##navigation.skip##

Article

HomeVol. 26 No. 1 (2026): Jurnal AbmasEmpowerment of female farmers through catfish culinary in...

Empowerment of female farmers through catfish culinary in industrial areas

Abstract

Catfish farmers face marketing challenges, resulting in delayed harvests and significant price declines. This program aims to improve the economic capacity of women's farmer groups through catfish-based culinary training in Sukamanah Village, Rancaekek District, an area impacted by industrial waste. The method used was a participatory, learning-by-doing model and a Training-of-Trainers (ToT) approach. The program was implemented over six months, encompassing needs analysis, training, mentoring, and evaluation. Results showed significant improvements in participants' knowledge, food processing skills, and product innovation capabilities. The resulting products, such as siomay (siomay), tofu meatballs, and fried catfish dumplings, have a high level of acceptance and have the potential to become household-based micro-enterprises. This program also contributes to women's empowerment by increasing productivity and family income. Furthermore, the digital-based mentoring approach and the role of PKK (Family Welfare Movement) cadres as local agents have proven to support the program's sustainability. Thus, culinary training based on local potential can be an effective strategy for improving family welfare in areas affected by industrial pollution.

 

Abstrak

Para peternak ikan lele mengalami kesulitan dalam pemasaran, sehingga ikan terlambat dipanen dan harga jual menurun secara signifikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi wanita kelompok tani melalui pelatihan kuliner berbasis ikan lele di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, yang merupakan wilayah terdampak limbah industri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis model learning by doing dan pendekatan Training-of-Trainers (ToT). Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan pengolahan pangan, serta kemampuan inovasi produk peserta. Produk yang dihasilkan berupa siomay, baso tahu, dan pangsit goreng ikan lele memiliki tingkat penerimaan yang tinggi dan berpotensi menjadi usaha mikro berbasis rumah tangga. Program ini juga berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan keluarga. Selain itu, pendekatan pendampingan berbasis digital dan peran kader PKK sebagai agen lokal terbukti mendukung keberlanjutan program. Demikian, pelatihan kuliner berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah yang terdampak oleh pencemaran industri.

Kata Kunci: diversifikasi produk pangan; ikan lele; kesejahteraan keluarga; pemberdayaan wanita tani

Keywords : catfish , empowerment of female farmers , family welfare , food product diversification

References

Adera, A., & Abdisa, L. T. (2023). Financial inclusion and women’s economic empowerment: evidence from Ethiopia. Cogent Economics and Finance, 11(2), 1-21.

Agus, R. N., & Sholahudin, U. (2025). Pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga melalui pelatihan dan pendampingan usaha keripik berbasis potensi lokal di Kampung Keganteran. Abdi Unisap: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 442-447.

Agustin, V., Wijayanti, W., Pamungkas, I. W., Horisanto, A., Dahlan, A., & Baihaqi, B. (2025). Analisis tren konsumsi ikan di kalangan generasi Z dan Milenial sebagai dasar pengembangan program edukasi pangan sehat. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 1025-1031.

Allahmoradi, Z., Hosseini, S. J. F., Lashgarara, F., & Moghaddasi, R. (2024). Development of a market-driven training model for rural women in Iran by using a qualitative paradigm. Frontiers in Sociology, 9(1), 1-11.

Arnisa, A., Mappasomba, M., Arimbawa, P., & Batoa, H. (2026). Peran kelompok wanita tani hijau dalam pemanfaatan pekarangan rumah di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Inovasi dan Komunikasi Pembangunan Pertanian, 5(1), 1–14

Arthur, R. I., Skerritt, D. J., Schuhbauer, A., Ebrahim, N., Friend, R. M., & Sumaila, U. R. (2022). Small‐scale fisheries and local food systems: transformations, threats and opportunities. Fish and Fisheries, 23(1), 109-124.

Avazura, A., Wasyifa, O. M., Utami, P., Sari, R., & Dewi, R. S. (2024). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) di Tanjung Pinang. Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(1), 1-10.

Bara, A. P., Kodo, Y., Indriyati, I., Peten, Y. P., Ethelbert, Y. K., & Kaha, H. L. (2025). Peningkatan keterampilan pengelolaan produk olahan pangan lokal melalui pelatihan di Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(4), 1287-1296.

Batubara, A. I. (2025). Kesenjangan representasi politik perempuan: analisis gender di tingkat desa dan kota. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin, 1(3), 185-199.

Damayanti, H., & Alpiani, A. (2025). Sistem budidaya ikan lele (Clarias sp.) dengan teknologi mina ayam: catfish (Clarias sp.) farming system with integrated fish farming technology. Journal of Tropical Agricultural Animal and Fisheries Sciences, 1(1), 16-22.

Dinah, B. A., Wicaksono, D. G., Ibrahim, I. M., A’isy, P. N., & Mangundjaya, W. L. (2025). Efektivitas program Training of Trainers (ToT) dalam penguatan kapasitas pelatih: analisis kekuatan. Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling, 15(3), 131-140.

Fadhli, K., Rahmawati, I., Widyaningsih, B., Nazila, L. R., Dhiyaaulhaq, N., & Islam, A. B. A. (2024). Peningkatan pendapatan keluarga melalui pelatihan wirausaha produk olahan makanan. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 1-8.

Fiza, N., Nazir, N., & Tanjung, F. (2025). Local food diversification as a pillar of sustainable food development: a critical review of global and local perspectives. AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment), 9(2), 270-279.

Fulgencio, J., & Asino, T. (2021). OER training of trainers model: a possible diffusion strategy. Asian Journal of Distance Education, 16(2), 57-68.

