##navigation.skip##

Article

HomeVol. 26 No. 1 (2026): Jurnal AbmasTechnopreneur produces gluten-free flour for the...

Technopreneur produces gluten-free flour for the Al-Muawanah Tasikmalaya Cooperative

Abstract

The growing trend of healthy lifestyles and increasing awareness of health conditions such as celiac disease have driven global demand for gluten-free food products. Al Muawanah Cooperative in Tasikmalaya has great potential in utilizing local resources such as cassava, bananas, and breadfruit to create market opportunities. This article aims to design a Technopreneurship-based business model for producing gluten-free flour among cooperative members. The Technopreneurship approach is integrated throughout the value chain, from production using standardized, simple equipment to digital marketing through social media and e-commerce platforms to effective cooperative management. The implementation method consists of three main stages: preparation (feasibility study and training), implementation (production and marketing), and evaluation. The results of the discussion indicate that this model not only has the potential to increase members’ incomes through the sale of high-value-added products but also to empower them with digital and entrepreneurial skills relevant to the modern economy. It is concluded that adopting a Technopreneurship concept in gluten-free flour processing is a feasible and sustainable strategy to enhance the cooperative's competitiveness and economic independence.

 

Abstrak

Tren gaya hidup sehat dan meningkatnya kesadaran akan kondisi kesehatan, seperti penyakit celiac, telah meningkatkan permintaan produk pangan bebas gluten secara global. Koperasi Al Muawanah di Tasikmalaya memiliki potensi besar untuk memanfaatkan sumber daya lokal, seperti singkong, pisang, dan sukun, sebagai peluang pasar. Artikel ini bertujuan untuk merancang model usaha berbasis technopreneur dalam pembuatan tepung bebas gluten bagi anggota koperasi. Pendekatan Technopreneur diintegrasikan dalam seluruh rantai nilai, mulai dari produksi menggunakan alat sederhana yang terstandardisasi, pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce, hingga manajemen koperasi yang efektif. Metode pelaksanaan program meliputi tiga tahap utama: persiapan (studi kelayakan dan pelatihan), implementasi (produksi dan pemasaran), serta evaluasi. Hasil diskusi menunjukkan bahwa model ini tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan anggota melalui penjualan produk bernilai tambah tinggi, tetapi juga memberdayakan mereka dengan keterampilan digital dan kewirausahaan yang relevan dengan era ekonomi modern. Disimpulkan bahwa adopsi konsep Technopreneur dalam pengolahan tepung bebas gluten merupakan strategi yang dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi Koperasi Al-Muawanah.

Kata Kunci: koperasi pemberdayaan masyarakat; pemasaran digital; technopreneur; tepung bebas gluten

Keywords : community empowerment , digital marketing , gluten-free flour production , technopreneurship

References

Aiffah, D. N., Ma'ruf, A., Putri, R. N., Hamad, A., & Santosa, A. P. (2024). Production of high protein mocaf (modified cassava flour) using papain and lactic acid bacteria. Jurnal Teknik Kimia, 19(1), 1-12.

Astuti, P., Zain, D., Ardandi, A., Firena, V., Nuraeni, A., Salsabila, S., ... & Ibrahim, M. K. (2024). Inovasi produk pangan lokal: Optimalisasi tepung mocaf sebagai bahan baku kukis kering untuk mendukung ekonomi kreatif Desa Sokawera, Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 361-370.

Audretsch, D. B., Heger, D., & Veith, T. (2020). Infrastructure and entrepreneurship: Evidence from the German autobahn. Journal of Business Venturing, 44(2), 1-13.

Budiyanti, T., Sari, N. K., & Lestari, D. P. (2024). Karakteristik organoleptik bolu kukus dengan penambahan tepung pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica) sebagai alternatif pangan fungsional. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 15(2), 89-98.

Daryana, A. P., Saragih, V. G., Akita, A., & Girsang, D. R. (2025). Tren healthy fast food: Analisis model bisnis dan potensi pertumbuhan di era gaya hidup sehat di Kota Medan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 25(1), 94-104.

Dawson Jr, G. E., Antunes Jr, J. A. V., Wegner, D., & Adami, V. S. (2024). Creating a digital platform for the agricultural cooperative system through interorganizational collaboration. Journal of Rural Studies, 110(1), 1-10.

Feldman, A. (2023). Participatory and critical action research. Educational Action Research, 31(4), 611-619.

Gupta, A. (2025). Enterprise architecture maturity and AI-driven automation strategies for digital transformation in India’s oil and gas industry. International Journal of Applied Mathematics, 38(6s), 1063-1078.

Hartono, L. (2025). Modifikasi pembuatan tepung premix dengan menggunakan tepung pisang dan teh earl grey. Inspire: Journal of Culinary, Hospitality, Digital & Creative Arts and Event, 3(1), 1-10.

Huljanah, M. (2025). Uji Sensori dan Analisis Zat gizi bolu kukus substitusi tepung terigu dengan tepung pisang kepok (Musa acuminata balbisiana colla). (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Ilham, M. A., Santoso, N. Z., Salimi, F. N., Pinanda, L., Chamidawati, T., Hassanah, U., ... & Maksum, M. N. R. (2024). Pengembangan bahan pangan singkong menjadi tepung mocaf sebagai alternatif produk unggulan umkm desa. Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1-3.

Indriyanti, N., Wulandari, R., & Fitriani, A. (2024). Pemanfaatan modified cassava flour (Mocaf) dalam pembuatan cookies: kajian tingkat kesukaan panelis. Jurnal Agroindustri Halal, 10(1), 45-54.

Kraus, S., Palmer, C., Kailer, N., Kallinger, F. L., & Spitzer, J. (2019). Digital entrepreneurship: A research agenda on new business models for the twenty-first century. International Journal of Entrepreneurial Behavior & Research, 25(2), 353-375.

