##navigation.skip##

Article

HomeVol. 17 No. 1 (2017): Jurnal AbmasMembangun wirausahawan baru yang kreatif dan berdaya saing

Membangun wirausahawan baru yang kreatif dan berdaya saing

Abstract

Munculnya Perpres No. 27/2013 tentang wirausahawan muda semakin memperkuat upaya-upaya penciptaan wirausahawan muda pada berbagai lembaga, termasuk Perguruan Tinggi (PT). Hal ini antara lain ditandai dengan munculnya Program Pelatihan Kewirausahaan yang dilanjutkan dengan Mentoring dan Coaching, diharapkan akan melahirkan para wirausahawan yang berdaya saing global dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan diterapkan pada akhir tahun 2015. Di samping itu, program ini akan menjadi "soft skill" bagi lulusan UPI yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan dan pengajaran, sehingga akan dapat mengurangi angka pengangguran terdidik di negara ini, karena mereka memiliki kemampuan sebagai pencipta lapangan kerja, bukan semata pencari kerja. Dengan demikian, penerima manfaat langsung dari program ini adalah para mahasiswa UPI baik yang berkompetensi pendidikan maupun non-kependidikan.

Keywords : Perpres , wirausahawan muda , berdaya saing global

References

Alvin, Y. S., & Suwarsono. (2000). Perubahan sosial dan pembangunan. LP3S.

Aziz, E. A. (2012). Buku panduan P3K2 WPT [Dokumen tidak diterbitkan].

Berita UPI. (n.d.). Talkshow kewirausahaan IKM/UKM Indonesia: Persiapan menuju MEA 2015.

GTZ. (1990a). Competency-based economies through formation of entrepreneur (Vol. 1). Ministry for Economic Cooperation, BMZ Republic of Germany.

GTZ. (1990b). Competency-based economies through formation of entrepreneur (Vol. 2). Ministry for Economic Cooperation, BMZ Republic of Germany.

Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2013 tentang Pengembangan Inkubator Wirausaha.