##navigation.skip##

Article

HomeVol. 20 No. 2 (2020): Jurnal AbmasPelatihan pemanfaatan vetiver secara mikrobial untuk...

Pelatihan pemanfaatan vetiver secara mikrobial untuk mendukung program Citarum Harum di Desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung

Abstract

Desa Bojongsari merupakan salah satu desa di Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung yang termasuk dalam program Citarum Harum. Salah satu permasalahan yang menjadi fokus utamanya adalah konservasi bantaran sungai yang tererosi oleh derasnya arus sungai. Untuk mengurangi masalah tersebut adalah dengan melakukan penanaman rumput Vetiver di lereng bantaran sungai. Berdasarkan hal tersebut maka pelatihan pemanfaatan Vetiver secara mikrobial penting untuk dilaksanakan agar warga desa menjadi pelopor utama upaya konservasi lahan kritis. Dengan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan ini tentunya mendukung program Citarum Harum yang diusung oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan ceramah dan praktik langsung di lapangan. Pelatihan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Covid-19 dengan menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak. Ceramah untuk memberikan materi tentang pemanfaatan Vetiver dan penggunaan mikroorganisme lokal yang sebelumnya akan dilaksanakan dalam ruangan pada pelatihan ini dilakukan langsung di lapangan.

Keywords : pelatihan pemanfaatan Vetiver , lahan kritis , Program Citarum Harum.

References

Kastolani, W., dkk. (2019, March). Development of microbial organic waste processing model in community of Sukasari Sub-District Bandung. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 243(1), 012038. https://doi.org/10.1088/1755-1315/243/1/012038

Komarawidjaja, W., & Garno, Y. S. (2016). Peran rumput vetiver (Chrysopogon zizanioides) dalam fitoremediasi pencemaran perairan sungai. Jurnal Teknologi Lingkungan, 17(1), 7–14.

Kusmaningrum, N. (2011). Peranan rumput vetiver dan bahia dalam meminimasi terjadinya erosi lereng. Pusat Litbang Jalan dan Jembatan, 11.

Natalia, M., & Hardjasaputra, H. (2010). Pengaruh akar tumbuhan (Vetiveria zizanioides) terhadap parameter geser tanah dan stabilitas lereng. Konferensi Nasional Teknik Sipil, 4, G87–G96.

Novy, A. (2019). Pengaruh rumput vetiver (Vetiveria zizanioides), rumput gajah (Pennisetum purpureum), dan rumput raja (Pennisetum purpureophoides) terhadap aliran permukaan dan erosi tanah [Doctoral dissertation, Universitas Andalas].

Pranita, E. (2020). Tanaman vetiver untuk mitigasi bencana, ini manfaatnya untuk tanah. Kompas. https://sains.kompas.com/read/2020/01/10/203000123/tanaman-vetiver-untuk-mitigasi-bencana-ini-manfaatnya-untuk-tanah

Tarigan, D. D., & Effendi, D. S. (1995). Study of vetiver farming system on erosion potential soil in Garut (West Java, Indonesia). Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri.