN. (1999). Pedoman umum implementasi pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) No. 27 tahun 1999. Bandung: IKOPIN.