Gonzalez Parrao, C., Shisler, S., Moratti, M., Yavuz, C., Acharya, A., Eyers, J., & Snilstveit, B. (2021). Aquaculture for improving productivity, income, nutrition and women's empowerment in low‐and middle‐income countries: a systematic review and meta‐analysis. Campbell Systematic Reviews, 17(4), 1-95.

Indrayani, H., EH, M. P., Shoriah, D., Windiana, W., Indriani, R., Pajariyah, Y. N. & Rahmawati, N. (2026). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pembuatan kue srikaya khas Palembang sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga. Kontribusi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 14-25.

Kahfi, A., Oktaviani, Y., Fadilah, N., & Mahmudi, I. (2024). Transformasi pemberdayaan ekonomi perempuan: strategi pemberdayaan kelompok wanita tani berbasis ekonomi Islam di Desa Sri Bandung, Banyuasin. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah: Aiconomia, 3(2), 107-121.

Khomyshak, O. (2024). Video-based learning in the digital age: challenges and opportunities. Information Technologies and Learning Tools, 104(6), 14-30.

Langi, S., Maulu, S., Hasimuna, O. J., Kaleinasho Kapula, V., & Tjipute, M. (2024). Nutritional requirements and effect of culture conditions on the performance of the African catfish (Clarias gariepinus): a review. Cogent Food and Agriculture, 10(1), 1-15.

Mahbubi, M. (2025). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan perikanan: meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Bicabbi Sumenep. Al Murtado: Journal of Social Innovation and Community Service, 2(2), 478-488.

Malhotra, S. K., Mantri, S., Gupta, N., Bhandari, R., Armah, R. N., Alhassan, H. & Masset, E. (2024). Value chain interventions for improving women's economic empowerment: a mixed‐methods systematic review and meta‐analysis. Campbell Systematic Reviews, 20(3), 1-49.

Manyullei, S., Nasrah, N., Wahiduddin, W., Jatsmah, K. N., Arifin, M. E., & Rafika, A. (2025). Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Wanio, Kabupaten Sidrap. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(5), 737-748.

Mudatsir, R. (2025). Penguatan kelompok wanita tani dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Jeneponto. Journal Galung Tropika, 14(1), 62-72.

Nugroho, R. D., Purnamasari, M. I., Febriana, A., Setiawan, F., & Lestari, R. W. S. (2024). Model komunikasi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) “Sumber Rejeki” terhadap ketahanan pangan keluarga. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 3(2), 127-137.

Nurhidayanti, M. (2025). Penerapan teknologi tepat guna untuk diversifikasi produk unggulan peternak ikan lele di kawasan perdesaan. Jurnal Energi dan Ketahanan, 1(1), 24-30.

O’Brien, C., Leavens, L., Ndiaye, C., & Traoré, D. (2022). Women’s empowerment, income, and nutrition in a food processing value chain development project in Touba, Senegal. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(15), 1-29.

Oktavian, P., Anas, M., Sudiana, IN, Safaani, J., & Agusu, L. (2024). Studi kajian literatur: pengaruh keberadaan logam berat terhadap tingkat kesuburan tanah di Indonesia. Einstein: Jurnal Penelitian Fisika Terapan, 2(1), 20-23.

Rahmasari, L. F., & Abidin, Z. (2025). Product diversification strategy in agribusiness to increase farmers' profits and economic stability. International Journal of Economics (IJEC), 4(1), 483-498.

Ralston, P. M., Schwieterman, M., Bell, J. E., & Ellram, L. M. (2023). The building blocks of a supply chain management theory: using factor market rivalry for supply chain theorizing. Journal of Business Logistics, 44(1), 141-159.

Rumijati, A., Asfiah, N., & Fuadiputra, I. R. (2021). Rebranding untuk meningkatkan nilai tambah produk di kelompok usaha mikro olahan susu pada ikatan pengusaha Aisyiyah (IPAS). Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 54-61.

Sanggarwati, D. A., Hayati, C., & Lestari, S. (2025). Pemberdayaan perempuan melalui inovasi kuliner: strategi peningkatan penghasilan dengan usaha Crispy Banana Katz. Jurnal Abdimas Le Mujtamak, 5(1), 46-61.

Sarfraz, F., Laila, U., & Raja, S. S. (2025). Home-based entrepreneurship: an extensive review of literature. Pakistan Social Sciences Review, 9(3), 519-540.

Setiawan, I., & Luviantika, I. (2025). Pemberdayaan Kelompok Wirausaha Wanita Tani (KWT) dalam pengembangan inovasi produk makanan (Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan). Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 6(1), 85-94.

Sihombing, F., Rumaseuw, E. S., Raniadita, M. A., & Wityadarda, C. (2026). Catfish extract-based shredded meat as a functional food: nutritional composition, safety, and acceptance among mothers of toddlers. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 12(1), 933-938.

Sonjaya, Y., Noy, I. R., Sutisna, E., Ermawati, Y., & Khotimah, K. (2025). Evaluasi dampak pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal. Celebes Journal of Community Services, 4(2), 266-284.

Suasridewi, D. G., Latupeirissa, J. J. P., Suryawan, I. M. Y., Natashya, R., Mufida, I., & Supriyani, A. (2024). Transformasi ekonomi dan sosial: dampak pemberdayaan perempuan di Indonesia berdasarkan kajian literatur. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 11(2), 12-27.

Sunu, A. H. (2024). Analisis pemberdayaan perempuan melalui kelompok wanita tani di Kabupaten Sleman (studi kasus: Kelompok Wanita Tani Karang Melati Kelurahan Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman). Journal of Politic and Government Studies, 14(1), 434-449.