##navigation.skip##

Article

HomeVol. 22 No. 1 (2022): Jurnal AbmasStudi kasus pembukaan prodi baru berbasis analisis...

Studi kasus pembukaan prodi baru berbasis analisis perencanaan strategik penguatan manajemen pendidikan tinggi di Universitas Telkom

Abstract

Tujuan utama penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai perencanaan strategi pemetaan pembukaan Prodi baru berbasis penguatan manajemen pendidikan tinggi pada Perguruan Tinggi Swasta, hal ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena putus kuliah, rendahnya tingkat keterampilan tenaga kerja dan banyaknya lulusan perguruan tinggi sebagai Pengangguran atau tidak terserap IDUKA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, studi kasus best practice perencanaan strategis di Universitas Telkom sebagai Perguruan Tinggi Swasta Vokasi di Wilayah Jabar dan Banten. Proses pengumpulan data melalui studi literatur, studi dokumentasi, wawancara, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan strategik yang disusun menggambarkan pemetaan pembukaan Prodi baru hasil analisis lingkungan yang sistematik dan komprehensif dengan pendekatan analisis lingkungan Penta Helix dan Penerapan Competence Based Education (CBE) dalam Knowledge Management, dengan demikian pemetaan pembukaan prodi baru berbasis penguatan manajemen pendidikan tinggi sudah terdeskripsikan dan terproyeksikan dengan baik yang memiliki saling keterkaitan dalam pembangunan socio-economic yang mendorong knowledge-based economy untuk melakukan inovasi dan kewirausahaan melalui kolaborasi dan kerjasama yang menguntungkan di antara university, government, industry, civil society, dan social entrepreneurs. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pemetaan pembukaan prodi baru sudah dapat teridentifikasi dengan baik yang terdeskripsikan pada hasil analisis kelemahan dan tantangan dalam proses analisis lingkungan internal dan eksternal yang kemudian dirumuskan strategi untuk mengatasinya dengan memanfaatkan kajian analisis kekuatan dan peluang. Formulasi model yang direkomendasikan dalam penelitian ini merupakan hipotetik tahapan sistematik yang dapat digunakan untuk melakukan pemetaan pembukaan prodi baru berbasis perencanaan strategis penguatan manajemen pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Swasta.

Keywords : Perencanaan Strategik , Pemetaan Pembukaan Program Studi , Manajemen Pendidikan Tinggi

References

Abidin. (2018). Manajemen strategi pendidikan nasional. SPS UPI.

Akdon. (2007). Strategic management for educational management (Manajemen strategik untuk manajemen pendidikan) (ed. ke-2). Alfabeta.

Albrechts, L., & Balducci, A. (2013). Practicing strategic planning: In search of critical features to explain the strategic character of plans. DISP – The Planning Review, 49(3), 16–27. https://doi.org/10.1080/02513625.2013.859001

Ary, M., & Sanjaya, R. (2020). Strategi perencanaan dan pengembangan program studi menggunakan analisis SWOT (Studi kasus program studi sistem informasi ARS University). Jurnal Tekno Insentif, 14(1). https://doi.org/10.36787/jti.v14i1.198

Ashari, M. (2016a). Evaluasi diri Universitas Telkom. Universitas Telkom.

Ashari, M. (2016b). Laporan kinerja tahunan Universitas Telkom. Universitas Telkom.

Atkinson, R. (2001). The globalization of the university. Nagasaki University.

Badruddin. (2014). Efektivitas peningkatan mutu program studi. UIN Sunan Gunung Djati.

Barney, J. (2001). Is the resource-based ‘view’ a useful perspective for strategic management research? Yes. Academy of Management Review, 26(1), 41–56.

Bhenyamin, H. (2002). Berbagai faktor yang mempengaruhi otonomi daerah tingkat II, suatu kajian desentralisasi dan otonomi daerah dari segi ilmu administrasi negara. UI Jakarta.

Creswell, J. (2015). Riset pendidikan: Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi riset kualitatif & kuantitatif (H. P. Soetjipto & S. M. Soetjipto, Penerj.). Pustaka Pelajar.

David, F. R. (2009). Manajemen strategis. Salemba Empat.

Dewi, R., & Sandora, M. (2019). Analisis manajemen strategi UIN Suska Riau dalam mempersiapkan sarjana yang siap bersaing menghadapi MEA. Jurnal EL-RIYASAH, 10(1), 74–91.