##navigation.skip##

Article

HomeVol. 26 No. 1 (2026): Jurnal AbmasSelf-development through peer guidance for youth in...

Self-development through peer guidance for youth in Bandan Hurip Village in determining their careers

Abstract

The era of globalization, along with the lack of motivation and understanding among village youth in Laksana Mulya, Harapan Mulya, and Bandanpurwa hamlets regarding educational and career directions, is the main background for this community service. This Kuliah Kerja Nyata Berdampak (KKN-Berdampak) aims to provide insight, deepen adolescents' self-understanding, and equip them with basic skills in developing mature career plans. The implementation method uses a peer guidance approach that includes personal, social, learning, and career guidance. The implementation consists of three main stages: planning through observation, implementation through group discussions, and the creation of a "My Dream Map," and evaluation using Likert-scale pre-test and post-test instruments. This program involved 32 participants aged 13-18 years. The results of the community service showed a significant increase in understanding of self-potential and career plans. Participants' average understanding score increased in the post-test. In addition, the number of participants in the "very understanding" category increased. In conclusion, interventions through peer guidance have proven effective in facilitating peer support, increasing adolescents' self-confidence, and providing a strategic foundation for preparing for a more competitive future.

 

Abstrak

Era globalisasi dan kurangnya motivasi serta pemahaman remaja desa di Dusun Laksana Mulya, Harapan Mulya, dan Bandanpurwa dalam menentukan arah pendidikan dan karier menjadi latar belakang utama pengabdian ini. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Berdampak (KKN-Berdampak) ini bertujuan untuk memberikan wawasan, memperdalam pemahaman diri remaja, serta membekali mereka dengan keterampilan dasar dalam menyusun perencanaan karier yang matang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan peer guidance (bimbingan teman sebaya) yang mencakup bimbingan pribadi, sosial, belajar, dan karier. Pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama: perencanaan melalui observasi, pelaksanaan melalui diskusi kelompok dan pembuatan "Peta Mimpiku", serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test berskala Likert. Program ini melibatkan 32 peserta berusia 13-18 tahun. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan tentang potensi diri dan rencana karier. Nilai rata-rata pemahaman peserta meningkat pada post-test. Selain itu, jumlah peserta pada kategori "sangat paham" meningkat. Kesimpulannya, intervensi melalui peer guidance terbukti efektif dalam memfasilitasi dukungan sebaya, meningkatkan kepercayaan diri remaja, serta memberikan landasan strategis untuk persiapan masa depan yang lebih berdaya saing.

Kata Kunci: mentoring; peer guidance; pengabdian masyarakat; pengembangan pemuda; potensi diri

Keywords : community service , mentoring , peer guidance , self-potential , youth development

References

Adawiyah, V. R. A., Taufiq, A., & Saripah, I. (2024). Urgensi pendekatan bimbingan teman sebaya untuk meningkatkan resiliensi akademik mahasiswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 1074-1085.

Ade, N. H., & Maloti, M. (2025). Bimbingan karier dalam perencanaan karier remaja akhir. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 169-179.

Anggraini, Y. A., & Soeparno, S. (2023). Hubungan pengalaman praktik kerja industri dan bimbingan karier terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII DPIB SMKN 3 Surabaya. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 9(1), 146-153.

Annisa, S. W., Salsabila, A. A., & Mahmud, A. M. (2024). Perkembangan emosional remaja broken home. Peshum: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(1), 709-726.

Asyia, A. D. F. N., Sinurat, G. D. N., Dianto, N. I. S. A., & Apsari, N. C. (2022). Pengaruh peer-group terhadap perkembangan self-esteem remaja the influence of peer groups on the development of adolescent self-esteem. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (JPPM), 3(3), 147-159.

Dhari, N. W., Mayasari, D., & Suwanto, I. (2021). Pentingnya kelompok teman sebaya dalam pengambilan keputusan karier. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 11(1), 167-179.

Ferona, N., Hawari, N., Siregar, N., Sakinah, N., Nasution, E. S., Astuti, W., & Efrida, R. (2024). Sosialisasi peer guidance untuk mereduksi perilaku bullying pada remaja di Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara, 4(3), 175-179.

Firmansyah, R., Firman, F., Netrawati, N., & Nazri Abdul Rahman, M. (2024). Self efficacy dan dukungan teman sebaya terhadap pemilihan keputusan karier siswa. Guiding World (Jurnal Bimbingan dan Konseling), 7(1), 43-51.

Fitri, H. D., & Rahmi, A. (2022). Hubungan bimbingan karier dengan kesiapan kerja peserta didik kelas XII SMKN 1 X Koto Diatas Kabupaten Solok. Indonesian Journal of Learning Studies, 2(1), 10-18.

