##navigation.skip##

Article

HomeVol. 26 No. 1 (2026): Jurnal AbmasCommunity empowerment in sport tourism villages through...

Community empowerment in sport tourism villages through action research

Abstract

This community service program was conducted in the Talaga Warna area, focusing on strengthening community capacity in developing a sport tourism-based rural destination. The program was initiated due to the underutilization of natural sport tourism potential and limited community understanding of sport tourism concepts, product diversification, and the use of supporting technologies. The activity aimed to enhance community knowledge, encourage active participation, and identify innovation and technological needs in rural tourism management. The study employed an action research approach with participatory methods, including problem identification, intervention planning, training implementation, and collective reflection. The results indicate an improvement in participants’ understanding of sport tourism-based rural tourism, identification of the potential of nature-based sport tourism, and increased awareness of the importance of technological integration, such as Geographic Information Systems (GIS) and digital platforms. Furthermore, the program produced tangible outputs in the form of innovative nature-based sport tourism packages. These findings highlight that community empowerment through capacity building and participatory approaches plays a crucial role in supporting sustainable rural tourism development.

 

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Talaga Warna dengan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis sport tourism. Program ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan potensi wisata olahraga alam serta keterbatasan pemahaman masyarakat terkait konsep sport tourism, diversifikasi produk wisata, dan pemanfaatan teknologi pendukung destinasi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, mendorong partisipasi aktif, serta mengidentifikasi kebutuhan inovasi produk dan teknologi dalam pengelolaan desa wisata. Metode yang digunakan adalah action research dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi permasalahan, perencanaan intervensi, pelaksanaan pelatihan, serta refleksi bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep desa wisata berbasis aktivitas olahraga, identifikasi potensi wisata olahraga alam, serta kesadaran terhadap pentingnya integrasi teknologi seperti Sistem Informasi Geografis (SIG) dan platform digital. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa inovasi produk wisata dalam bentuk paket wisata olahraga alam. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan pendekatan partisipatif berperan penting dalam mendukung pengembangan desa wisata berkelanjutan.

Kata Kunci: desa wisata; pemberdayaan masyarakat; sport tourism; teknologi pariwisata

Keywords : community empowerment , rural tourism , sport tourism , tourism technology

References

Al Mustaqim, D. (2023). Strategi pengembangan pariwisata halal sebagai pendorong ekonomi berkelanjutan berbasis maqashid syariah. Ab-Joiec: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics, 1(1), 26-43.

Anjani, R., Hidayat, R. A., Masitoh, S., & Dina, N. A. (2025). Optimalisasi eksposur digital desa wisata Cihanjawar melalui sinergi strategi promosi organik dan non-organik pada platform media sosial. Massa APJIKI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 112-120.

Ardhiatma, F. (2025). Peran pengembangan pariwisata berkelanjutan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Tourism and Hospitality Research, 1(1), 23-29.

Arisman, A., Qomara, D., Pujiati, A., & Anugrarista, E. (2024). Sport industry sport tourism sebagai motor penggerak industri olahraga di Indonesia. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(6), 526-539.

Arsyad, Y. (2025). Pariwisata berbasis komunitas sebagai strategi pemberdayaan: tinjauan konseptual dari perspektif pendidikan nonformal. JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 9(2), 75-88.

Astuti, D. Y., & Suyatno, S. (2025). Strategi optimalisasi partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan Desa Wisata Brayut. Jurnal Ilmu Administrasi Negara Asian, 13(1), 77-93.

Dananjaya, A. G. (2025). Dampak pariwisata massal terhadap lingkungan dan sosial-budaya dalam pengembangan kawasan Ibu Kota Nusantara. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 8(1), 72-88.

Djata, B. T. (2025). Peran Tour de NTT 2025 dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan di Propinsi Nusa Tenggara Timur (studi empiris). Jurnal Equilibrium, 5(1), 45-50.

Hamid, A., Satiadji, A. R., & Zuraida, L. (2025). Strategi pengembangan sport tourism di KEK Mandalika dalam mewujudkan sinergi dengan masyarakat lokal Desa Kuta, Mertak, Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(3), 1459-1473.

Hilmansyah, E. S., Adzkar, M., & El Badriati, B. (2025). Pengembangan wisata budaya dalam meningkatkan daya tarik destinasi lokal: studi kasus Desa Setanggor Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Pendidikan IPS, 15(4), 1521-1527.

Krisnawati, I. (2021). Program pengembangan desa wisata sebagai wujud kebijakan pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca-COVID dan implementasinya. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 4(2), 211-221.

Kurniati, R., Broto, D. P., & Nugraheningsih, G. (2025). Integrasi aktivitas fisik outdoor pada destinasi camping ground: tinjauan literatur dampak kesehatan dan pariwisata alam di Yogyakarta. Indonesian Journal of Sport and Tourism, 7(1), 13-24.

Kusumawardani, E., & Prasetyo, I. (2023). Penguatan kapasitas inovasi masyarakat dalam mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 18(1), 12-23.

Lagarense, B. E. S., Walansendow, A., & Lagarense, J. (2025). Pengembangan pariwisata olahraga untuk meningkatkan peluang kerja di era ekonomi kreatif di Sulawesi Utara. Jurnal Ilmu Pariwisata, 4(1), 1-10.

Lepar, B., & Sari, W. (2024). Strategi pengembangan SDM untuk keberlanjutan desa wisata Cikolelet di Banten. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 2(1), 1-15.

Liu, Y. L., Chiang, J. T., & Ko, P. F. (2023). The benefits of tourism for rural community development. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1), 1-12.

Margaretha, R. (2024). Strategi capacity building dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA), 4(1), 248-256.

Mustakdir, M., Bahri, S., & Djahid, J. (2025). Strategi peningkatan partisipasi masyarakat adat dalam pengelolaan kawasan wisata berkelanjutan di Pantai Gedo Kabupaten Nabire. Urban and Regional Studies Journal, 8(1), 110-122.

Nurhandika, A., Purnama, D., Febriansyah, Y., & Maulana, Y. (2025). Penguatan literasi SDGs berbasis kemandirian ekonomi dan lingkungan di pesantren. Mepokondau: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terpadu, 45-57.

Putera, D. B. R. M., Susanti, P. H., & Wirawan, P. E. (2025). Rancangan model pengembangan Desa Wisata Sangeh berbasis potensi desa menuju pariwisata berkelanjutan. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(6), 845-852.

Putra, A. G. I., Hermanto, B., & Winoto, Y. (2025). Strategi keberlanjutan desa wisata Bandasari melalui community-based tourism dan pendekatan sociopreneurship. Jurnal Altasia, 7(2), 353-367.

Ramadhan, C. U., Maulidsyi, M. I., Sumantri, S. A. A., Safitri, A., Hakim, A. S. U., Ruslandi, D., & Fatihatussapaanah, Z. (2025). Peran permainan olahraga tradisional (terompah panjang dan lari balok) terhadap modal sosial masyarakat di Desa Sukamaju pada era Society 5.0. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(3), 1664-1673.

Rasid, A. U., Novriansyah, M. A., Taniu, S., Karundeng, D. R., Yusuf, B. R., Gani, R., & Ishak, O. (2025). Pengembangan ekowisata berkelanjutan sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir Gorontalo. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(2), 2049-2056.

Rifdah, B. N., & Kusdiwanggo, S. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan pariwisata di Indonesia: tinjauan literatur sistematis. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(2), 75-85.

Safitri, D., & Ramdan, A. T. M. (2025). Komunikasi pemasaran digital untuk membangun citra dan daya tarik desa wisata Mekarlaksana Cikancung Kabupaten Bandung. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 9(1), 69-81.

Siswadi, S., & Syaifuddin, A. (2024). Penelitian tindakan partisipatif metode PAR (Participatory Action Research): tantangan dan peluang dalam pemberdayaan komunitas. Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 19(2), 111-125.

Sultan, M., Endah, K., & Aditiyawarman, A. (2025). Efektivitas pengelolaan destinasi wisata Situ Lengkong oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. Journal of Indonesian Rural and Regional Government, 9(1), 135-141.

Swinarti, S., Jeniva, I., Pramana, A., Sasmitha, S. W., Meilan, L., Simatupang, D. N. P., & Wulandari, W. (2025). Pengembangan literasi dan kreativitas anak melalui program taman belajar berbasis Participatory Action Research (PAR) di Desa Tuwung, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6), 2651-2660.

Syadiyah, U., Amalia, N., Sari, E. K. M., Umam, M. N., & Ummah, R. H. (2025). Pengembangan desa wisata sebagai program pembangunan pariwisata unggulan berkelanjutan di Desa Wisata Dewi Anom, Kabupaten Malang. Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata, 3(2), 111-120.

Taufik, M., & Anggara, B. (2025). Model pengelolaan destinasi sport tourism yang efektif di daerah terpencil. JAIM: Jurnal Aliansi Ilmu Multidisiplin, 1(1), 9-16.