##navigation.skip##

Article

HomeVol. 20 No. 2 (2020): Jurnal AbmasPelatihan pembelajaran berbasis digital bagi guru-guru...

Pelatihan pembelajaran berbasis digital bagi guru-guru biologi untuk mendukung keberhasilan siswa di era revolusi industri 4.0

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan, memahamkan dan melatih guru-guru biologi pada pembelajaran berbasis digital khususnya augmented reality (AR) untuk mendukung keberhasilan siswa di era revolusi industri 4.0. Kegiatan ini diadakan pada bulan Juli sampai September 2019 di Gedung Pascasarjana UPI dan salah satu SMA di Parongpong sebagai tempat implementasi pembelajaran berbasis AR. Peserta kegiatan ini terdiri dari 25 orang guru MGMP Biologi Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan dilakukan melalui tiga kali pertemuan yang meliputi: pemaparan AR, workshop pembuatan RPP berbasis AR dan implementasi pembelajaran berbasis AR di dalam kelas. Angket guru dan siswa diberikan untuk mengumpulkan data tentang tanggapan guru dan siswa terhadap kekuatan dan kelemahan pembelajaran berbasis AR. Berdasarkan hasil analisis angket guru diketahui bahwa penggunaan AR membuat siswa lebih aktif belajar, materi menjadi lebih konkrit walaupun ada kelemahan diantaranya tidak semua siswa mempunyai smartphone yang mendukung pembelajaran AR dan jaringan internet yang kurang baik. Dari angket siswa dapat diketahui bahwa pembelajaran berbasis AR menyenangkan, materi lebih mudah dipahami dan lebih nyata.

Keywords : pelatihan , pembelajaran berbasis digital , Augmented Reality

References

Antonioli, M., Blake, C., & Sparks, K. (2014). Augmented reality application in education. Journal of Technology Studies, 40(2), 96–107. https://doi.org/10.1109/IWADS.2000.880913

Bower, M., Howe, C., McCredie, N., Robinson, A., & Grover, D. (2014). Augmented reality in education: Cases, places and potentials. Educational Media International, 51(1), 1–15. https://doi.org/10.1080/09523987.2014.889400

Fisher, C. (1990). Teaching behaviour, academic learning time and student achievement: An overview. Denham and A Lieberman.

Howe, C., Hennessy, S., Guardia, P., Hofmann, R., Mercer, N., & Riga, F. (2015). Principled improvement in science: Forces and proportional relations in early secondary-school teaching. International Journal of Science Education, 37(1), 162–184. http://dx.doi.org/10.1080/09500693.2014.975168

Interrante, V., Tobias, H., & Anatole, L. (2018). Virtual and augmented reality. IEEE Journals and Magazine, 38(2).

Maulidin, R., Sukamto, A. S., & Muhardi, H. (2017). Penerapan augmented reality sebagai media pembelajaran sistem pencernaan pada manusia dalam mata pelajaran biologi. Jurnal Sistem Pencernaan Pada Manusia Dalam Mata Pelajaran Biologi, 3(2), 117–123.

Rohman, A., & Yenni, E. N. (2018). Pendidikan multikultural: Penguatan identitas nasional di era revolusi industri 4.0. Prosiding Seminar Multidisiplin, 1, 44–50.

Sato, M. (2006, November). Tantangan yang harus dihadapi sekolah [Makalah]. Seminar Nasional IPA di FPMIPA UPI, Bandung.

Schibeci, R., & Hickey, R. (2004). Dimensions of autonomy: Primary teachers' decisions about involvement in science professional development. Journal of Science Education, 88(1), 119–145.

Sural, I. (2018). Augmented reality experience: Initial perceptions of higher education students. International Journal of Instruction, 11(4).

The Finance Project. (2006). Teacher professional development. http://www.wilderness.net/library/documents.pdf

Wallace, H. S. (2018). Augmented reality: Exploring its potential for extension. Journal of Extension, 56(5).