Fitria, R. D., Rosra, M., & Mayasari, S. (2017). Pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa. Alibkin (Jurnal Bimbingan dan Konseling), 5(4), 53-67.

Gulo, D., & Laia, B. (2023). Pengaruh teman sebaya terhadap perencanaan karier siswa di SMK Negeri 1 Telukdalam Tahun Pelajaran 2022/2023. Faguru: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 2(1), 88-98.

Hamidah, T., Putri, O. F., Kurniawan, T., Puspitasari, E. I., Khotimah, K., & Suryawati, C. T. (2022). Problematika bimbingan dan konseling bidang karier siswa SMK: a Systematic Literature Review (SLR). Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(3), 294-304.

Hariastuti, R. T. (2012). Teknik peer group untuk meningkatkan kemampuan remaja dalam menjalin persahabatan. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 2(2), 135-140.

Husna, A., Erawati, D., Safitri, A., & Salasiah, S. (2024). Implementasi model bimbingan teman sebaya untuk meningkatkan kepercayaan diri (teknik problem solving dalam penentuan karier pada siswa kelas XII MAS Hidayatul Insan). Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 10(1), 121-128.

Luthfiyyah, S. S. (2025). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dan minat belajar terhadap pemilihan karier peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Driyorejo. Jurnal BK UNESA, 15(1), 132-141.

Manurung, A. (2021). Hubungan karakteristik dosen, pola asuh orangtua, dan peer group dengan konsep diri self esteem remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(1), 61-68.

Mariska, R., Ridhotulloh, A., & Ananda, R. (2024). Peningkatan kemampuan guru sekolah dasar melalui sertifikasi guru. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(3), 792-806.

Megawaty, T., & Herman, S. (2024). Eksplorasi pertumbuhan spiritual dan perkembangan manusia pada anak-anak dan remaja: perspektif teologi. Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 4(2), 165-180.

Munthe, A. P., Butarbutar, J. N., Simanjuntak, C. R., Sipayung, C. A., Siburian, F., & Naibaho, D. (2024). Dinamika psikologi perkembangan pada fase perkembangan manusia di Desa Mularawi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 1(3), 41-49.

Nabila, T. N. S., Sumarwiyah, & Zamroni, E. (2024). Meningkatkan perencanaan karier melalui bimbingan kelompok teknik peer guidance. Bimbingan dan Konseling Banyuwangi, 3(2), 38-43.

Nuha, M. S., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2024). Model pelatihan peer-counseling pada mahasiswa: tinjauan literatur sistematis. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 818-840.

Pratiwi, N., Lestari, N. D., & Januardi, J. (2024). Pengaruh praktik kerja industri, bimbingan karier, motivasi memasuki dunia kerja dan soft skill terhadap kesiapan kerja. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 192-204.

Rachmaatillah, T., & Fatimah, S. (2018). Pengaruh bimbingan pribadi-sosial terhadap peningkatan sikap percaya diri. Fokus (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan), 1(1), 21-27.

Raharjo, M. W., & Marlena, N. (2025). Pengaruh pengalaman magang dan bimbingan karier terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII di SMKS NU Gresik Tahun Ajaran 2024/2025. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), 13(2), 39-51.

Rahman, F. A. (2023). Upaya meningkatkan kesiapan karier siswa melalui Bimbingan Teman Sebaya (BTS) pasca pandemi COVID-19. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(3), 826-834.

Rosdiana, L. S., Wangi, R. G. A., Febyanti, R., & Firmansyah, F. H. (2022). Analisis pengaruh bimbingan karier terhadap siswa SMK: studi kepustakaan. Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan, 11(1), 37-44.

Saripah, I., Priliani, D. R., & Nadhirah, N. A. (2023). Problematika kematangan karier peserta didik sekolah menengah kejuruan: implementasi pada layanan bimbingan dan konseling karier. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 12(1), 95-118.

Sipayung, G. E., Ginting, G., Barus, M., & Gurusinga, A. (2023). Profesionalisme wanita dalam dunia kerja: pedoman-pedoman inspiratif istri dalam menyikapi kontroversi wanita karier menurut perspektif Amsal 31: 10-31. Sesawi: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(2), 200-213.

Sulhan, N. A. A. (2024). Periodisasi perkembangan anak pada masa remaja: tinjauan psikologi. Behavior, 1(1), 9-36.

Titting, H., & Feriyanto, F. (2021). Bimbingan karier berbasis konsep manusia Toraja di era revolusi industri 4.0. Peada': Jurnal Pendidikan Kristen, 2(2), 85-101.