Adnyana, A. P., dkk. (2014). Pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis diskusi kelompok debat terhadap berpikir analitik mata pelajaran PPKN ditinjau dari sikap sosial siswa X MM SMK PGRI 2 Bandung. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 4.
Aliakir, H., dkk. (2015). Penerapan metode bermain peran pada materi drama anak untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 3 SDN Gio. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 3(5).
Anugrahwati, D., dkk. (2014). Peningkatan keterampilan sosial melalui metode bermain peran pada anak usia 4-5 tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(12).
Ardani, M. N. M. (2014). Meningkatkan minat belajar PKn melalui metode bermain peran siswa kelas IV SD Inpres 2 Tolai. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 3(3).
Azizahwati, dkk. (2007). Hasil belajar keterampilan fisika melalui pendekatan konstruktivisme pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tambang. Jurnal Geliga Sains, 1(2), 31–35.
Baswan. (2014). Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn pada materi susunan pemerintahan daerah melalui metode bermain peran di kelas IV SD DDI Siboang. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 3(4).
Berlian. (2015). Peningkatan kemampuan siswa berbicara melalui metode bermain peran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN Lampasio. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 3(10).
Buchori, & Trianto. (2007). Model pembelajaran terpadu dalam teori dan praktek. Prestasi Pustaka.
Combs, L. K., & Slaby. (1997). Models of change: A dialogue between theory and practice. American Behavioral Scientist.
Djaila, M., dkk. (2015). Penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada pokok bahasan kegiatan jual beli di kelas II SDN Simdo. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 5(1).
Edupos. (2012). Pelajar Indonesia lemah berpikir analitis? Ganti kurikulum bukan solusinya. http://edupost-jogja/berita-nasional/pelajar-indonesialemah-berpikir-analitis-ganti-kurikulum-bukan-solusinya