##navigation.skip##

Article

HomeVol. 22 No. 2 (2022): Jurnal AbmasEducation for the prevention of poor nutrition at Tugu...

Education for the prevention of poor nutrition at Tugu Elementary School

Abstract

The purpose of this study was to provide education regarding the prevention of malnutrition in early childhood at Tugu Elementary School, Cihideung Village, Parongpong, Indonesia. The method used is a qualitative descriptive study, which describes the situation in the field with social activities by providing educational insight on the theme entitled prevention of malnutrition at an early age. This research was conducted on 18 3rd grade students of Tugu Elementary School, Cihideung Village, Parongpong, Indonesia. With an age range of 8-9 years. Respondents consisted of 8 boys and 10 girls. This research was conducted through 3 stages, namely (1) pre-test; (2) providing education through learning media; and (3) post-test. The results obtained from this study there is a change in children's habits in consuming nutritious foods that contain carbohydrates or protein. And it can also be seen from the results of the pre-test and post-test that there is an increase in each statement given. With this research, it is hoped children can sort and choose nutritious foods or not and also with this research, it is expected to reduce the problem of malnutrition.

 

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang pencegahan gizi buruk pada anak usia dini di SD Tugu Desa Cihideung Parongpong Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan keadaan di lapangan dengan kegiatan sosial dengan memberikan wawasan pendidikan bertema pencegahan gizi buruk pada usia dini. Penelitian ini dilakukan pada 18 siswa kelas 3 SD Tugu, Desa Cihideung, Parongpong, Indonesia dengan rentang usia 8-9 tahun. Responden terdiri dari 8 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu (1) pre-test; (2) memberikan pendidikan melalui media pembelajaran; dan (3) pascates. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya perubahan kebiasaan anak dalam mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung karbohidrat atau protein. Dan juga dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test terdapat peningkatan pada setiap pernyataan yang diberikan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan anak dapat memilah dan memilih makanan yang bergizi atau tidak dan juga dengan adanya penelitian ini diharapkan masalah gizi buruk dapat berkurang.

Kata Kunci: anak usia dini; kurang gizi; pencegahan

Keywords : early childhood , malnutrition , prevention

References

Aidha, Z. (2017). Analisis implementasi pemberdayaan masyarakat dalam strategi promosi kesehatan dan pengaruhnya terhadap partisipasi masyarakat dalam pencegahan gizi buruk pada balita di Kecamatan Helvetia Medan. Jurnal Jumantik, 2(2), 31–41.

Devianti, M. (2016). Peningkatan status gizi balita dengan gizi buruk melalui pemberian formula 100. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 1(1), 1–99.

Ernawati, A. (2019). Analisis implementasi program penanggulangan gizi buruk pada anak balita di Puskesmas Jakenan Kabupaten Pati. Jurnal Litbang, 15(1), 39–50.

Gumelar, I. (2018). Peran dinas kesehatan dalam menanggulangi gizi buruk anak di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Academia Praja, 2(1), 60–77.

Ilmiati, I., Jamhary, J., & Lestari, R. I. (2020). Pengendalian kualitas kesehatan dalam upaya penanggulangan gizi buruk pada balita: Literatur review. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 11(1), 272–280.

Ismail, Z., Kartasurya, M. I., & Mawarni, A. (2016). Analisis implementasi program penanggulangan gizi buruk di puskesmas wilayah kerja dinas kesehatan Kota Sorong Provinsi Papua Barat. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 4(1), 20–26.

Komara, Z. Z., Pramuditha, R., Widartika, Moviana, Y., & Surmita. (2019). Pendidikan gizi seimbang dengan media video lagu terhadap pengetahuan dan perilaku siswa sekolah dasar. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung, 11(2), 60–66.

Krisnansari, D. (2010). Nutrisi dan gizi buruk. Jurnal Mandala of Health, 4(1), 60–68.

Kusparlina, E. (2021). Pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan tentang gizi buruk dan inter-professional collaboration. Jurnal Pendidikan Tambusai (Tunas-Tunas Riset Kesehatan), 11(2), 131–137.

Lestari, D. (2022). Upaya pencegahan risiko gizi buruk pada balita: Literature review. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 532–536.

Lisang, A. (2017). Implementasi program penanggulangan gizi buruk pada anak bawah lima tahun pada dinas kesehatan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. e-Jurnal Katalogis, 5(2), 14–25.

Masro, A., Edison, E., & Gracediani, L. (2013). Implementasi penanggulangan gizi buruk di wilayah kerja puskesmas Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 8(1), 15–20.

Maulina, N. (2012). Interaksi pemerintah dan masyarakat dalam implementasi program penanggulangan gizi buruk di kota Surabaya: Kajian biopolitik. Jurnal Politik Muda, 2(1), 147–157.

Nelloh, L. A. M., Lukas, M., Indira, P. D., Kurniawan, R., & Rismatio, R. (2020). Penerapan edukasi gizi buruk pada generasi alfa sebagai penerus generasi milenial di Tanjung Priok Jakarta. Journal of Sustainable Community Development (JSCD), 2(2), 89–93.

Nugrahaeni, D. (2018). Pencegahan balita gizi kurang melalui penyuluhan media lembar balik gizi. Amerta Nutrition, 2(1), 113–124.

Riska, N. (2021). Edukasi gizi yang sehat untuk pencegahan stunting di Kelurahan Benda Baru Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan. Sarwahita, 18(01), 11–27.

Septiani, W. (2017). Implementasi program pencegahan dan penanggulangan gizi buruk pada balita di wilayah Puskesmas Siak Hulu III. Jurnal Keskom, 3(4), 145–152.

Siregar, Y. (2020). Gambaran pengetahuan ibu tentang pencegahan gizi buruk dengan pemenuhan nutrisi di Lingkungan V Kelurahan Medan Labuhan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 6(1), 86–92.

Sulistyawati, A. (2019). Faktor risiko kejadian gizi buruk pada balita di Dusun Teruman Bantul. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 10(1), 13–19.

Wigati, T. (2009). Fenomena gizi buruk pada keluarga dengan status ekonomi baik: Sebuah studi tentang negative deviance di Indonesia. The Indonesian Journal of Public Health, 5(3), 89–93.