##navigation.skip##

Article

HomeVol. 1 No. 1 (2001): Jurnal AbmasPemberdayaan Daerah dalam Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi...

Pemberdayaan Daerah dalam Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi (PDM-DKE) di Kabupaten Subang

Abstract

Proyek Pemberdayaan Daerah Dalam Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi (PDM-DKE) dilatar belakangi oleh kondisi yang dialami masyarakat sebagai dampak dari krisis ekonomi yang melanda negara-negara Asia termasuk di dalamnya Indonesia, sehingga mengakibatkan rapuhnya perekonomian berbagai kegiatan ekonomi masyarakat mengalami kemunduran. Untuk mengatasi ini semua, pemerintah mengupayakan pemulihan keberdayaan masyarakat dalam menghadapi krisis tersebut, sehingga masyarakat menjadi survive untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan menumbuh kembangkan nilai tambah ekonomi serta sosial budayanya. Dampak positif dari kegiatan PDM-DKE adalah semakin tumbuhnya kepercayaan diri serta kemampuan masyarakat untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi kehidupannya, dan memfasilitasi masyarakat sasaran agar dapat melaksanakan fungsi dan peran masing-masing secara optimal. Maka Proyek PDM-DKE mensyaratkan partisipasi aktif dari masyarakat sejak dimulainya tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan kegiatan, yang sesuai dengan aspirasi serta kebutuhan masyarakat untuk menjamin keberlanjutan hasil-hasil pembangunan.

Keywords : dampak krisis ekonomi , keberlanjutan pembangunan , partisipasi aktif masyarakat , pemberdayaan daerah

References

M. Manullang, 1991, Latihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, CV. Mandar Maju, Bandung.

R. Nuriana, 2001, Pidato Gubernur Provinsi Jawa Barat, Bandung.

Sedarmayati, 1995, Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja, Ilham Jaya, Bandung.

Soebagio Atmodiwirio, 1993, Manajemen Training, Pedoman Praktis

Bagi Para Penyelenggara Training, Budi Pustaka, Jakarta.

Sondang P. Siagian, 1984, Pengembangan Sumber Daya Insani, Gunung Agung, Jakarta