Alwasilah, C. A. (2011). Pokoknya action research. Kiblat.
Homan, M. (2011). Promoting community change. Brooks/Cole, Cengage Learning.
Masunah, J. (2012). Pemuliaan angklung melalui model desa binaan berbasis wisata seni dan budaya. Panggung, 22(1), 1–15.
Masunah, J., & Milyartini, R. (2016). Building entrepreneurship in performing arts industry through the incubation model. Atlantis Press.
Masunah, J., & Sunaryo, A. (2010). Pengembangan desa sehat dan sejahtera sebagai laboratorium sosial & pendidikan di Kabupaten Subang [Laporan PkM]. LPPM UPI.
Masunah, J., dkk. (2003). Angklung di Jawa Barat: Sebuah perbandingan. P4ST UPI.
Narawati, T. (2009). Seni wisata: Kemasan industri kreatif di Jawa Barat [Laporan Penelitian]. UPI.
Pamungkas, N. S. (2013). Pemberdayaan perempuan melalui kesenian karawitan di Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Diklus, 17(1), 200–209.
Picard, M. (2006). Bali: Pariwisata budaya dan budaya pariwisata. Kepustakaan Populer Gramedia.
Setyorini, H. P. D., Andari, R., & Masunah, J. (2019). Analysing factors for community participation in tourism development. THE Journal: Tourism and Hospitality Essentials Journal, 9(1), 39–44.
Soedarsono, R. M. (2002). Seni pertunjukan dalam konteks pariwisata. MSPI.
Vitriya, A., dkk. (2019). Buku pedoman desa wisata (Edisi 1). Kementerian Pariwisata.