Kurniawan, H., & Fatimah, S. (2023). Strategi komunikasi pemasaran produk pangan fungsional berbasis edukasi kesehatan. Jurnal Manajemen Pangan dan Gizi, 14(2), 112-125.

Latifah, F. N., Oftariana, F. M., & Anjani, K. L. (2025). Digital transformation in sharia cooperative management: Implementation, opportunities, and challenges in the modern digital era. International Journal of Economic Integration and Regional Competitiveness, 2(2), 74-83.

McInnes, H., Klapan, L., Moore, U., Singh, J., & Whelan, K. (2026). Limited availability and higher cost of gluten‐free foods continue in the United Kingdom: A comparative follow‐up over more than a decade. Journal of Human Nutrition and Dietetics, 39(1), 1-13.

Mirosea, N., & Aulia, A. (2023). Pengabdian kepada masyarakat dalam menciptakan nilai tambah ekonomi dari daur ulang kulit pisang. Japimas, 2(1), 30-36.

Mutmainah, D. N., Wulandari, S. A., & Slamet, A. H. H. (2026). Analisis nilai tambah dan strategi pengembangan ubi jalar sebagai bahan pangan subtitusi tepung terigu. Jurnal Agribisnis Unisi, 15(1) 18-29.

Nurul, A., & Ayu, S. F. (2025). Sifat fungsional dan aplikasi tepung pisang kepok (Musa acuminata) pada produk bakery dan pastry. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 13(1), 12-22.

Panjaitan, C. M. A., & Purbiyanti, E. (2025). Analisis perbandingan nilai tambah produk UMKM berbasis tepung mocaf vs non-mocaf di Kota Palembang. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 10(3), 282-297.

Putri, I. W., & Nugraheni, M. (2025). Inovasi banana cookies berbasis tepung mocaf sebagai camilan tinggi serat dan gluten-free. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 20(1), 527-535.

Putri, S. A. (2026). Perencanaan produksi produk olahan daging di PT Karya Bagus Indonesia. (Skripsi, Universitas Andalas).

Rachman, D. F., Amri, S., & Innuddin, M. (2024). Pelatihan technopreneurship di era digital: Strategi pemberdayaan wirausaha lokal menuju transformasi digital berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi, 3(2), 199-210.

Rafiana, N. N. (2023). Technopreneurship strategy to grow entrepreneurship career options for students in higher education. ADI Journal on Recent Innovation (AJRI), 5(2), 110-126.

Rahman, A., Suryani, L., & Pratama, R. (2021). Preferensi konsumen terhadap produk bebas gluten di kawasan perkotaan Indonesia. Jurnal Agribisnis dan Pemasaran, 9(1), 45-58.

Rani, P., Bagri, K., Yadav, P., Sherry, & Nagariya, R. (2026). Digital entrepreneurship in modern techno world: Mapping the literature and future research agenda. International Journal of Entrepreneurship and Small Business, 57(1), 100-129.

Sadiah, I., Fizriani, A., Muhidin, R., Tubagus, R., Khairunnisa, A., & Rahmina, F. (2025). Sosialisasi teknologi pengolahan singkong menjadi tepung singkong termodifikasi (mocaf) di teras Gunung Guntur, Kelurahan Pananjung, Kabupaten Garut. Laksanapadma, 2(1), 18-27.

Saputra, D., & Dewi, M. (2022). Analisis perilaku konsumen pangan sehat: Studi kasus tepung alternatif bebas gluten. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 18(3), 201-215.

Sari, P. K. (2023). Analisis tingkat penerimaan brownies kukus berbasis mocaf (modified cassava flour) dengan substitusi tepung terigu. Jurnal Boga Bahari, 7(2), 23-31.

Semenda, O., Sokolova, Y., Korovina, O., Bratko, O., & Polishchuk, I. (2024). Using social media analysis to improve E-commerce marketing strategies. International Review of Management and Marketing, 14(4), 61-71.

Sepriani, D., & Fahmi, I. A. (2024). Studi nilai tambah singkong menjadi tepung mocaf di KWT Gemilang Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 13(2), 51-56.

Shafa, T. A., Nurhazizah, N., Nazwa, K. T., Safitri, C., Sari, I. M., & Harianto, H. (2024). Pembuatan kripik dengan memanfaatkan limbah batang pisang sebagai sarana peluang bisnis (UMKM) ibu-ibu rumah tangga di Desa Jaharun B Kecamatan Galang. Journal of Human and Education (JAHE), 4(6), 98-106.

Suseno, R., Putri, S. K., Rizki, T., & Pasca, B. D. (2025). Uji organoleptik kukis bebas gluten tepung komposit umbi Kemunak (Xanthosoma sagittifolium). Proceedings Academic Universitas Jambi, 1(1), 43-48.

Tantriadisti, S., Ulfa, M., Pratiwi, D., & Andarwangi, T. (2024). Analysis of the added value of processing cassava into mocaf flour KWT Sedap Malam Bandar Lampung. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 9(2), 95-101.

Wahyudi, M. A. (2025). Peningkatan strategi pemasaran digital pada UMKM konveksi melalui pelatihan pemanfaatan media sosial dan marketplace. East Java Conference Series, 3(1), 87-98.

Widyastuti, C. R., Damayanti, A., Putri, D. A., Krisdayanti, S., & Ubay, I. N. (2024). Community empowerment as initiator of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMES) in food processing through training in producing modified cassava flour (mocaf) from cassava roots. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 103-111.

Zahir, M. R. (2025). Analisis efektivitas konten buatan pengguna (UGC) dan konten buatan perusahaan (FGC) dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap merek di era digital. Ekbis (Ekonomi & Bisnis), 13(1), 165-174.