##navigation.skip##

Article

HomeVol. 2 No. 1 (2002): Jurnal AbmasPercepatan ketrampilan membaca Al-Qur’an di sekolah...

Percepatan ketrampilan membaca Al-Qur’an di sekolah melalui metode Bil Hikmah

Abstract

Banyaknya siswa yang buta huruf Al-Qur'an, tidak adanya metode cepat membaca Al-Qur'an, dan tidak adanya model manajemen pemberantasan buta huruf Al-Qur'an, merupakan masalah akut sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Belakangan terdapat metode Bil-Hikmah, suatu metode cepat membaca Al-Qur'an bagi segala umur. Metode Bil-Hikmah mengambil keunggulan dua metode induknya. Dari Baghdadiyyah diambil keunggulan "struktur huruf dan bacaan", dan dari Shautiyyah diambil keunggulan "bacaan langsung tanpa mengeja". Dengan menggunakan prinsip pedagogis, psikologi belajar, dan manajemen model Kutab, hasilnya terbukti sangat efektif dan efisien. Dalam waktu yang relatif singkat, para siswa terbukti cepat pintar membaca Al-Qur'an.

Keywords : al-qur'an , buta huruf , metode bil-hikmah , model kutab , pembelajaran cepat

References

Ahmad Shalaby (1977), Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Bulan Bintang.

As’ad Humam (1989), Buku Iqra: Cara Cepat Belajar Membaca Al-Qur'an Jilid 1-6, Yogyakarta: Penerbit Tunggal.

Munawar Rahmat (1995), "Metode Baghdadiyah dan Shautiyah: Dua Metode Induk Membaca Al-Qur'an", Makalah Pelatihan di Kampus Unisba.

M. Wildan Yahya (2000), Buku Bil-Hikmah: Cara Cepat Membaca dan Menulis Al-Qur'an, Bandung: Yayasan Baitul Hikmah Indonesia (YBHI).

Tim PPBQ (2001), Buku Panduan Metode Bil-Hikmah dan Manajemen Kutab, Bandung: Yayasan Baitul Hikmah Indonesia (YBHI).

Udin Supriadi & Munawar Rahmat (2001), "Studi Efektivitas Metode Bil-Hikmah dan Manajemen Kutab dalam Memberantas Buta Huruf Al-Qur'an Mahasiswa UPI", Laporan Penelitian, Bandung: Lembaga Penelitian UPI.

Udin Supriadi (2001), "Pendidikan dan Pelatihan Cara Cepat Membaca dan Menulis Al-Qur'an Metode Bil-Hikmah Bagi Guru Agama SD dan SLTP se-Kotamadya Bandung", Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat, Bandung: Jurusan MKDU FPIPS UPI.