##navigation.skip##

Article

HomeVol. 19 No. 1 (2019): Jurnal AbmasPengembangan optimalisasi program Citarum Harum yang...

Pengembangan optimalisasi program Citarum Harum yang berkelanjutan dengan pengolahan sampah organik menggunakan mikroorganisme lokal

Abstract

Penguatan optimalisasi program Citarum Harum dengan pelatihan pengolahan sampah organik secara mikrobial bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengolahan sampah organik yang berada di sekitar daerah aliran sungai Citarum. Sampah organik paling banyak berasal dari kegiatan rumah tangga dan kegiatan pasar. Sampah jenis ini jika tidak langsung diolah akan menimbulkan bau busuk, pemandangan yang tidak sedap dan menjadi sumber bibit penyakit. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sampah organik yang efektif dan berkelanjutan yaitu dengan pengolahan sampah organik secara mikrobial yaitu dengan menggunakan mikroorganisme lokal (MOL). Metode pelatihan yang dilakukan dalam penguatan optimalisasi program Citarum Harum yaitu dengan ceramah dan praktek pengolahan sampah organik yang dilakukan di tiga (3) desa yang berada di daerah aliran sungai Citarum. Tiga desa yang menjadi sasaran adalah Desa Jelekong, Desa Bojongsari dan Desa Rancamanyar. Luaran dari penguatan optimalisasi program Citarum Harum adalah (1) laporan pelatihan, (2) modul pelatihan dan (3) artikel pada jurnal nasional.

Keywords : Program Citarum Harum , Sampah Organik , Pengolahan Mikrobial

References

Chandra, B. (2006). Pengantar kesehatan lingkungan. EGC.

Damanhuri, E., dkk. (2010). Diktat kuliah TL-3104 pengelolaan sampah. Program Studi Teknik Lingkungan ITB.

Emha Training Center. (2005). Jenis dan kompisisi sampah di perkotaan. Emha Published.

Gelbert, M., dkk. (1996). Konsep pendidikan lingkungan hidup dan "wall chart": Buku panduan pendidikan lingkungan hidup. PPPGT/VEDC.

Hadinata, I. (2008). Membuat mikroorganisme lokal. Grafindo Persada.

Kastolani, W., dkk. (2018). Model pengolahan sampah organik secara mikrobial. CV. Buku Langka Indonesia.

Prihandini, & Purwanto. (2007). Petunjuk teknik pembuatan kompos berbahan kotoran sapi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.